Tampilkan postingan dengan label Persaingan usaha 12. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Persaingan usaha 12. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 Juni 2026

Persaingan usaha 12


 





Tujuan penelitian ini yaitu  untuk mengetahui dan menganalisis secara kualitatif strategi bersaing yang

diterapkan oleh PT. Astragraphia, Tbk Manado guna memenangkan dan mempertahankan pelanggan di

Kota Manado. Metode penelitian yaitu  kualitatif, dan tempat penelitian di PT. Astragraphia, Tbk

Manado. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara di lapangan kepada para informan

penelitian. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif yaitu prosedur

pencatatan untuk menggambarkan atau melukiskan keadaan objek yang diteliti berdasarkan fakta yang

ada. Prosedur penelitian kualitatif dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data serta penarikan

kesimpulan serta verifikasi data. Hasil penelitian yaitu: perusahaan dalam menerapkan strategi bersaing

dengan para competitor unutk merebut pasar perusahaan melakukan berbagai strategi pemasaran yang

dimana perusahaan memiliki bidang pemasaran yang bertugas mencapai target pemasaran dan penjualan

perusahaan.


Berlakunya Masyarakat Ekonomi ASEAN merupakan peluang dan ancaman bagi para pelaku

bisnis. Karena dengan berlakunya MEA tentunya setiap Negara akan mengalami perubahan

kondisi ekonomi. Dan perubahan kondisi ekonomi dan persaingan ini pasti akan berdampak pada

perekonomian Indonesia. Pelaku bisnis di Indonesia harus harus mampu mempertahankan

kelangsungan usahanya. Perusahaan diperhadapkan pada kondisi persaingan yang semakin ketat

dan peluang bisnis yang semakin terbuka saat berlakunya MEA.  Kondisi seperti ini menuntut

perusahaan harus lebih kreatif dan inovatif dengan menawarkan produk atau jasa yang bernilai

lebih. Hal inilah yang dituntut oleh pasar yang menjadi fokus atau sasaran untuk bersaing. Pada

umumnya perusahaan berupaya untuk memenuhi harapan konsumen, dengan membangun

kepercayaan dalam suatu hubungan jangka panjang antara perusahaan dan pelanggannya.

Seiring dengan itu perkembangan teknologi informasi yang semakin berkembang, maka semakin

bertambah pula kompetisi diantara perusahaan-perusahaan. Sehingga perusahaan berusaha untuk

terus meningkatkan kemampuannya untuk dapat bertahan didalam persaingan yang semakin

kompetitif. Perusahaan yang mampu bertahan dalam persaingan yaitu  perusahaan yang dapat

menyesuaikan diri pada perubahan-perubahan yang terjadi dalam dunia bisnis. Perkembangan

teknologi yaitu  sesuatu yang tidak bisa kita hindari. Berkembangnya teknologi harus disikapi

perusahaan dengan memanfaatkan teknologi yang ada dalam menjalankan usahanya. Perusahaan

bisa memanfaatkan teknologi untuk keperluan promosi dan komunikasi dengan konsumen.

Usaha bisnis document solution merupakan usaha sebagai penyedia perangkat perkantoran

seperti, mesin foto kopi, printer, dll. Usaha bisnis document solution saat ini sedang berkembang

karena perubahan gaya hidup masyarakat. Hadirnya usaha bisnis document solution merupakan

bagian dari kemajuan perkembangan ekonomi global. Kini mesin foto kopi dan printer yaitu  hal

yang wajib dimiliki dalam perkantoran, sekolah, kampus, tempat percetakan dan tempat-tempat

usaha lainnya.

PT. Astragraphia, Tbk merupakan perusahaan yang ditunjuk secara langsung sebagai distributor

eksklusif dari Fuji Xerox Co. Ltd. Jepang di seluruh Indonesia dengan ruang lingkup usaha

sebagai penyedia perangkat perkantoran dan pelayanan purna jualnya. Astragraphia memiliki dua

segmen usaha yang saling melengkapi satu dengan yang lainnya karena berorientasi pada

perbaikan proses bisnis, yaitu Solusi Dokumen dan Solusi Teknologi Informasi dan Komunikasi.

Astragraphia menetapkan visi mereka yaitu “Menjadi penyedia solusi bisnis berbasis teknologi

dokumen, informasi & komunikasi terbaik di Indonesia” dan misi “Menyediakan nilai yang

terbaik bagi pelanggan melalui solusi bisnis berbasis DICT (Document, Information and

Communication Technology)”. Jenis produk dan layanan yang diberikan oleh Astragraphia

merupakan transformasi dari penyedia layanan berbasis perangkat keras  (hardware-based

services) menjadi layanan berbasis solusi (solution-based services) dalam ruang lingkup Solusi

Dokumen dan teknologi informasi yang mencakup semua aspek siklus dokumen, mulai dari

document input (creating, scanning, merging, editing, capturing) dan document management

(sharing, indexing, storing, archieving, distributing) hingga document output (printing, faxing,

scanning, copying, emailing, web viewing).

Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Volume 16  No. 03  Tahun 2016

Claudia Vanesha Pitoy 304

Pentingnya strategi pemasaran bagi Astragraphia dalam persaingan merebut pasar dan

mempertahankan pelanggannya melalui penerapan strategi bersaing. Dalam persaingan usaha

bisnis document solution yang semakin tajam Astragraphia dituntut untuk menerapkan strategi

pemasaran yang tepat, dimana dijadikan sebagai alat persaingan merebut pasar dan

mempertahankan pelanggannya melalui strategi bersaing. Astragraphia harus menciptakan

strategi-strategi pemasaran yang sesuai dengan kondisi persaingan saat ini agar tercipta strategi

bersaing yang tepat sehingga perusahaan mampu merebut pasar dan mempertahankan

pelanggannya.

Strategi pemasaran yang dapat diterapkan dalam strategi bersaing perusahaan diantaranya

positioning dan rebranding yang merupakan strategi pemasaran dimana nama baru,symbol,

desain atau kombinasinya diciptakan untuk merek mapan dengan tujuan mengembangkan

identitas baru dibedakan dalam benak konsumen, investor, dan pesaing. Sedangkan positioning

merupakan tindakan perusahaan untuk merancang produk dan bauran pemasaran agar dapat

tercipta kesan tertentu diingatan konsumen. Sehingga dengan demikian konsumen segmen

memahami dan menghargai apa yang dilakukan perusahaan dalam kaitannya dengan para

pesaingnya.


Manajemen pemasaran yaitu  perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian operasi pemasaran

total, termasuk tujuan perumusan tujuan pemasaran, kebijakan pemasaran yang ditujukan untuk

menciptakan pertukaran yang dapat memenuhi tujuan individu maupun organisasi (America

Marketing Association)

Manajemen Stratejik

Manajemen strategi sebagai suatu seni dan ilmu dalam hal pembuatan (merumuskan), aplikasi

(aplikasi) dan evaluasi (evaluasi) keputusan strategis antara fungsi yang memungkinkan

organisasi untuk mencapai tujuan di masa depan (Husein Umar, 1999) Manajemen strategi yaitu 

suatu proses kombinasi antara tiga aktivitas yaitu analisis strategi, perumusan strategi dan

implementasi strategi (Alex Miller, 2003) Manajemen strategi yaitu  sekumpulan konsep,

prosedur dan alat, serta sebagian karena sifat khas praktik perencanaan sektor publik ditingkat

lokal (Bryson dan Elinsweiler, 1995)

Pemasaran Stratejik

Pemasaran stratejik merupakan proses market-driven dari pengembangan strategi yang

mempertimbangkan perubahan lingkungan dan kebutuhan untuk menawarkan superior customer

value. Fokus dari pemasaran stratejik yaitu pada kinerja organisasi (Cravens dan Piercy, 2003).

Dalam hal ini, pemasaran stratejik menghubungkan organisasi dengan lingkungan serta

memandang pemasaran sebagai suatu fungsi yang memiliki tanggungjawab melebihi fungsi lain

dalam keseluruhan aktivitas bisnis (Sucherly, 2004).

Strategi

Strategi yaitu  sarana bersama dengan tujuan jangka panjang hendak dicapai (David, 2009).

Strategi merupakan alat untuk mencapai tujuan perusahaan dalam kaitannya dengan tujuan jangka

panjang, program tindak lanjut, serta prioritas alokasi sumber daya (Chandler, 2002). Strategi

akan memaksimalkan keunggulan kompetitif dan meminimalkan keterbatasan bersaing. Strategi

merupakan tindakan yang bersifat incremental (terus meningkat) dan terus menerus, serta

dilakukan berdasarkan sudut pandang tentang apa yang diharapkan pelanggan dimasa depan

(Umar, 2003).

Perumusan Strategik

Dalam merumuskan strategi ada empat hal yang harus diperhatikan, yaitu: misi; baik luas ataupun

sempit, tujuan, strategi, dan kebijakan (Hunger dan Wheelen, 2001). Sedangkan menurut

Wahyudi (1996:99) bahwa proses pembuatan strategi terdiri dari empat elemen, yaitu: Identifikasi

masalah-masalah strategik yang dihadapi oleh organisasi, Pengembangan alternatif-alternatif

stretegi yang ada dengan mempertimbangkan strategi generik serta variasinya, Evaluasi dari tiap

alternative, dan Penentuan atau pemilihan strategik yang terbaik dari berbagai alternatif yang

tersedia.

Strategik Bersaing Generik

Seorang manejer harus memilih strategi bersaing yang akan memberikan organisasi suatu

keunggulan bersaing, diantaranya: Strategi Differensiasi, Strategi Kepemimpinan, dan Strategi

Fokus.


Analisis dilakukan dengan cara membandingkan antara teori-teori yang telah ada dengan data-

data yang didapat dari studi kasus. Dalam analisis ini penulis mengalami secara langsung dan

melakukan pemahaman akan kondisi - kondisi yang ada dalam perusahaan, kemudian melakukan

analisis perbedaan-perbedaan yang terjadi, dan menentukan apakah perbedaan-perbedaan itu

menyangkut hal-hal yang mendasar, dari analisis ini dapat disimpulkan tentang strategi bersaing

dalam persaingan usaha bisnis document solution pada PT.Astragraphia Manado serta

memberikan saran-saran yang tepat mengenai penerapan strategi bersaing dalam perusahaan.

Untuk menganalisis strategi bersaing dalam persaingan bisnis usaha document solution, maka

peneliti melakukan perbandingan antara kondisi-kondisi yang ada dalam perusahaan dengan

teori-teori yang ada. Metode yang digunakan untuk menganalisis data yaitu  metode analisis

deskriptif kualitatif. Karena data yang diambil merupakan hasil dari penelitian secara natural

dimana penulis berpartisipasi secara langsung dalam penelitian di lapangan.


Latar belakang perusahaan:  “Perusahaan ini yaitu PT. Astragraphia, Tbk merupakan anak

perusahaan dari PT. Astra Internasional dimana perusahaan ini merupakan divisi Xerox yang telah

terkenal sebagai penyedia alat-alat perkantoran di seluruh dunia. Perusahaan ini menjadi

perusahaan penjual serta layanan purna jual mesin fotokopi Xerox eksklusif di kawasan

Indonesia. Perusahaan ini awalnya satu dengan perusahaan Astra Internasional, yaitu terkenal

sebagai pemegang merek mobil Daihatsu dari Jepang, kemudian perusahaan ini berkembang dan

membentuk anak perusahaan bernama PT. Astragraphia di pertengahan tahun 70an yang

kemudian di awal tahun 80an perusahaan kemudian menambah portofolio produk dengan menjadi

distributor eksklusif produk-produk teknologi informasi. Perusahaan ini kemudian di awal tahun

90an kemudian masuk ke lantai bursa dan menjadi perusahaan terbuka. Pada awal tahun 2000an

perusahaan kemudian fokus pada penyedia solusi dokumen berbasis teknologi informasi. Hal ini

kemudian diperkuat dengan visi perusahaan yaitu menjadi penyedia solusi bisnis berbasis

teknologi, dokumen, informasi dan komunikasi terbaik di Indonesia. Perusahaan ini memiliki misi

yaitu menyediakan nilai yang terbaik bagi pelanggan melalui solusi bisnis berbasis teknologi

dokumen, informasi dan komunikasi. Selain itu untuk mendukung visi dan misi, perusahaan

kemudian menetapkan budaya perusahaan yaitu pertama bermanfaat bagi bangsa dan peri

kehidupan, kedua berinovasi dan berkeunggulan kelas dunia, ketiga menjadi partner pilihan

pelanggan, serta keempat kerja sama yang sinergis. Visi, misi, serta budaya perusahaan tersebut

kemudian diimplementasikan dalam cara berbisnis sehari-hari dari perusahaan ini termasuk pada

cabangnya di Manado.”

Strategi pemasaran perusahaan : “Saat ini PT. Astragraphia memiliki strategi pemasaran berbasis

bisnis digital dan multifungsi. Dimana PT. Astragraphia bekerjasama dengan perusahaan Fuji

Xerox atau lebih dikenal dengan Xerox yaitu Fuji Xerox Asia Pasific telah bekerja sama secara

eksklusif untuk memasarkan produk-produk Xerox ke masyarakat di Indonesia dan khusus di

Manado PT. Astragraphia cabang Manado memasarkan produk mesin pencetak digital atau

fotocopy merek Fuji Xerox. PT. Astragraphia mengikuti filosofi dari Xerox yaitu para pelanggan

sebagai mitra bisnis yang hubungannya selalu harus harmonis, selain itu produk-produk yang

ditawarkan harus selalu inovatif. Inovasi ini khususnya inovasi pada produk dan layanan di bidang

digital printing dan solusi dokumen. Pertama, office products business (OPB) dimana produk

Xerox  yang terkait dengan alat-alat perkantoran atau produk Xerox multifungsi untuk fotokopi,

percetakan/printing dan pemindaian, selain itu produk Xerox juga digunakan untuk perkantoran

serta untuk mengelola dokumen yang lebih efektif, efisien dan ramah lingkungan. Kedua yaitu 

office printers business (printer) yaitu produk printer Xerox untuk keperluan di rumah, bagian

pembayaran di toko atau kantor kecil. Ketiga, yaitu  production services business (PSB) yaitu

produk Xerox untuk digital printing hingga produk berukuran besar dimana ada yang harganya

mencapai Rp 8 miliar per unit. Mesin ini digunakan untuk bisnis percetakan seperti usaha-usaha

percetakan yang sedang booming saat ini di Manado. Keempat, global services (GS) yaitu layanan

Xerox bagi perusahaan yang ingin pengelolaan dokumen perusahaan diserahkan ke Xerox agar

perusahaan atau organisasi tersebut bisa fokus pada inti bisnis mereka. Saat ini perusahaan global

dunia seperti Citibank, Toyota, HSBC, kedubes Amerika Serikat dan lainnya menggunakan

layanan ini. Di Indonesia serta Asia Pasifik, dari empat strategi pemasaran produk dan layanan

Astragraphia, khusus untuk produk OPB atau office product business merupakan yang terbesar

dan juga memberikan omzet terbesar bagi perusahaan yaitu sekitar 45% dari total omzet

perusahaan, diikuti oleh printer sebesar 16%, production service business (PSB) sekitar 14% dan

terakhir global services (GS) yaitu 13%.

strategi promosi : “Perusahaan Astragraphia khususnya cabang memiliki bidang khusus berkaitan

dengan bidang pemasaran yaitu strategi promosi yaitu melalui sales supervisor. Dimana sales

supervisior dibantu oleh manajer administrasi umum atau GAM dan manajer teknologi

inforrmasi. Sales supervisor menangani strategi pemasaran dan penjualan khususnya dalam

pencapaian target pemasaran dan penjualan perusahaan yang telah ditetapkan.”

Kendala-kendala dalam menjalankan strategi promosi pemasaran : “Dalam menjalankan strategi

promosi pemasaran ada berbagai kendala dari perusahaan khususnya Astragraphia cabang

Manado. Antara lain karena dasarnya perusahaan menjalankan strategi pemasaran B to B dimana

ada keterbatasan perusahaan yang membutuhkan produk dan layanan perusahaan. Selain itu

perusahaan dan organisasi pemerintah tertentu biasanya sudah memiliki pemasok-pemasok

eksklusif sehingga butuh pendekatan berbeda dalam mempromosikan produk perusahaan.

Wawancara dengan Informan 2

Latar belakang perusahaan : “PT. Astragraphia, Tbk cabang Manado merupakan perusahaan yang

bergerak di bidang solusi dokumen dan pencetakan dokumen berbasis teknologi informasi.

Perusahaan ini agen tunggal produk Fuji Xerox yaitu mesin fotocopy tercanggih dan termodern

di dunia serta merupakan pemimpin pasar di dunia di bidang pencetakan dokumen khususnya

perkantoran dan SOHO atau single office home office.

Strategi pemasaran perusahaan: “Perusahaan ini utamanya menerapkan strategi pemasaran dan

penjualan berbasis ke perusahaan atau dikenal dengan istilah business to business (B to B) dimana

perusahaan ini menjual atau menyewakan produk fotocopy merek Fuji Xerox ke para pelanggan.

Biasanya kalau perusahaan atau toko fotokopi besar mereka membeli produk ini namun kalau

perusahaan atau toko lebih kecil mereka menyewa produk ini. Perusahaan dalam menjual ataupun

menyewakan menerapkan FSMA atau Full Service Maintenance Agreement, artinya perusahaan

tidak akan lepas tangan tetapi ketika terjadi kerusakan perushaaan akan memperbaiki dan juga

termasuk merawat produk dari pelanggan baik yang membeli maupun yang menyewa. Untuk

produk-produk ada yang produk baru ada juga produk yang rekondisi. Konsumen tinggal memilih

tentu saja perbandingan antara produk baru dengan produk rekondisi berbeda dimana produk baru

lebih mahal dan produk rekondisi lebih murah. Saat ini total pelanggan di Manado dan sekitarnya

atau di Sulawesi Utara telah mencapai 329 pelanggan baik perusahaan besar, toko fotocopy besar

maupun toko fotocopy kecil dimana sekitar 50% disewa dan 50% lagi dibeli. Itu untuk mesin

fotocopy namun perusahaan juga menjual satu lagi divisi printer dan satu lagi layanan dokumen

menyeluruh. Penjualan setahunnya mencapai saat ini mencapai sejak tahun 2014 rata-rata

mencapai 19 miliar rupiah.”

Strategi promosi : “Kami merupakan bidang atau divisi yang ditugaskan untuk menangani

pemasaran dan penjualan di Astragraphia Manado.”

Kendala-kendala dalam menjalankan strategi promosi pemasaran : “Kendala yang dihadapi dalam

melakukan strategi promosi pemasaran antara lain konsumen yang terbatas artinya hanya

konsumen bisnis yang bisa perusahaan jangkau khusus untuk produk fotocopy sedangkan untuk

konsumen ritel mereka lebih memilih printer. Untuk produk printer konsumen kurang berminat

dengan produk printer Xerox karena konsumen masih kurang mengenal produk ini. Untuk strategi

promosi fotocopy kendalanya hanya dana tersedia yang dialokasikan untuk promosi tidak terlalu

besar sehingga promosi besar-besaran jarang dilakukan. Namun untuk efisiensi promosi

perusahaan menggunakan media sosial sebagai promosi yang cukup efektif. ”

Wawancara dengan Informan 3

Latar belakang perusahaan : “Perusahaan ini merupakan perusahaan besar di bawah perusahaan

Astra yang kemudian berdiri sendiri dan masuk ke bursa efek Indonesia. Perusahaan ini

merupakan perusahaan yang bergerak di bisnis dokumen solution berbasis teknologi informasi.

Strategi pemasaran perusahaan : “Strategi pemasaran perusahaan yaitu  menyasar perusahaan-

perusahaan serta usaha-usaha dan kantor-kantor baik pemerintah maupun swasta di Manado dan

Sulawesi Utara yang berminat menggunakan solusi dokumen dari Fuji Xerox baik dengan cara

membeli atau menyewa. Untuk membeli produk-produknya bisa dicicil, sedangkan untuk

menyewa harganya kompetitif. Tentu saja produk yang ada memiliki kontrak perawatan dengan

perusahaan selama beberapa jangka waktu tertentu tanpa biaya namun setelah itu dikenakan biaya

yang masih sangat efisien.”

Strategi promosi : “Bidang pemasaran dan penjualan menangani strategi pemasaran khusus

promosi. Promosi yang dilakukan lewat media masa lokal dan nasional, media online yaitu

facebook, website, serta roadshow ke komunitas dan kantor-kantor.”

Kendala-kendala dalam menjalankan strategi promosi pemasaran : “Kendala dihadapi yaitu 

alokasi dana yang terbatas, serta promosi yang masih kurang gencar. ”

Wawancara dengan Informan 4 (Pesaing Usaha)

Latar belakang perusahaan : “Datascript merupakan perusahaan teknologi informasi dari Jepang

yang fokus pada pencetakan dan solusi dokumen baik fotocopy maupun printer. Saat ini di

Manado perusahaan merupakan pemimpin pasar di sektor printer yaitu printer Canon multifungsi

Strategi pemasaran perusahaan : “Perusahaan untuk printer menerapkan penjualan ritel dan

strategi promosi yang gencar serta produk yang bervariasi. Sedangkan untuk fotocopy perusahaan

fokus pada harga yang sangat bersaing atau lebih murah dari para pesaing dengan kualitas dan

pelayanan purna jual yang baik.”

Strategi promosi : “Perusahaan melakukan strategi pemasaran yaitu strategi promosi secara

nasional dan lokal. Khusus untuk printer secara nasional dan internasional namun juga lokal

termasuk di media masa lokal seperti koran-koran Manado Post, Tribun, dan sebagainya. Untuk

fotocopy perusahaan fokus pada usaha kecil dan menengah atau UKM serta kantor-kantor kecil

yang membutuhkan mesin fotocopy.”

Kendala-kendala dalam menjalankan strategi promosi pemasaran : “Untuk produk fotocopy

kendala yang dihadapi yaitu  masih banyak masyarakat khususnya UKM yang belum mendapat

informasi tentang produk dan juga peluang usaha untuk membuka usaha fotocopy. Termasuk juga

perusahaan menghadapi pesaing dari perusahaan yang menyewakan atau menjual produk

fotocopy merek sejenis yang merupakan produk bekas yang dijual lebih murah.

Pembahasan

Strategi Dalam Persaingan Usaha Bisnis Document Solution

Tabel 1. Total Pendapatan PT. Astragraphia Cabang Manado

Tahun Bulan Total (Rp) Rerata per bulan (Rp)

2014 Jan-Desember 22.240.711.594 1.853.392.629

2015 Jan-Desember 18.283.998.405 1.523.666.533

2016 Jan-Juni 9.994.012.562 1.665.668.760

Sumber: Astragraphia cabang Manado (2016)

Berdasarkan data di atas terjadi fluktuasi pendapatan Astragraphia cabang Manado per tahun

dimana di tahun 2014 pendapatannya sekitar 22 miliar rupiah dengan rata-rata per bulan sekitar

1,8 miliar rupiah, namun pada tahun 2015 terjadi penurunan yang cukup signifikan yaitu menjadi

hanya 18 miliar rupiah dengan rerata per bulan sebesar 1,5 miliar rupiah. Di tahun 2015 ini terjadi

karena fluktuasi nilai tukar rupiah sehingga terjadi kenaikan harga baik produk maupun spare part

karena fluktuasi nilai tukar, dan bukan karena kenaikan harga secara riil yang dilakukan oleh

perusahaan.

Saat ini perusahaan memiliki pesaing perusahaan yaitu CV. Bethesda, PT. Datascript Manado,

PT. Setiawan Sedjati Manado. Sedangkan produk-produk pesaing yaitu Konica, Canon, Minolta,

Ricoh, Geistetner, Develop, HP, KIP. Perusahaan dan produk inilah yang merupakan pesaing

utama langsung dari document solution khususnya untuk produk fotocopy yang disandingkan

dengan produk Astragraphia dengan Fujixerox.

Ada tiga hal yang terkait dengan ruang lingkup bisnis Astragraphia, yaitu perkembangan

teknologi, kebutuhan pelanggan yang semakin mengarah pada pentingnya produktivitas

organisasi, dan kondisi persaingan yang semakin tajam. Perkembangan teknologi dapat dilihat

dari terjadinya konvergensi teknologi antara teknologi informasi (komputer) dan perangkat

perkantoran. Dari sisi kebutuhan pelanggan, perkembangan teknologi dan juga cara-cara berbisnis

menyebabkan tuntutan yang beragam dan yang semakin kompleks. Pada industri solusi dokumen,

perkembangan teknologi menjadikan dokumen lebih banyak dalam bentuk digital, karena lebih

dinamis dan membantu peningkatan produktivitas organisasi terutama untuk proses bisnis yang

kritikal. Dari sisi persaingan, adanya konvergensi teknologi menyebabkan berbagai pemain

bekerja di industri yang sama, sehingga terjadi persaingan yang semakin tajam dan meluas.

Astragraphia telah semakin memantapkan diri memasuki industri dokumen sebagai wujud dari

komitmen untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan. Komitmen ini juga

merupakan jawaban dalam menghadapi perkembangan teknologi, kebutuhan pelanggan, dan

kondisi persaingan. Sejak memasuki bisnis fotocopy lebih dari 30 tahun yang lalu, dokumen telah

menjadi urat nadi bisnis Astragraphia hingga saat ini dan kedepannya. Astragraphia senantiasa

mengamati perkembangan alur dokumen di tempat kerja dan mengembangkan solusi yang

memudahkan alur kerja ditempat pelanggan. Dapat dikatakan, Astragraphia mengetahui lebih

banyak mengenai dokumen, lebih perhatian mengenai dokumen, dan dapat memberikan solusi

yang lebih baik mengenai dokumen.

Kepercayaan pasar terhadap Astragraphia, terlihat dari pertumbuhan pelanggan dan komitmen

bersama dengan pelanggan kunci atau key account seperti di industri perbankan, minyak dan gas,

dan telekomunikasi. Pelanggan tersebut telah mempercayai Astragraphia untuk mengelola

perdokumenannya agar mereka dapat lebih fokus mengelola bisnis intinya atau core business.

Dengan kondisi perekonomian yang cenderung stabil walau tidak mudah diprediksi dan terdapat

perbedaan pertumbuhan ekonomi antara satu daerah dengan daerah yang lain. Kondisi ini sudah

cukup untuk membuat iklim di industri kebutuhan solusi perdokumenan terus tumbuh

Namun seiring dengan kondisi yang kondusif tersebut, kondisi persaingan pun meningkat tajam.

Pada dasarnya semua pemain di industri solusi dokumen berusaha memberikan terbaik kepada

pelanggan, baik dari sisi harga, cara pelayanan, ketepatan solusi, kehandalan produk, dan lain

sebagainya. Sebagai pemimpin dalam persaingan atau market leader untuk kategori solusi office,

Astragraphia senantiasa fokus pada solusi yang terbaik sesuai dengan kebutuhan pelanggan

melalui pendekatan VSS (Valued services and Solutions). Perkembangan lain yaitu 

meningkatnya dokumen berwarna dalam bisnis. Astragraphia siap menjawab kebutuhan produk

berwarna melalui produk-produk Fujixerox yang merupakan pemimpin dalam produk multifungsi

berwarna.

Untuk itu upaya Astragraphia yaitu dengan produk Xerox dalam membangun positioning baru

perusahaan antara lain :

- Memperkuat kompetensi penguasaan Document, Information dan Communication

Technology dan mencari potensi usaha baru untuk menjaga kesinambungan bisnis.

- Mengomunikasikan bahwa Xerox tak hanya mesin fotokopi, tetapi sudah memiliki empat

portofolio bisnis, yaitu Office Products Business, Office Printers Business, Production

Services Business, dan Global Services.

- Melakukan pendekatan lebih ke arah solution approach, karena kekuatan terbesar

Astragraphia ada di direct sales.

- Melakukan promosi below the line dengan rajin edukasi pasar dan road show ke beberapa

kota besar di Indonesia. Intensif menggarap sejumlah komunitas seperti komunitas manajer

TI perusahaan, komunitas grafis dan komunitas notaris.

- Komunikasi above the line juga dilakukan dengan rutin beriklan di media yang segmented

seperti media TI atau printing, Yellow Pages, ataupun talk show di radio.

- Menggarap media sosial seperti Facebook dan Twitter dengan cara mengedukasi pasar

bukan jualan produk.

- Memperkuat jaringan distribusi. Kini, Astragraphia memiliki lebih dari 160 direct sales,

300 engineer yang ada di 29 kantor cabang dan 83 depo teknik, serta lebih dari 120 mitra

bisnis yang tersebar di seluruh Indonesia.


1. Perusahaan dalam menerapkan strategi bersaing dengan para kompetitor untuk merebut

pasar perusahaan melakukan berbagai strategi pemasaran yang dimana perusahaan

memiliki bidang pemasaran yang bertugas mencapai target pemasaran dan penjualan

perusahaan. Perusahaan memiliki pesaing utama yang juga agresif melakukan penetrasi

pasar. Strategi bersaing perusahaan dalam merebut pasar antara lain melakukan positioning

dan rebranding merek perusahaan agar terus menjadi market leader.

2. PT. Astragraphia dalam mempertahankan target penjualan yang ditetapkan perusahaan

pusat dan juga target dari cabang. Perusahaan berusaha fokus pertama pada pelanggan inti

dimana perusahaan berusaha mempertahankan target penjualan dengan mempertahankan

pelanggan inti yang loyal pada perusahaan dengan menawarkan upgrading mesing yang

telah dimiliki. Kedua perusahaan dalam mempertahankan target penjualan seperti pada

printer perusahaan bekerja sama dengan mitra bisnis yang kemudian membantu

mendistribusikan printer Xerox

Saran

1. Perusahaan perlu melakukan peningkatan strategi pemasaran dengan sasaran pada pasar

niche atau pasar yang secara spesifik agar dapat mempertahankan keunggulan bersaing.

Selain itu perusahaan harus melakukan rebranding dan positioning dengan

mengkomunikasikan secara intens bahwa Astragraphia dengan produk Xeroxnya bukan

hanya produk mesin fotocopy dan produk percetakan, namun juga teknologi informasi dan

layanan solusi dokumen terintegrasi untuk perkantoran.

2. Pihak manajemen perusahaan harus memperhatikan hasil temuan ini dalam rangka

meningkatkan strategi bersaing perusahaan dan juga meningkatkan kemampuan strategi

pemasaran perusahaan agar bisa menopang dalam menghadapi persaingan yang ketat saat

ini.

3. Perlu ada penelitian lanjutan yang terkait dengan objek penelitian ini atau yang fokus pada

lokus atau variabel penelitian ini yang lebih diperluas lagi.