Kewirausahaan 2
getahuan
memainkan peran penting dalam hubungan
ini. Ini juga menunjukkan bagaimana
kebangkitan internet dan Tekhnologi
Informasi dan Komunikasi, di samping
perkembangan ekonomi berbagi, telah
memungkinkan organisasi untuk bertukar
dengan konsumen menggunakan Digital
Platforms. Sejalan dengan penelitian
sebelumnya, penelitian ini berkontribusi pada
pemahaman terbatas saat ini tentang Digital
Platforms dan tren platform digital
kolaboratif. Apalagi sudah menunjukkan
bagaimana Organizasional Learning diwarnai
oleh rutinitas organisasi yang memperlambat
dan mengerem pengembangan pengetahuan
baru dan operasionalisasinya.
Untuk sebagian besar,
pelajaran yang dipetik dari mempelajari
Corporate Entrepreneurship melalui
penerapan Digital Platforms yaitu saat ada
tindakan yang disengaja untuk membangun
pendekatan inovatif berdasarkan Knowledge
Sharing: tindakan ini menjadi episode yang
menentukan dalam kehidupan organisasi.
59
Kesimpulan
Adapun Kesimpulan yang didapat dari penulisan makalah ini
yaitu sebagai berikut :
1. Tekhnologi memainkan peranan yang sangat penting dalam
praktik kewirausahaan pada saat sekarang ini.terlebih lagi
pada saat pandemi Covid 19 dalam 2 tahun belakangan
ini.Inovasi dan kreatifitas Pelaku usaha sangat dituntut
dalam upaya mempertahan kan usahanya.pergeseran dari
usaha penjualan yang biasanya kontak langsung pada saat
sekarang beralih kepasar online.keadaan ini
mengakibatkan pelaku usaha harus segera beradaptasi
dengan keadan ini dan tekhnologi berperan sangat
penting dalam proses ini.
2. Pengusaha atau wirausahaan yang terus berinovasilah yang
bisa bertahan dan terus meningkatkan keuntungan
perusahaan atau usahanya.dan hanya dengan tekhlonogi
lah semua hal ini dapat diraih. dengan memanfaatkan
tekhnologi maka usahanya akan dapat menjangkau pangsa
pasar yang lebih luas tampa ada batasan wilayah lagi.
60
Daftar Rujukan
Elias G. Carayannis • Elpida T. Samara Yannis L. Bakouros
Innovation and Entrepreneurship Theory, Policy and Practice
Hatten TS. Small Business Management Entreprenurship and Beyond. Vol.
148. 2012. 148–162 p.
Wissal Ben Arfi & Lubica Hikkerova (2019), Corporate entrepreneurship,
product innovation, and knowledge conversion: the role of digital
platforms (Kewirausahaan perusahaan, inovasi produk, dan konversi
pengetahuan: peran platform digital)
Muhammad Fauzan Umar* , Iwan Nugroho, Darmadji, and Suwarta
(2020),The Study of Entrepreneurship and Innovation Adoption by
Farmer in Improving Lowland Rice Farming
Gavin Hilson a,* , Roy Maconachie (2020), Entrepreneurship and innovation
in Africa’s artisanal and small-scale mining sector: Developments and
trajectories.
Fandi Fatoni1*, Nurul Indawati2, Ec.Budiono3, Anang Kistyanto4,
Andre D. Witjaksono5 (2021), Pengaruh Entrepreneur Leadership
Dan workLife Balance Terhadap Kinerja Melalui Inovasi Saat Work
From Home
61
Bab III Manajemen Keuangan UMKM
Dewi Nurjannah
Abstrak
UMKM merupakan sebuah usaha yang didirikan mulai dari usaha yang
sangat sederhana hingga menjadi usaha yang besar, maka harus
memahami sistem akuntansi dan laporan keuangan serta mampu
menganalisis dan membiayai bisnisnya sesuai dengan peraturan undang-
undang yang berlaku.
UMKM yang sehat bergantung kepada kondisi finansial yang baik sebab
berfungsi sebagai “bahan bakar” untuk menjalankan operasional, jika
keuangan tidak baik, operasional usaha akan tersendat. sebab itu, setiap
pelaku usaha perlu menjaga kondisi keuangan usaha mereka dengan baik
dan benar.
Laporan keuangan pada suatu usaha / UMKM bukan sekedar angka-
angka yang berbaris, tetapi lebih pada tentang mengatur dan
mengkomunikasikan apa yang terjadi dalam bisnis, angka-angka dari
proses akuntansi yang menghasilkan suatu informasi untuk pengambilan
keputusan manajemen, karen akuntansi sebagai bahasa business.
Kata Kunci : UMKM, Laporan keuangan, kinerja
Pendahuluan
Sebagai pemilik usaha kecil, harus bergantung pada saran dari
beberapa profesional yang paling penting, akuntan, pemberi pinjaman,
dan pengacara., dalam membuat keputusan terbaik untuk bisnis
berdasarkan saran mereka, namun perlu pemahaman menyeluruh
tentang sistem akuntansi, manajemen keuangan, dan hukum. UMKM
harus memahami sistem akuntansi dan laporan keuangan serta cara
menganalisis, cara untuk membiayai bisnis, dan undang-undang serta
62
peraturan yang berlaku untuk bisnis. Ada 3 hal yang perlu di pahami di
dalam bisnis antara lain: Mencakup sistem akuntansi dan keuangan
pernyataan dan penggunaannya; Membahas keuangan usaha kecil
kebutuhan, dan Mengkaji lingkungan hukum usaha kecil.
Sebuah UMKM yang sehat bergantung kepada kondisi finansial
yang baik sebab berfungsi sebagai “bahan bakar” untuk menjalankan
operasional, jika keuangan tidak baik, operasional usaha akan tersendat.
sebab itu, setiap pelaku usaha perlu menjaga kondisi keuangan usaha
mereka dengan baik.Setiap pelaku usaha menghadapi beragam masalah
keuangan yang dihadapi seperti, arus kas yang tidak sehat, pengeluaran
tak terduga, kesulitan mendapatkan akses pendanaan dan lainnya.
Masalah-masalah ini menghambat kemajuan usaha dan bisa
membuat usaha gulung tikar. Untuk menghindari masalah ini, setiap
pelaku usaha diharuskan untuk mengetahui penyebab dan solusinya.
Legalitas UMKM sangat diperlukan dalam upaya pengembangan usaha.
A. Laporan Keuangan UMKM
Laporan keuangan pada suatu usaha / UMKM bukan sekedar angka-
angka yang berbaris, tetapi lebih pada tentang mengatur dan
mengkomunikasikan apa yang terjadi dalam bisnis, angka-angka dari
proses akuntansi yang menghasilkan suatu informasi untuk pengambilan
keputusan manajemen, karen akuntansi sebagai bahasa business (Yusuf
2016)
Terdapat 4 masalah finansial yang kerap dialami oleh UMKM di tahun
2019 (Nugraha,2020)
1. Arus kas yang tidak sehat
Dalam survey yang dilakukan oleh Guidant Financial dan Lending Club
pada 2700 UMKM di Amerika, arus kas menjadi masalah terbesar yang
dialami sebanyak 33% UMKM. Hal ini juga diamini oleh Ken Wentworth,
pemilik dari Mr.Biz Solutions yang menganggap masalah arus kas menjadi
masalah konstan yang umum dialami oleh UMKM setiap waktu. Salah
satu cara untuk mengatasinya yaitu dengan memperbaiki proses
63
pembayaran. Langkah pertama yang bisa dilakukan, bisa memajukan
tenggat pembayaran agar bisa mendapatkan uang lebih cepat. Jika
biasanya pembayaran dilakukan dalam jangka waktu 30 hari maka, bisa
memajukannya menjadi 14 hari dan memastikan untuk memberikan
informasi kepada klien agar mereka dapat membayarnya tepat waktu.
2. Anggaran yang jelas
Tantangan lainnya yang kerap dihadapi oleh UMKM yaitu budget.
Anggaran budget yang jelas dan sesuai kemampuan menjadi hal yang
penting agar operasional berjalan lancar. Untuk itu, setiap pelaku usaha
perlu membagi budget untuk setiap periode. Pertama melihat sumber
pemasukan. Biasanya sumber pemasukan berasal dari piutang, angka
penjualan dan investasi. Setelah itu, cek apa saja yang perlu dibayar seperti
penyewaan barang, pembayaran utang, dan biaya belanja, selanjutnya
membuat anggaran budget per kuarter dan per bulan.
3. Pemasaran
Zaman sekarang, internet menjadi media pemasaran yang efektif.
Google, Facebook, dan Instagram menjadi media pemasaran online yang
kerap digunakan banyak orang. Masalahnya, UMKM kesulitan dalam
melakukannya mengingat, pemasangan iklan membutuhkan uang yang
besar. Untuk mengatasinya, UMKM bisa dengan membuat blog di website
perusahaan mereka. SEO yang baik dapat membuat website Anda
memiliki ranking yang baik dan cepat dikenal oleh orang-orang. Salah satu
konten yang kerap digunakan yaitu membuat video yang menjelaskan
mengenai masalah yang dihadapi oleh banyak usaha.
4. Kurangnya akses pendanaan
Budget penting untuk menjalankan bisnis. Tanpa budget, bisnis tidak
akan berjalan lancar. Untuk menjalankannya, setiap usaha membutuhkan
dana yang cukup. Namun, hal ini tidak mudah untuk dipecahkan oleh
UMKM sebab mereka tidak memiliki dana yang besar dan stabil. Akses
pendanaan dari bank sulit didapatkan sebab data keuangan yang tidak
64
rapi serta pencatatan keuangan yang tidak baik menurut Deloitte (2015).
Untuk itu, setiap UMKM perlu memperbaiki pencatatan keuangan mereka
agar rapi sehingga, arus kas mereka baik dan mempermudah akses
pendanaan dari bank.
Menurut Hubeis (2009: 4-6) permasalahan umum yang biasanya
terjadi pada UMKM yaitu :
1. Kesulitan pemasaran Pemasaran,
Kesulitan pemasaran sering dianggap sebagai salah satu kendala
yang kritis bagi perkembangan UMK. Dari hasil studi yang dilakukan
oleh james dan akrasanee (1988) di sejumlah negara ASEAN,
menyimpulkan UMKM tidak melakukan perbaikan yang cukup di
semua aspek yang terkait dengan pemasaran seperti peningkatan
kualitas produk dan kegiatan promosi, sulit sekali bagi UMK untuk
dapat turut berpartisipasi dalam era perdagangan bebas.
2. Keterbatasan Finansial
Masalah utama dalam kegiatan UMK di Indonesia, yakni dalam
aspek finansial (mobilisasi modal awal dan akses ke modal kerja) dan
finansial jangka panjang untuk investasi yang sangat diperlukan demi
pertumbuhan output jangka panjang. Walaupun pada umumnya modal
awal bersumber dari modal (tabungan) sendiri atau sumber-sumber
informal, namu sumber-sumber permodalan ini sering tidak memadai
dalam bentuk kegiatan produksi maupun investasi. Walaupun begitu
banyak skim-skim kredit dari perbankan dan bantuan Badan Usaha
Milik Negara (BUMN), sumber pendanaan dari sektor informal masih
tetap dominan dalam pembiayaan kegiatan UMK.
3. Keterbatasan SDM
Salah satu kendala serius bagi banyak UMK di Indonesia yaitu
keterbatasan SDM terutama dalam aspek-aspek entrepreneurship,
manajemen, teknik produksi, pengembangan produk, engineering
design, quality control, organisasi bisnis, akuntansi data processing,
teknik pemasaran, dan penelitian pasar. Semua keahlian ini sangat
65
dibutuhkan untuk mempertahankan atau memperbaiki kualitas
produk,
4. Masalah Bahan Baku
Keterbatasan bahan baku serta kesulitan dalam memeperolehnya
dapat menjadi salah
satu kendala yang serius bagi banyak UMK di Indonesia. Hal ini dapat
disebabkan harga yang relatif mahal. Banyak pengusaha yang terpaksa
berhenti dari usaha dan berpindah profesi ke kegiatan ekonomi lainnya
akibat masalah keterbatasan bahan baku.
5. Keterbatasan Teknologi
UMKM di Indonesia umumnya masih menggunakan teknologi
yang tradisional, seperti mesin-mesin tua atau alat-alat produksi yang
bersifat manual. Hal ini membuat produksi menjadi rendah, efisiensi
menjadi kurang maksimal, dan kualitas produk relatif rendah.
6. Kemampuan Manajemen
Kekurangmampuan pengusaha kecil untuk menentukan pola
manajemen yang sesuai dengan kebutuhan dan tahap pengembangan
usahanya, membuat pengelolaan usaha menjadi terbatas. Kemampuan
manajerial UMKM berkaitan dengan perencanaan, pengorganisasian,
pengarahan dan pengawasan.
7. Kemitraan
Kemitraan mengacu pada pengertian berkerja sama antara
pengusaha dengan tingkatan yang berbeda yaitu antara pengusaha
kecil dan pengusaha besar. Istilah kemitraan sendiri mengandung arti
walaupun tingkatannya berbeda, hubungan yang terjadi yaitu
hubungan yang setara (sebagai mitra kerja).
B. Keuangan Usaha Kecil (UMKM)
Manajemen keuangan berarti merencanakan, mengatur, mengarahkan
dan mengendalikan kegiatan keuangan seperti pengadaan dan
penggunaan dana bisnis atau perusahaan. Salah satu contoh dalam
66
melakukan manajemen keuangan baik pada bisnis besar maupun kecil
yaitu membuat catatan lengkap mengenai keuangan, baik itu cash flow,
catatan omset harian, mingguan, dan bulanan, serta catatan pembelian
usaha merupakan hal penting yang perlu dilakukan.
Pengetahuan keuangan, yaitu kemampuan untuk membuat
keputusan keuangan yang baik akan bergantung pada seberapa baik Anda
dapat memahami, menafsirkan, dan menggunakan informasi yang
terkandung dalam laporan keuangan perusahaan. P ngetahuan Keuangan
Menurut Naila al Kholilah dan Rr Iramani (2013:71) bahwa pengetahuan
keuangan didefenisikan mengenai pengukuran pemahaman, kemampuan
dan keyakinan individu tentang konsep keuangan yang meliputi kapasitas
seseorang dalam mengelola keuangan pribadi yang diukur atas ketepatan
pengambilan keputusan jangka pendek ataupun perencanaan keuangan
dimasa yang akan datang sesuai dengan keadaan ekonomi
C. Pentingnya Catatan Akuntansi dan Laporan Keuangan
Accounting Records and Financial Statements
Laporan keuangan dapat memberikan banyak informasi bagi
pemilik usaha kecil termasuk tertarik pada waralaba atau pemilik usaha
kecil. Pemilik usaha kecil, juga disibukkan dengan mengembangkan
produk atau layanan, pemasaran, perekrutan karyawan, dan sejumlah
tugas lain yang diperlukan untuk kesuksesan. Catatan akuntansi yang
menjadi informasi yang diperlukan agar laporan keuangan dapat
memberikan informasi penting dan tepat waktu yang dibutuhkan pemilik
usaha kecil untuk membuat keputusan yang tepat. Informasi ini juga
dapat digunakan untuk melakukan pemeriksaan cepat dan memastikan
perusahaan berada di jalur untuk menghasilkan keuntungan. Laporan
keuangan dapat memberikan banyak informasi bagi pemilik usaha kecil
dalam tertarik pada waralaba atau pemilik usaha kecil.
Pencatatan keuangan perusahaan dimulai dari transaksi keuangan
peusahaan yang dicatat secara sistematis dan kronologis berdasarkan
urutan waktunya dalam bentuk jurnal, selanjutnya dari jurnal diringkas,
digolongkan dalam buku besar (ledger), proses memindahkan akun-akun
67
dalam jurnal itu disebut dengan posting. Dalam buku besar (ledger)
menunjukkan saldo-saldo akun baik kelompok asset, kewajiban dan
modal, pendapatan serta beban yang dilaporkan pada laporan
keuangan.Proses Akuntansi dapat dilihat pada gambar .3.1.
Gambar 3 1 Proses Akuntansi
Sumber: (Hatten,2012)
D. Laporan
1. Laporan Laba-Rugi (income statement), yaitu laporan yang
menggambarkan hasil operasional perusahaan pada suatu periode.
Laporan Laba rugi berisi tentang persamaan Keuntungan= Penjualan
– beban-beban operasional. Dalam laporan laba-rugi juga dapat
dikelompokkan menjadi bagian-bagian yaitu Net sales, Cost of goods
sold, Gross margin, Expenses, Operating Income, Net income (or loss). Kosep
dasar yang perlu dipahami bagi pemilik UMKM berkaitan dengan
penyusunan laporan keuangan yaitu konsep persamaan dasar
akuntansi yaitu :
68
Aktiva = Pasiva atau Aktiva = Kewajiban + Modal
Contoh Laporan Laba-Rugi dapat dilihat pada Gambar 3.2 dibawah ini
Gambar 3 2 Contoh Laporan Laba – Rugi
Sumber: Hatten (2012)
2. Neraca (balance sheet), yaitu laporan yang menggambarkan posisi
Aset, kewajiban dan modal perusahaan pada periode tertentu
laporan neraca menunjukkan kondisi keuangan bisnis perusahaan
dari waktu ke waktu, neraca memberikan "snapshot" instan dari bisnis
di setiap saat yang diberikan (biasanya pada akhir bulan, kuartal,
69
atau tahun fiscal) Berisi antara lain tentang Aset (kas, piutang,
persediaan, beban dibayar dimuka). Contoh Laporan Neraca pada
gambar 3.3 dibawah ini,
Contoh Laporan Neraca Stereo City yang menggambarkan kondisi
Assets, Kewajiban dan modal perusahaan pada akhir periode.
Gambar 3. 3 Contoh Laporan Laba Rugi Stereo City
Sumber: Hatten 2012
3. Laporan Arus kas (cash flow), laporan yang digunakan untuk
melacak sumber-sumber penerimaan kas dan pengeluaran-
pengeluaran kas, hal ini sangat penting dalam hal bisnis, pribadi
70
maupun organisasi. Adapun komponen dari arus kas : arus kas
operasi, arus kas investasi dan arus kas pedanaan. Contoh laporan
arus kas dapat dilihat pada gambar 3.4.
Gambar 3 4 Contoh Laporan Arus Kas
Sumber: Hatten 2012
4. Laporan Perubahan Modal, yaitu laporan yang menggambarkan
perubahan modal awal periode ditambah laba atau dikurangi dan
diperoleh Modal akhir . Laporan arus kas menyoroti uang tunai
yang masuk ke dalam dan keluar dari bisnis. Hal ini ditunjukkan
dalam persamaan akuntansi; arus kas = Penerimaan -
71
Pengeluaran. Arus kas Anda sulit untuk melebih-lebihkan sebab
seringkali lebih penting untuk kelangsungan hidup bisnis dari
keuntungan. Banyak bisnis menunjukkan keuntungan yang
cukup besar, tetapi memiliki masalah membayar tagihan mereka
yang berarti bahwa mereka memiliki masalah arus kas.
Pelaku UMKM sering dijumpai kesulitan dalam membuat laporan
keuangan dan pencatatan keuangan sederhana, dengan perkembangan
teknologi, membuat laporan keuangan kian mudah sebab banyak
aplikasi yang bisa dipasang di ponsel pintar. Melansir dari berbagai
sumber, berikut ini beberapa aplikasi yang dapat membantu membuat
laporan keuangan:
a) Google Spreadsheet
Layanan Google ini memungkinkan untuk mencatat segala hal
yang berkaitan dengan keuangan dalam tampilan yang minimalis dan
familiar. Semua hal dapat dilakukan di Google dan tersimpan ke akun
Google secara otomatis. Jadi, pekerjaannya dapat diakses di mana pun
dan kapan pun.
b) Money Manager
Aplikasi ini dapat membantu dalam pembuatan laporan
pencatatan keuangan. Money Manager dapat digunakan untuk
pribadi maupun bisnis. Beberapa fiturnya yaitu semua transaksi
usaha bisa dicatat dan tidak ada batasan periode laporan keuangan,
dan bisa digunakan secara luring. Aplikasi ini memiliki interface yang
sederhana, sehingga dapat digunakan untuk usaha kecil dan
menengah serta bisa mengelola keuangan pribadi seperti pengeluaran
keseharian.
c) Freshbooks
Freshbooks merupakan aplikasi akuntansi berbasis cloud yang
penggunaannya cukup mudah terlebih untuk usaha kecil. Aplikasi ini
juga melayani invoice, report, dan time tracking. Aplikasi ini memiliki
berbagai fitur, seperti melacak pendapatan secara otomatis dan
pengingat untuk pembayaran.
72
d) Jubelio
Kelebihan dari Jubelio yaitu dapat
mengintegrasikan marketplace usaha kamu dengan pembukuan.
Untuk fiturnya sendiri ada banyak mulai dari pencatatan biaya,
pembuatan faktur, laporan keuangan, jurnal otomatis, sampai
pelacakan persediaan. Selain itu, kelebihan yang hanya ada di Jubelio
yaitu pembukuan usaha yang dapat terhubung secara langsung
ke marketplace dan toko fisik secara otomatis.
e) Teman Bisnis
Aplikasi android teman bisnis mungkin dapat membantu dalam
membuat laporan keuangan. Aplikasi ini cocok untuk yang
mempunyai bisnis kecil-kecilan dan tidak memiliki ilmu dasar atau
pengetahuan pengantar mengenai bidang akuntansi. Saat ini sudah
banyak ditawarkan aplikasiaplikasi pencatatan keuangan yang
mudah diperoleh secara gratis yang dapat digunakan untuk usaha-
usaha kecil.
E. Pengukuran Kinerja Keuangan Usaha Kecil (UMKM)
Dalam pengukuran kinerja keuangan usaha kecil, tentu tetap
harus memiliki laporan keuangan. Laporan keuangan merupakan
sumber informasi yang digunakan oleh perusahaan berkaitan dengan
kinerja keuangan perusahaan untuk pengambilan keputusan keuangan.
Analisis yang umum digunakan (Hatten,2012) analisis rasio keuangan
yaitu analisis rasio likuiditas, aktivitas, leverage, profitabilitas. Ada
beberapa analisis yang lain diantaranya analisis Du pont, Balance Score
Card, dan sebagainya (Brigham), (Mulyadi). Pada kesempatan ini penulis
akan menyampaikan analisis yang umum digunakan untuk mengukur
kinerja keuangan usaha kecil yaitu :
1) Analisis Laporan Keuangan
Analisis laporan keuangan Pengukuran kinerja keuangan
diperlukan untuk mengetahui kondisi keuangan suatu bisnis termasuk
73
UMKM. Salah satu alat pengukuran kinerja keuangan yang dapat
digunakan yaitu analisis rasio keuangan.
2) Manajemen Arus Kas
Setiap hari kerja, sekitar selusin usaha kecil AS menyatakan
kebangkrutan. Sebagian besar kegagalan bisnis ini disebabkan oleh
manajemen arus kas yang buruk. Perusahaan mulai dari perusahaan
rintisan terkecil hingga konglomerat terbesar memiliki kebutuhan
yang sama untuk arus kas positif. Sebuah perusahaan yang tidak
secara efektif mengelola arus kasnya siap untuk jatuh. Oleh sebab
itu berkaitan dengan modal awal untuk mendirikan usaha, seorang
wirausahawan harus mengenali :
a) Apa aset yang diperlukan untuk membuka usaha;
b) Biaya apa yang akan dibutuhkan;
c) Biaya tidak dapat diubah dan harus dibayar, disebut biaya tetap,
dan
d) Mengetahui caranya biaya ini akan dibiayai.
Adapun deskripsi untuk hal – hal yang harus dikenali seorang
wirausahawan yaitu sebagai berikut :
a) Aset yang dibutuhkan untuk memulai usaha
1. Modal Investasi
Modal investasi dikenal dengan harta tetap atau aset. Modal investasi
merupakan modal awal yang diperlukan untuk investasi awal usaha.
Dana dikeluarkan untuk membeli barang-barang kebutuhan tetap
agar usaha bisa berjalan. Jika usaha yang dijalankan berupa produksi,
maka dana dialokasikan untuk membeli peralatan dan mesin
produksi. Jika usaha bergerak di bidang jasa, maka modal investasi
berbentuk sewa atau beli peralatan pendukung layanan jasa.
Berikut yang termasuk dalam kebutuhan modal investasi usaha :
2. Modal Perizinan
74
– Izin lokasi usaha dari kelurahan dan kecamatan
– izin khusus usaha seperti izin mendirikan usaha
– izin badan usaha berupa pembuatan PT, CV, berikut dengan NPWP,
SIUP, dan TDP.
3. Modal Investasi Tetap
– Pembelian aset tanah, bangunan atau sewa tempat, dan renovasi
bangunan.
– Aneka peralatan kebutuhan pokok untuk usaha, fasilitas penunjang
peralatan kebutuhan usaha, peralatan administrasi, dan alat promosi.
b) Mengetahui Biaya apa yang dibutuhkan
1. Modal Kerja
Modal kerja dibagi menjadi dua jenis, yakni modal tetap atau biaya
pengeluaran setiap periode tertentu, dan modal variabel atau biaya
tidak tetap dan hanya muncul jika ada pekerjaan tambahan.
Berikut yang termasuk dalam kebutuhan modal kerja:
a. Biaya operasional gaji
– Gaji manajer,
– Gaji supervisor,
– Gaji karyawan lain,
b. Biaya bahan
– Bahan baku utama yang dibutuhkan usaha
– Bahan pelengkap penunjang usaha
c. Biaya umum
– Rekening listrik
– Rekening telepon
– Uang kebersihan
– Uang keamanan
– Uang bahan bakar
– Uang transportasi
– Biaya tak terduga
75
c) Mengetahui Biaya Tetap dan Variabel
Memisahkan biaya berdasarkan perilakunya sangatlah penting
menjadi tetap dan variabel sangatlah penting , sehingga memahami biaya
biaya yang tidak berubah sebab adanya perubahan volume kegiatan
sampai range tertentu dan mengetahui biaya-biaya yang berubah secara
proposional sebab adanya perubahan volume kegiatan
d) Mengetahui Sumber Dana yang akan digunakan (sumber
Pendanaan)
Pada tahap ini , seorang calon wirausahawan harus mengetahui, kira
– kira akan sumber dana yang akan digunakan berasal dari mana?
Umumnya, sumber dana yang dapat digunakan oleh wirausahawan
yaitu :
- Modal Sendiri
- Modal Pinjaman
Didalam buku Hatten(2012) disebutkan bahwa start up di USA memiliki
gambaran kepemilikan modal yang dapat dilihat pada gambar 3.5.
Gambar 3 5 Presentase modal yang digunakan oleh start up
Sumber: Hatten (2012)
Pada gambar 3.5 kita dapat melihat gambaran kepemilikan modal pada
500 usaha rintisan, mulai dari modal yang paling kecil sampai yang
tertinggi. Dapat diketahui pula bahwa usaha rintisan mayoritas memiliki
modal 20 dollar sampai 50 dollar.
76
Sedangkan untuk kondisi UMKM dapat dilihat pada gambar 3.6
Gambar 3 6 Kondisi modal UMKM Indonesia
F. Strategi Manajemen Pengelolaan Keuangan Bisnis UMKM
Yang Tepat.
Manajemen keuangan merupakan suatu proses dalam pengaturan
aktivitas atau kegiatan keuangan dalam suatu bisnis. Termasuk kegiatan
perencanaan, analisis, serta pengendalian terhadap kegiatan keuangan.
Selain itu, manajemen keuangan juga dapat diartikan sebagai seluruh
aktivitas atau kegiatan bisnis yang berhubungan dengan upaya untuk
mendapatkan dana perusahaan dengan cara meminimalkan biaya serta
upaya penggunaan dan pengalokasian dana secara efisien dalam
memaksimalkan nilai bisnis.
Kegiatan keuangan tidak saja berlangsung pada bagian atau fungsi
keuangan saja, tetapi juga pada bidang atau fungsi bisnis lainnya. Namun
77
pada bidang keuangan, pada umumnya kegiatan keuangan lebih bersifat
strategis.
Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh bagian keuangan terkait strategi
manajemen pengelolaan keuangan yang praktis bagi UMKM
yaitu sebagai berikut:
1. Kegiatan pendanaan atau pembelanjaan. Bagian keuangan akan
memikirkan bagaimana cara dan dari mana bisnis akan memperoleh
dana.
2. Kegiatan investasi. Bagian keuangan akan memikirkan bidang-bidang
investasi mana saja yang paling menguntungkan untuk menanamkan
dana yang terkumpul dalam bisnis.
3. Kegiatan kebijakan dividen. Keuntungan dari kegiatan investasi
selanjutnya akan dipertimbangkan oleh bagian keuangan. Apakah
semuanya akan dibagikan kepada pemilik sebagai dividen atau
ditahan semuanya untuk membiayai pertumbuhan dan
perkembangan bisnis.
G. Kegiatan UMKM Penunjang Manajemen Keuangan
Untuk mengefektifkan berbagai fungsi dalam manajemen
pengelolaan keuanganbisnis, terdapat tugas administrasi yang sebaiknya
dilaksanakan oleh para pelaku UMKM. Ketertiban pencatatan
administrasi juga sangat bermanfaat sebagai salah satu alat perencanaan
pengembangan bisnis.
Beberapa kegiatan dan strategi manajemen keuangan praktis yang perlu
dilaksanakan oleh para pelaku UMKM yaitu sebagai berikut:
1. Administrasi piutang, merupakan catatan yang penting sebagai
informasi internal dan eksternal.
2. Administrasi utang, merupakan kewajiban pebisnis kepada pihak
eksternal. Pencatatan utang bisnis sama pentingnya dengan
piutang. Laporan keuangan tentang posisi utang akan memberikan
78
peringatan kepada para pelaku bisnis untuk melakukan berbagai
langkah antisipasi terhadap kemungkinan munculnya kesulitan
keuangan UMKM dalam membayarkan kembali utangnya.
3. Administrasi persediaan, memiliki peran yang strategis baik bisnis
yang bergerak di bidang perdagangan maupun bisnis manufaktur.
4. Administrasi aset tetap, berfungsi untuk menunjukkan kapan suatu
barang dibeli. Serta bagaimana menentukan tingkat penyusutan dan
mulai berlakunya, serta waktu berakhirnya.
5. Administrasi kas, berguna dalam memberikan informasi tentang
berapa jumlah uang kas yang masuk dan kas yang keluar. Sehingga
keseimbangan antara penerimaan dan pengeluaran dapat terjaga.
6. Administrasi penggajian, merupakan bagian dari manajemen
personalia yang juga sebagai dasar dalam perhitungan pajak. Manfaat
lainnya yaitu untuk menjaga keseimbangan antara perubahan yang
terjadi di lingkungan bisnis yang sehubungan dengan kinerja
karyawan.
79
Review Jurnal
Pada tabel 1 di bawah ini merupakan review jurnal tentang Financial
Management
Tabel 1. Review Jurnal
No
Nama, Tahun,
dan Judul
Tujuan Penelitian Metode Hasil Penelitian
1
Monica Gupta,
Dr. Shashi
Shekhar, Dr.
Kavita
Aggarwal
Aggawal
Judul: SME
FINANCE
Journal of
Management
(JOM) Volume
6, Issue 3,
May– June
2019
Tujuan dari
penelitian ini yaitu
untuk melihat
mengapa penting
untuk memperkuat
pembiayaan UKM
di India untuk
mengurangi
kesenjangan utang,
apa platform
pinjaman alternatif
untuk memperbaiki
keuangan India,
masalah inklusi,
bagaimana menjadi
enabler bagi
pendanaan UKM
dan berbagai
tantangan yang
dihadapi, apa saja
berbagai platform
pinjaman alternatif
untuk
menyelamatkan apa
manfaat finansial
inklusi untuk
UMKM India, untuk
mempelajari
Pembiayaan Tahap
Awal yang Inovatif
untuk UKM di India
serta mempelajari
berbagai Peluang
dan Tantangan
Pembiayaan UMKM
Metode pengumpulan data
menggunakan Data
Sekunder, data yang telah
dikumpulkan oleh orang lain
dan yang telah melewati
proses statistik .Penelitian
akan dilakukan dengan cara
penelitian deskriptif dimana
data utama diambil Penelitian
akan dilakukan dengan cara
penelitian deskriptif dimana
data utama diambil dari
internet dan jurnal atau buku
lainnya. Yaitu. terutama data
sekunder yang akan
digunakan. Ini sudah tersedia
yaitu mengacu pada data
yang telah dikumpulkan dan
dianalisis.
Ada kebutuhan untuk
memperkuat dukungan
keuangan untuk UKM
sehingga mempersempit
kesenjangan utang pada
bangsa. · Dua alasan terbesar
untuk pengecualian
keuangan UMKM yaitu
kurangnya skor kredit yang
komprehensif, dan proses
aplikasi yang bertele-tele dan
sulit untuk mendapatkan
pinjaman. · Saat ini, beberapa
pendiri dan pemilik UMKM
bersandar pada platform ini
untuk kredit, dengan NBFC
sudah terhitung lebih dari
16% dari kredit yang
diberikan ke UMKM. Pangsa
pinjaman NBFC ke UMKM
diproyeksikan naik menjadi
22-23% pada Maret 2022.
Perusahaan telah berhasil
mengatasi kesenjangan kredit
Pasar e-commerce India akan
mencapai $200 miliar pada
tahun 2026, tumbuh sebesar
30% setiap tahun. Ada
berbagai jenis pinjaman
UMKM yang tersedia saat
ini.. Ada berbagai tantangan
keuangan UMKM yang
sedang dihadapi dan yang
perlu untuk diatasi.
80
2
Regina
Aurellia Putri,
Paskah Ika
Nugroho,
SAK-EMKM
Implementatio
n of Medium
Enterprise
Financial
Statement in
Salatiga.Intern
ational Journal
of Social
Science and
Business.
Volume 4,
Number 2,
Tahun 2020,
Tujuan Penelitian
tentang penerapan
SAK EMKM di
UMKMXYZ di
Salatiga. Penelitian
dilakukan pada
UMKM XYZ yang
berlokasi di Tingkir,
Salatiga.
Penelitian ini menerapkan
penelitian kualitatif dengan
metode studi kasus tunggal.
Fokus penelitian hanya pada
lingkungan kirt dan pada
periode tahun 2019. Data
yang digunakan dalam
penelitian ini yaitu data
primer dari dokumen serta
dari wawancara dan
observasi di UMKM XYZ.
Dokumen ini terdiri dari
Invoice Record,Catatan
Pembelian, dan Catatan
Penjualan. Untuk menjaga
keabsahan data, penulis
mewawancarai sekretaris
UMKM XYZ wawancara
dengan Owner untuk
menjaga validitas data.
Analisis data penelitian
dilakukan secara interaktif
dan berkesinambungan yang
meliputi pengumpulan data,
penyusunan, laporan
keuangan, dan menarik
kesimpulan.
Laporan Keuangan yaitu
persyaratan penting bagi
UKM untuk menerima kredit
warga , penting bagi
UKM untuk memahami SAK
EMKM sebagai pedoman
Persyaratan Laporan
Keuangan. Sebagian besar
UMKM pemilik tidak tahu
bagaimana menerapkan
Akuntansi sesuai SAK
EMKM yang telah ditetapkan
oleh IAI. Oleh sebab itu,
penelitian ini bertujuan
mendidik dan membantu
UMKM di Salatiga untuk
mengatur keuangan
Sumber: Data Diolah
Pembahasan
Berdasarkan review jurnal tentang financial management
menunjukkan bahwa pentingnya laporan keuangan bagi UMKM (SMEs),
hal ini ditunjukkan bahwa SMEs penting untuk memperkuat pembiayaan
UKM di India untuk mengurangi kesenjangan utang, apa platform
pinjaman alternatif untuk memperbaiki keuangan India,masalah inklusi,
bagaimana menjadi enabler bagi pendanaan UKM dan berbagai tantangan
yang dihadapi, apa saja berbagai platform pinjaman alternatif untuk
menyelamatkan apa manfaat finansial inklusi untuk UMKM India, untuk
81
mempelajari Pembiayaan Tahap Awal yang Inovatif untuk UKM di India
serta mempelajari berbagai Peluang dan Tantangan Pembiayaan UMKM.
Laporan Keuangan yaitu persyaratan penting bagi UKM untuk
menerima kredit warga , penting bagi UKM untuk memahami SAK
EMKM sebagai pedoman Persyaratan Laporan Keuangan. Sebagian besar
UMKM pemilik tidak tahu bagaimana menerapkan Akuntansi sesuai SAK
EMKM yang telah ditetapkan oleh IAI. Oleh sebab itu, penelitian ini
bertujuan mendidik dan membantu UMKM di Salatiga untuk mengatur
keuangan.
Kesimpulan
Berdasarkan pada pemaparan tentang financial management SMEs
diatas, maka dapat disimpulkan sebagai berikut:
1. Di dalam menjalankan bisnisnya, UMKM harus mempelajari dan
memahami bagaimana membuat laporan keuangan yang baik sesuai
dengan sistem akuntansi yang benar dan legal.
2. Menyusun laporan keuangan suatu bisnis dimulai dari sistem
pencatatan transaksi keuangan yang benar dan rapi, lalu
dilakukan penyusunan laporan keuangan yang terdiri dari laporan
keuangan Laba/rugi, Neraca, laporan perubahan Modal, laporan
perubahan arus kas dan laporan keuangan yang disesuaikan.
3. Manfaat laporan keuangan bagi UMKM sangatlah penting, selain
digunakan untuk mengetahui prestasi dan kinerja keuangan, juga
laporan keuangan yang benar dapat digunakan untuk pengurusan
perizinan usaha, pengajuan dana ke lembaga keuangan, sehingga
dapat memperbesar usaha yang dikelolanya.
4. Sebagai UMKM yang memiliki laporan keuangan yang baik, maka
langkah selanjutnya melakukan pengembangan bisnis kedunia
internasional, agar dapat melangkah lebih luas dalam
mengembangkan sayap UMKM.
82
Daftar Rujukan
https://www.paper.id/blog/bisnis/4-masalah-finansial-populer-umkm-
2019/#:~:text=pengeluaran%20bisa%20terkontrol,Pemasaran,arus%2
0kas%20mereka%20baik%20dan%20mempermudah%20akses%20p
endanaan%20dari%20bank.,Untuk%20mempermudahnya%2C%20
Anda
https://www.jurnal.id/id/blog/tips-lengkap-raih-dan-kelola-modal-usaha-
bagi-ukm/
https://indonesia.go.id/layanan/kependudukan/sosial/cara-urus-
perizinan-produk-industri-rumah-tangga-
pirthttps://www.jurnal.id/id/blog/strategi-manajemen-keuangan-
bagi-umkm.
Hatten Hatten. 2012. Small Business Management, Entrepreneurship
Jurnal Ekonomi dan Keuangan Vol. 1, No. 3, Februari 2013 111
meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam produksi,
memperluas pangsa pasar dan menembus pasar barang.
https://doi.org/10.13106/jafeb.2021.vol8.no2.0963
https://www.kemenkopukm.go.id/data-umkm legalitas+
umkm&oq=
legalitas&aqs=chrome.0.69i59j0i131i433i512j0i512l3j69i60l3.5586j0j
7&sourceid=chrome&ie=UTF-8
Monica Gupta, Dr. Shashi Shekhar, Dr. Kavita Aggarwal Aggawal,SME
FINANCE Journal of Management (JOM) Volume 6, Issue 3, May–
June 2019, pp. 134–139, Article ID: JOM_06_03_015
www.jifactor.com ISSN Print: 2347-3940 and ISSN Online: 2347-
3959 © IAEME Publicatio.
Otoritas Jasa Keuangan, Siaran Pers, OJK: Indeks Literasi dan Keuangan
Inklusi keuangan. Diakses tanggal 8 Februari jam 14.54
(https://www.ojk.go.id/id/berita-
dankegiatan/publikasi/Pages/Strategi-Nasional-Literasi-
Keuangan-Indonesia-(Revisit-2017)- .aspx)
83
Regina Aurellia Putri, Paskah Ika Nugroho2 SAK-EMKM Implementation
of Medium Enterprise Financial Statement in Salatiga.International
Journal of Social Science and Business. Volume 4, Number 2, Tahun
2020, pp. 242-250 P-ISSN : 2614-6533 E-ISSN : 2549-6409 Open
Access: https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/IJSSB/index
84
Bab IV Hukum dan Legalitas Dalam Bisnis
Erna Retno Rahadjeng
Sebagai pemilik usaha kecil, Anda harus bergantung pada saran
dari beberapa profesional—yang paling penting, akuntan, pemberi
pinjaman, dan pengacara. Untuk membuat keputusan terbaik untuk bisnis
Anda berdasarkan saran mereka, namun, Anda perlu pemahaman
menyeluruh tentang sistem akuntansi, manajemen keuangan, dan hukum.
Anda harus memahami sistem akuntansi dan laporan keuangan Anda
sendiri analisis, cara untuk membiayai bisnis Anda, dan undang-undang
dan peraturan yang berlaku untuk bisnis Anda.
Bisnis Kecil dan Hukum
Undang-undang dibutuhkan untuk memastikan persaingan yang
adil antara bisnis, untuk melindungi hak-hak konsumen dan karyawan,
untuk melindungi properti, untuk menegakkan kontrak dan perjanjian,
dan untuk mengizinkan kebangkrutan saat keadaan memburuk. Dan
kita membutuhkan undang-undang perpajakan untuk mengumpulkan
uang yang dibutuhkan pemerintah untuk memberikan perlindungan ini.
Keseimbangan seberapa banyak atau sedikit perlindungan yang kita
butuhkan atau kita inginkan berubah dari waktu ke waktu.
Pemilik usaha kecil menghadapi pekerjaan tanpa akhir untuk
mematuhi hukum dan peraturan yang harus mereka patuhi. Satu masalah
yaitu bahwa kata-kata dari banyak undang-undang dan peraturan sering
membingungkan dan mudah disalahpahami. Masalah kedua untuk usaha
kecil yaitu banyaknya dokumen yang diperlukan untuk menghasilkan
banyak laporan dan catatan yang diamanatkan oleh peraturan. Dokumen
ini membebankan waktu dan beban sumber daya pada pemilik bisnis yang
sering kekurangan keduanya. Masalah ketiga yaitu biaya (untuk biaya
administrasi dan aktual) dan kesulitan dalam mematuhi peraturan.
85
Hukum bagi Persaingan Usaha Yang Fair
Persaingan antar bisnis terletak di jantung sistem perusahaan
bebas. Persaingan yang sehat memberikan keseimbangan yang diperlukan
untuk memastikan bahwa pembeli dan penjual sama-sama puas. Undang-
undang antitrust seperti Sherman Antitrust Act tahun 1890 dan Clayton
Act tahun 1914 ditulis untuk mencegah bisnis besar membentuk trust—
kombinasi besar perusahaan yang dapat mendominasi industri dan
menghambat persaingan, dengan mencegah bisnis baru atau kecil
berpartisipasi. Berdasarkan undang-undang ini, setiap perjanjian
atau kontrak yang membatasi perdagangan yaitu ilegal dan tidak dapat
dilaksanakan. Sherman Antitrust Act dan Clayton Act yaitu dua undang-
undang antitrust yang paling terkenal dan masih digunakan secara luas
untuk mencegah merger dan akuisisi bisnis yang dinilai mengurangi
persaingan. Undang-undang ini layak disebutkan di sini sebab usaha
kecil mendapat manfaat dari lingkungan persaingan terbuka.
Undang-Undang Komisi Perdagangan Federal tahun 1914
menciptakan Komisi Perdagangan Federal (FTC), badan yang mengatur
persaingan, periklanan, dan penetapan harga dalam ekonomi AS. Komisi
yang beranggotakan lima orang memiliki wewenang untuk melakukan
dengar pendapat, penyelidikan langsung, dan mengeluarkan perintah
penghentian dan penghentian, yang melarang perusahaan yang
melanggar dari praktik yang tidak adil atau menipu seperti kolusi
(bertindak bersama untuk menjaga harga tetap tinggi secara artifisial).
Perintah penghentian dan penghentian ini dapat ditegakkan di pengadilan
federal.
Hukum untuk Melindungi Konsumen
Beberapa dekade terakhir, undang-undang konsumen A.S.
didasarkan pada aturan caveat emptor: "Biarkan pembeli berhati-hati."
Sekarang undang-undang sebagian besar telah meninggalkan sila ini
untuk menawarkan perlindungan yang semakin meningkat bagi
86
konsumen, yang dikelola oleh berbagai lembaga negara bagian dan
federal. Praktik paling umum yang dilindungi pemerintah terhadap
konsumen melibatkan perpanjangan kredit, praktik perdagangan yang
menipu, produk yang tidak aman, dan penetapan harga yang tidak adil.
FTC, misalnya, terlibat dalam standar pelabelan produk; melarang
produk berbahaya; memastikan keamanan produk konsumen; mengatur
isi dan pesan iklan; memastikan praktik peminjaman yang benar, akses
kredit yang setara kepada konsumen, dan praktik kredit yang adil; dan
banyak daerah lainnya. Banyak undang-undang yang dimaksudkan untuk
melindungi konsumen berada di bawah yurisdiksi FTC, termasuk
Undang-Undang Pelabelan dan Pendidikan Nutrisi, Undang-Undang
Praktik Pengumpulan Utang yang Adil, Undang-Undang Peminjaman
Kebenaran, dan Undang-Undang Keamanan Produk Konsumen. sedikit.
FTC yaitu lembaga pemerintah federal dengan kekuasaan yang luas dan
mendalam dalam hal melindungi konsumen.
Hukum untuk Melindungi Orang di Tempat Kerja
Dorongan utama dari undang-undang ketenagakerjaan federal saat
ini yaitu memastikan kesempatan kerja yang setara. Tujuan ini
didasarkan pada keyakinan bahwa seseorang harus dipertimbangkan
untuk dipekerjakan berdasarkan prestasi individunya, tanpa memandang
ras, warna kulit, agama, jenis kelamin, usia, asal kebangsaan, atau
kecacatan. Tujuan ini berasal dari Konstitusi A.S., dan diperkuat dengan
pengesahan Amandemen Keempat Belas dan Kelima Belas pada tahun
1860-an. Dimulai pada awal 1960-an, sebagai tanggapan atas perubahan
sosial yang besar dan kerusuhan yang meluas, Kongres bertindak untuk
memperkuat dasar-dasar hukum kepercayaan ini, dengan mengesahkan
beberapa undang-undang yang komprehensif, yang dapat dijelaskan
sebagai berikut:
1. Undang-Undang Standar Perburuhan yang Adil
Undang-undang Standar Perburuhan yang Adil yaitu undang-
undang utama, yang disahkan pada tahun 1938, yang mengatur upah
87
pekerja. Ini menetapkan upah minimum untuk semua karyawan yang
ditanggung, upah lembur untuk pekerja yang tidak dikecualikan,
upah yang sama untuk pria dan wanita, dan aturan untuk pekerja
anak. Lima kategori pekerja yang dibebaskan dari persyaratan upah
minimum dan upah lembur: pegawai eksekutif, administrasi, dan
profesional; tenaga penjualan luar; dan orang-orang dalam pekerjaan
tertentu yang berhubungan dengan komputer. Setiap negara bagian
juga memiliki pedoman upah minimumnya sendiri (umumnya
rumit).
2. Undang-Undang Hak Sipil (CRA) tahun 1964
Undang-Undang Hak Sipil (CRA) tahun 1964 mencegah diskriminasi
atas dasar jenis kelamin, ras, warna kulit, agama, atau asal negara
dalam hal, kondisi, atau hak istimewa pekerjaan apa pun.
Diskriminasi atas dasar kehamilan, persalinan, dan kondisi medis
terkait juga dilarang sebagai akibat dari amandemen 1978. Judul VII
undang-undang ini berlaku untuk semua organisasi dengan 15 atau
lebih karyawan yang bekerja 20 minggu atau lebih per tahun dalam
perdagangan atau dalam industri atau aktivitas apa pun yang
memengaruhi perdagangan. Ketentuan undang-undang ini
ditegakkan oleh EEOC. Pengusaha swasta dengan 100 atau lebih
karyawan diharuskan untuk mengajukan Formulir EEO-1 setiap
tahun, yang merinci susunan tenaga kerja perusahaan.
3. Reformasi Keimigrasian dan Undang-Undang Kontrol
Undang-Undang Reformasi dan Kontrol Imigrasi (IRCA) disahkan
pada tahun 1986 dengan dua tujuan yang dimaksudkan. Pertama, ia
berusaha untuk mencegah imigrasi ilegal ke Amerika Serikat dengan
menolak mempekerjakan orang asing yang tidak mematuhi peraturan
Layanan Imigrasi dan Naturalisasi. Tujuan kedua dari undang-
undang ini yaitu untuk memperkuat ketentuan asal-asal dari
Judul VII dari CRA 1964 dengan memperluas cakupan ke individu
yang "terdengar asing" dan "berpandangan asing", dan untuk semua
pengusaha dengan empat atau lebih karyawan (dibandingkan batas "15
atau lebih karyawan" yang ditetapkan oleh CRA).
88
4. Undang-Undang Penyandang Disabilitas Amerika.
Undang-Undang Penyandang Disabilitas Amerika tahun 1990 (ADA)
disahkan untuk menjamin individu penyandang disabilitas hak untuk
mendapatkan dan memiliki pekerjaan, untuk bepergian dengan
transportasi umum, untuk masuk dan menggunakan fasilitas umum,
dan untuk menggunakan telekomunikasi- Hak cipta gambar © Gina
Sanders. Digunakan di bawah lisensi dari layanan nication
Shutterstock.com. Satu atau lebih ketentuan undang-undang
mempengaruhi hampir semua bisnis, terlepas dari ukurannya.
5. Undang-Undang Hak Sipil tahun 1991
Judul VII Undang-Undang Hak Sipil berlaku untuk bisnis dengan
lebih dari 15 karyawan. Beberapa ketentuannya sebagai berikut:
a. Undang-undang ini melarang norma ras, kegiatan ilegal di
mana standar tes yang berbeda ditetapkan untuk kelompok yang
berbeda.
b. Ketentuan ini menyatakan bahwa, dalam kasus di mana
praktik ketenagakerjaan yang sebaliknya netral menghasilkan
representasi minoritas yang kurang (disebut kasus dampak yang
berbeda), pemberi kerja harus menunjukkan bahwa (1) praktik
ini terkait dengan pekerjaan; (2) praktik ini konsisten
dengan kebutuhan bisnis, artinya praktik ini ada demi
kepentingan terbaik karyawan perusahaan dan warga
umum; dan (3) tidak ada praktik yang kurang diskriminatif.
c. Dalam kasus diskriminasi yang disengaja, tindakan ini
memberikan ganti rugi dan hukuman dan memungkinkan
pengadilan juri. Ini membatasi jumlah ganti rugi dan kompensasi
yang dapat diberikan, tergantung pada ukuran perusahaan.
Reformasi Perawatan Kesehatan
Tidak ada persyaratan asuransi kesehatan untuk pemilik bisnis
dengan karyawan kurang dari 50. Perusahaan dengan 50 pekerja atau lebih
harus memberikan asuransi kepada karyawan atau membayar denda.
Karyawan paruh waktu dihitung dalam jumlah karyawan berdasarkan
89
jam dan upah, yang berarti 50 pekerja paruh waktu sama dengan 25
pekerja penuh waktu. Mulai tahun 2014, negara bagian harus membuat
pertukaran (kumpulan) asuransi kesehatan untuk usaha kecil dan
karyawannya.
Kompensasi Pekerja
Kompensasi pekerja (dikenal dengan istilah pekerja' comp) yaitu
asuransi yang memberikan pendapatan pengganti dan biaya pengobatan
kepada karyawan yang menderita cedera, sakit, atau penyakit yang timbul
dari dan selama masa kerja mereka. Ini yaitu program kompleks yang
bervariasi berdasarkan negara bagian. Setiap bisnis dengan karyawan
harus membeli perusahaan pekerja baik melalui dana negara atau
perusahaan asuransi swasta. Premi didasarkan pada dua faktor utama:
klasifikasi industri dan penggajian. Tunjangan kompensasi pekerja
termasuk perawatan medis untuk mengobati cedera, tunjangan ganti rugi
untuk membayar sebagian kecil (biasanya dua pertiga) dari upah rata-rata
mingguan karyawan, dan layanan rehabilitasi jika karyawan harus dilatih
ulang untuk pekerjaan baru. Akibatnya, konsekuensi keuangan dari klaim
yang diajukan memberikan insentif yang kuat bagi usaha kecil untuk
menciptakan tempat kerja yang aman. Peralatan yang tepat, pelatihan
prosedur yang aman, dan instruksi tentang bagaimana bertindak dalam
keadaan darurat sangat penting.
Kompensasi Pengangguran
Semua pemberi kerja diharuskan untuk berkontribusi pada dana
asuransi pengangguran. Karyawan yang telah dipecat sebab
pengurangan tenaga kerja atau sebab tidak cocok dengan perusahaan
umumnya berhak atas pembayaran pengangguran untuk jangka waktu
tertentu. Karyawan yang diberhentikan sebab pelanggaran serius, seperti
pencurian atau penipuan, atau yang berhenti secara sukarela tidak berhak
atas tunjangan.
90
Administrasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (OSHA)
Kongres meloloskan Undang-Undang Keselamatan dan Kesehatan
Kerja (OSHA) tahun 1970 untuk “memastikan, sejauh mungkin, setiap
pekerja pria dan wanita di negara ini kondisi kerja yang aman dan sehat
dan untuk melestarikan sumber daya manusia kita.” OSHA telah
menetapkan standar tempat kerja yang mencakup bidang-bidang seperti
berikut ini:
a. Paparan bahan kimia berbahaya
b. Pertolongan pertama dan perawatan medis
c. Tingkat kebisingan
d. Alat pelindung—misalnya, kacamata, respirator, sarung tangan,
sepatu kerja, dan pelindung telinga
e. Proteksi kebakaran
f. Pelatihan pekerja, serta suhu dan ventilasi tempat kerja
Inspeksi kepatuhan OSHA dilakukan untuk menyelidiki kecelakaan,
cedera, atau kematian yang dilaporkan di tempat kerja; saat pengaduan
karyawan menuduh adanya pelanggaran; atau sebagai bagian dari jadwal
inspeksi yang teratur atau terprogram. OSHA mengharuskan sebagian
besar pemberi kerja dengan 11 atau lebih karyawan untuk menyimpan
catatan cedera dan penyakit akibat kerja. Pengusaha juga harus memasang
poster OSHA negara bagian atau federal yang disetujui dan kutipan apa
pun, yang harus ditampilkan di atau di dekat lokasi dugaan pelanggaran
selama tiga hari atau sampai diperbaiki, mana yang lebih lama.
Lisensi, Pembatasan, dan Izin
Beberapa pedoman umum untuk mendapatkan informasi tentang
peraturan di setiap tingkat.
a. Periksa ulang lisensi dan aturan izin. Hubungi lembaga pemerintah
yang sesuai secara langsung—jangan bergantung pada agen real estat,
penjual, atau pendapat orang lain.
91
b. Di tingkat federal, dapatkan nomor identifikasi pemberi kerja untuk
pemotongan pajak federal dan Jaminan Sosial.
c. Di tingkat negara bagian, profesional, seperti pengacara, dokter gigi,
dan arsitek, memerlukan lisensi profesional.
d. Di tingkat daerah, beberapa kabupaten dapat membentuk badan
daerah yang mengawasi peraturan lingkungan dan penggunaan air.
e. Di tingkat lokal, izin dan lisensi untuk memenuhi persyaratan lokal
dan kabupaten akan berbeda dari satu tempat ke tempat lain.
Hukum Zonasi
Hukum zonasi mengontrol apa yang dapat dijual oleh pebisnis dan
di mana ia dapat beroperasi. Mereka biasanya digunakan untuk
mengontrol parkir, pembuangan limbah, dan ukuran dan penempatan
tanda. Misalnya, waralaba hamburger White Castle di Overland Park,
Kansas, tidak diizinkan mengecat gedung dengan warna putih sebab
peraturan zonasi melarang bangunan berwarna putih.
Bagaimana undang-undang zonasi memengaruhi bisnis rumahan,
segmen bisnis yang tumbuh paling cepat. Meskipun beberapa peraturan
zonasi melarang bisnis rumahan, sebagian besar tidak. Pembatasan pada
apa yang bisa dan tidak bisa lakukan di properti lebih umum. Sebagian
besar undang-undang zonasi berusaha terutama untuk mempertahankan
sifat perumahan dari lingkungan sekitarnya.
Hukum Kepailitan
Kebangkrutan yaitu obat untuk menjadi bangkrut. saat
seorang individu atau bisnis masuk ke dalam kondisi keuangan di mana
tidak ada jalan keluar lain, pengadilan mengelola perkebunan untuk
kepentingan kreditur. Undang-undang Reformasi Kepailitan tahun 1978
menetapkan delapan bab bagi para pebisnis yang mencari perlindungan
dari kebangkrutan. Kepailitan dapat mencapai dua tujuan yang berbeda:
likuidasi, setelah bisnis tidak ada lagi, dan reorganisasi, yang
92
memungkinkan pemilik bisnis untuk mengajukan rencana ke pengadilan
yang menawarkan perlindungan dari kreditur sampai hutangnya dilunasi.
Hukum Kontrak untuk Usaha Kecil
Kontrak pada dasarnya yaitu janji yang dapat ditegakkan oleh
hukum. Hukum kontrak terdiri dari kumpulan hukum yang dimaksudkan
untuk memastikan bahwa para pihak yang menandatangani kontrak
mematuhi kesepakatan dan memberikan pemulihan kepada pihak-pihak
yang dirugikan jika kontrak dilanggar.
Kontrak tidak harus dibuat secara tertulis untuk dapat
dilaksanakan. Meskipun merupakan ide yang baik untuk membuat
kesepakatan penting di atas kertas untuk membantu menyelesaikan
perselisihan di masa depan, satu-satunya kontrak yang harus tertulis
yaitu kontrak yang melibatkan salah satu dari berikut ini:
a. Penjualan real estat
b. Membayar hutang orang lain
c. Lebih dari satu tahun untuk tampil
d. Penjualan barang senilai $500 atau lebih
Bahkan kontrak tertulis tidak harus rumit, dokumen formal dibuat oleh
pengacara.
Elemen Kontrak
Empat syarat atau unsur dasar yang harus dipenuhi agar suatu kontrak
dapat mengikat yaitu legalitas, persetujuan, pertimbangan, dan
kapasitas.
1. Legality : Sebuah kontrak harus memiliki tujuan hukum.
2. Perjanjian : Kontrak yang sah memiliki penawaran yang sah dan
penerimaan yang sah disebut dengan “kesepakatan”, serta
memiliki kontrak yang mengikat secara hukum. Dalam hal ini, ini
yaitu kontrak lisan, yang sama mengikatnya secara hukum
dengan kontrak tertulis.
93
3. Pertimbangan : Sesuatu yang bernilai harus dipertukarkan antara
pihak-pihak yang terlibat dalam kontrak. Tanpa pertimbangan,
perjanjian yaitu tentang hadiah, bukan kontrak.
4. Kapasitas : Tidak semua orang memiliki kapasitas untuk membuat
kontrak secara legal. Anak di bawah umur dan orang-orang yang
mabuk atau yang memiliki kemampuan mental yang berkurang
tidak dapat diikat dengan kontrak. Ini yaitu poin penting untuk
diingat saat menjalankan bisnis kecil.
Hukum untuk Melindungi Kekayaan Intelektual
Kekayaan intelektual yaitu istilah luas yang mengacu pada produk
dari beberapa jenis pemikiran manusia yang unik. Dimulai dari ide yang
sederhana nama baru atau serumit penemuan produk baru. Kekayaan
intelektual juga mencakup simbol dan slogan yang menggambarkan bisnis
atau produk Anda dan ekspresi asli apa pun, baik dalam bentuk kumpulan
kata (seperti buku yang diterbitkan), interpretasi artistik (seperti rekaman
pertunjukan konser), atau program komputer. Produk pemikiran manusia
ini memiliki beberapa nilai di pasar. Sebuah badan hukum menentukan
bagaimana, dan untuk berapa lama, seseorang dapat memanfaatkan
idenya. Bentuk-bentuk perlindungan hukum atas kekayaan intelektual
yang akan dibahas pada bagian ini yaitu paten, hak cipta, dan merek
dagang.
a. Paten
Paten memberi Anda hak untuk mengecualikan orang lain (atau
perusahaan lain) dari membuat, menggunakan, atau menjual properti
yang telah Anda buat dan patenkan untuk jangka waktu 17 tahun. Untuk
mendapatkan perlindungan ini, Anda harus mengajukan paten melalui
Kantor Merek Dagang Paten (PTO). Dengan aplikasi paten, Anda harus
membayar biaya pengajuan dan biaya pemeliharaan. Tiga biaya
pemeliharaan harus dibayar 4, 8, dan 12 tahun setelah pemberian paten,
atau paten akan berakhir sebelum 17 tahun.
94
Ada tiga jenis paten.
1) Jenis yang paling umum yaitu paten utilitas, yang mencakup
penemuan yang memberikan penggunaan atau fungsi yang unik atau
baru.
2) Paten desain melindungi bentuk atau bentuk yang unik atau baru. Jika
bentuk baru juga mengubah fungsi objek, maka Anda perlu
mengajukan paten utilitas. Misalnya, jika Anda mendesain bolpoin
yang tampak seperti ikan, tetapi tidak memiliki fungsi lain selain
bolpoin, Anda akan mengajukan paten desain atas penemuan Anda.
3) Paten tanaman. Paten ini mencakup tanaman hidup, seperti
bunga, pohon, atau sayuran, yang dapat ditanam atau diperbanyak
dengan cara lain.
b. Hak Cipta
Hak cipta yaitu perlindungan karya sastra, musik, atau seni. Undang-
undang hak cipta melindungi ekspresi ide, bukan ide itu sendiri, sebab
pembuat undang-undang ingin mendorong penyebaran ide sambil
melindungi hak pemilik aslinya. Jangka waktu perlindungan hak cipta
yaitu seumur hidup pencipta ditambah 50 tahun. Jika perusahaan Anda
yaitu pemilik hak cipta buku, itu akan terus menjadi pemilik selama 75
tahun setelah penerbitan pertama, atau 100 tahun setelah pembuatan.
Anda tidak perlu mendaftarkan karya Anda untuk menerima
perlindungan hak cipta, tetapi itu memperkuat hak Anda untuk
melakukannya. Jika terdaftar, Anda tidak perlu membuktikan kerusakan
sebenarnya untuk mengumpulkan hingga $500.000 jika seseorang
melanggar hak cipta Anda. Tindakan menciptakan karya dimulai dengan
perlindungan hak cipta, baik itu akhirnya diterbitkan atau tidak. Jika Anda
memilih untuk mendaftarkan karya Anda, yang perlu Anda lakukan
hanyalah melengkapi formulir yang sesuai dan mengirimkan biayanya ke
Kantor Hak Cipta bersama dengan salinan karya Anda.
95
c. Merek Dagang
Merek yaitu nama, istilah, simbol, desain, atau kombinasi dari
elemen-elemen ini yang secara jelas mengidentifikasi dan membedakan
produk Anda dari produk pesaing Anda. Merek dagang yaitu merek
terdaftar dan dilindungi. Oleh sebab itu, semua merek dagang yaitu
merek, tetapi tidak semua merek yaitu merek dagang. Merek dagang
dapat mencakup gambar serta nama merek. Misalnya, tidak hanya nama
Coke yang dilindungi, tetapi gaya skripnya juga menjadikannya merek
dagang.
Perlindungan Global atas Kekayaan Intelektual
Perlindungan global atas kekayaan intelektual telah menjadi isu
yang diperdebatkan selama beberapa dekade. Perlindungan merek
dagang, hak cipta, dan paten mengalami kesulitan besar melintasi
perbatasan internasional. Salah satu kekuatan pendorong dalam
perlindungan global yaitu Organisasi Kekayaan Intelektual Dunia
(WIPO), yang mengelola sekitar 21 perjanjian yang mencakup
perlindungan kekayaan intelektual, sistem pengarsipan internasional, dan
klasifikasi merek dagang.17 Akar WIPO sebenarnya merentang kembali ke
tahun 1883 (ya, 1883) dengan Konvensi Paris untuk Perlindungan Properti
Industri dan Konvensi Berne 1886 untuk Perlindungan Karya Sastra dan
Seni.18 WIPO berbasis di Jenewa, Swiss, dan saat ini sekitar 200 negara
anggota bergantung pada dan mempertahankan perlindungan hukumnya
jika terjadi pelanggaran yang terdokumentasi.
Pada tahun 2004, WIPO meluncurkan perangkat lunak yang dapat
diunduh yang memungkinkan permohonan paten diisi dan diajukan
secara online. Perangkat lunak ini disebut PCT-SAFE, di mana PCT yaitu
singkatan dari Patent Cooperation Treaty. Proses ini dapat merevolusi
pengajuan paten—jika pelamar memercayainya. Keuntungannya
termasuk pengarsipan yang lebih cepat (detik dibandingkan dengan hari),
keamanan (dienkripsi sehingga tidak dapat dicuri selama pengiriman),
96
dan biaya yang lebih rendah (tidak ada produksi banyak salinan, dan tidak
ada biaya pengiriman).
Perizinan dan Legalitas Usaha UMKM
Legalitas usaha merupakan unsur terpenting dalam badan usaha,
hal ini disebab kan legalitas merupakan jati diri yang dapat melegalkan
ataupun mengesahkan suatu usaha itu sendiri sehingga dapat diakui oleh
warga .Tetapi tidak jarang banyak sekali pelaku usaha yang tidak
tahu cara mendapatkan perizinan dan legalitas usaha ini. Jika
UMKM bergerak dibidang produksi makanan, sebaiknya mengutamakan
untuk mendapatkan Produk Industri Rumah Tangga (PIRT) terlebih
dahulu, agar produk dapat dipasarkan secara luas.
Jika UMKM bergerak dibidang perdagangan, seperti
berjualan online, berjualan jasa, dll ada baiknya jika informal terlebih
dahulu sampai Anda merasa yakin untuk membesarkan usaha dan ingin
menggalang dana modal dengan jumlah yang besar, yang harus
membutuhkan perizinan. tetapi di era jaman sekarang untuk membangun
citra toko tidak harus memiliki perizinan, sebab hanya dengan bermodal
bermain sosial media yang dikelola dengan baik maka akan menarik
konsumen untuk membeli serta dapat memberikan respon positif juga
terhadap bisnis Anda.
Untuk UMKM yang bergerak pada bidang jasa/perdagangan
biasanya dibayar pada saat sudah melakukan pekerjaan oleh klien, Anda
dapat mencoba peluang untuk mendapatkan invoice financing dari
FinTech. Fintech merupakan jenis perusahaan di bidang jasa keuangan
yang digabung dengan teknologi. Dapat diartikan juga sebagai segmen di
dunia starup yang dapat membantu untuk memaksimalkan penggunaan
teknologi untuk mempertajam, mengubah, dan mempercepat dari segala
aspek pelayanan keuangan. Umumnya, Fintech mempunyai prosedur
yangn lebih mudah dibandingkan dengan perbankan.
97
Small Business and the Law
Usaha Kecil membutuhkan undang-undang untuk memastikan
persaingan yang adil antar bisnis, untuk melindungi hak-hak konsumen
dan karyawan, untuk melindungi properti, untuk menegakkan kontrak
dan perjanjian, dan untuk mengizinkan kebangkrutan saat keadaan
menjadi buruk. Dan kita membutuhkan undang-undang pajak.
IUMK (Ijin Usaha Menengah Kecil) yaitu tanda legalitas kepada
seseorang atau pelaku usaha/kegiatan tertentu dalam bentuk izin usaha
mikro dan kecil dalam bentuk naskah satu lembar. IUMK diiharapkan
dapat memberikan kepastian hukum dan menjadi sarana pemberdayaan
bagi pelaku
Pengurusan Legalitas
Pengurusan legalitas usaha di Indonesia saat ini dapat dilakukan
secara online dengan memenuhi persyaratan-persyaratan yang
diperlukan. 7 tahapan Proses pengurusan legalitas usaha di Indonesia
dapat dilihat pada gambar 4.1. dibawah ini (kemenkop).
Gambar 4 .1 Tahapan melengkapi legalitas usaha di Indonesia
Sumber: KemenkopUKM
98
Kesimpulan
Undang-undang dan peraturan yang mempengaruhi usaha kecil.
Hukum dan peraturan untuk melindungi persaingan, konsumen, orang-
orang di tempat kerja, dan kekayaan intelektual; untuk memungkinkan
kebangkrutan; dan untuk menetapkan kontrak. Undang-undang khusus
yang harus diketahui oleh pemilik usaha kecil termasuk Undang-Undang
Standar Perburuhan yang Adil, Undang-Undang Hak Sipil tahun 1964 dan
1991, Undang-Undang Reformasi dan Kontrol Imigrasi, Undang-Undang
Penyandang Disabilitas Amerika, kompensasi pekerja dan pengangguran,
dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Bertindak.
Agar suatu kontrak mengikat secara hukum, kontrak harus memiliki
tujuan hukum. Kedua belah pihak harus mencapai kesepakatan termasuk
tawaran yang sah dan penerimaan yang sah atas tawaran itu.
Pertimbangan, atau sesuatu yang berharga, harus dipertukarkan. Semua
pihak harus memiliki kapasitas untuk membuat kontrak yang mengikat,
artinya mereka tidak boleh di bawah umur, mabuk, atau cacat mental.
Bagaimana melindungi kekayaan intelektual. Paten, hak cipta, dan
merek dagang yaitu cara legal untuk melindungi kekayaan intelektual.
Paten memberikan hak eksklusif kepada penemu untuk membuat,
menggunakan, dan menjual suatu penemuan untuk jangka waktu 17
tahun. Hak cipta memberikan perlindungan hukum terhadap pelanggaran
karya sastra, musik, atau seni seorang penulis. Hak cipta biasanya berlaku
seumur hidup pencipta ditambah 50 tahun. Merek dagang yaitu nama,
istilah, simbol, desain, atau kombinasi yang dilindungi secara hukum dari
elemen-elemen ini yang digunakan untuk mengidentifikasi produk atau
perusahaan. Merek dagang bertahan selama digunakan.
Daftar Rujukan
Anthony Abiodun Eniola, Dr. Harry Entebang.2015.Government Policy
and Performance of Small and Medium Business Management di
99
Nigeria. International Journal of Academic Research in Business and
Social Sciences. February 2015, Vol. 5, No. 2. ISSN: 2222-6990
Anthony Abiodun Eniola a*, Harry Entebanga. 2015.SME Firm
Performance-Financial Innovation and Challenges. (doi:
10.1016/j.sbspro.2015.06.361)
Domenico Campa, Mar´ia-del-Mar Camacho-Mi˜nano .2015.The impact of
SME’s pre-bankruptcy financial distress on earnings management Tools.
International Review of Financial Analysis, doi:
10.1016/j.irfa.2015.07.004
Dr. Ebenezer Ankrah 1* .2015.Collins Christian Yaw Mensah 2. Kena Ofori-
Atta.The Relevance of Accounting Information in the Management
of Small Scale Businesses in the Yilo Krobo District in
Ghana.European Journal of Business and Management.
www.iiste.org.ISSN 2222-1905 (Paper). ISSN 2222-2839
(Online).Vol.7, No.8, 2015
Ermira Kalaj University of Shkodra ―Luigj Gurakuqi‖, Albania, Analyses
Of Financial Obstacles Facing Sme-S: Evidence From Albania.
Partnership Models And Social Franchise Within Social Enterprise
Sector Kij, Vol. 43.1 ISSN 1857-923X (for e-version) ISSN 2545 – 4439
(for printed version)
Eva Koisova1, Jozef Habanik2,Zuzana Virglerova3, Zoltan Rozsa4.
2017.SMEs Financing as an Important Factor of Business
Environmentin Slovak Republic Regions JEL classification: R58, O16,
G21.DOI: 10.14254/1800-5845/2017.13-2.8
Hatten. 2012. Small Business Management, Entrepreneurship
100
Jurnal Ekonomi dan Keuangan Vol. 1, No. 3, Februari 2013 111
meningkatkan efisiensi dan prod uktivitas dalam produksi,
memperluas pangsa pasar dan menembus pasar barang
Marko Ropret,Aleksander Aristovnik,Dejan Ravšelj ** .2018.The Perception of
Administrative Barriers and Their Implications for SMEs’
Performance: Evidence from Slovenia.(ISSN 1331-5609; UDC: 33+65.
DOI: 10.2478/zireb-2018-0024.Conference Paper)
Saratchanut Boonvut*.2017. The Quality Financial Statements of Small and
Medium Enterprises Business (SME's) in View of the Tax
Auditor.Faculty of Management Science, Lampang Rajabhat
University, Lampang, Thailand.International Journal of Business
and Economic A_airs (IJBEA). 2(6), 335-340 (2017).DOI:
10.24088/IJBEA-2017-26002. ISSN: 2519-9986
https://www.kemenkopukm.go.id/data-umkm legalitas+
umkm&oq= legalitas&aqs=
chrome.0.69i59j0i131i433i512j0i512l3j69i60l3.5586j0j7&sourceid=chro
me&ie=UTF-8
https://www.jurnal.id/id/blog/tips-lengkap-raih-dan-kelola-modal-usaha-
bagi-ukm/
https://indonesia.go.id/layanan/kependudukan/sosial/cara-urus-
perizinan-produk-industri-rumah-tangga-
pirthttps://www.jurnal.id/id/blog/strategi-manajemen-keuangan-bagi-
umkm/
101
Bab V Marketing the Product or Service
(Pemasaran Produk atau Jasa)
Ega Saiful Subhan
Mahmud
Abstrak
Barang merupakan produk yang dapat dirasakan secara fisik, dapat
dimiliki, dan dijual kembali. Sedangkan layanan merupakan produk yang
dimana kita tidak dapat memiliki tidak dapat dimiliki,
melainkan produk didapat secara simultan saat konsumen melakukan
pembelian. Sedangkan dalam layanan kebanyakan aktivitas ekonomi yang
melibatkan sejumlah interaksi dengan konsumen atau dengan barang-
barang milik, tetapi tidak menghasilkan kepemilikan dari suatu barang
yang di pasarkan. Produk dan layanan merupakan dua hal utama yang
tidak dapat dipisahkan dalam strategi pemasaran. Strategi Pemasaran
dalam perusahaan merupakan sebuah perencanaan yang menyeluruh dan
terpadu dibidang pemasaran dengan memiliki target pemasaran.
Sehingga untuk mencapai tujuan perusahaan banyak dibutuhkan para
marketing untuk menggunakan bauran pemasaran dalam menganalisa
peluang pasar seperti yang meliputi strategi produk (product), harga
(price), Tempat (Place), dan Promosi (promotion).
Kata Kunci: Marketing Product Service, Strategi Diferensiasi, Marketing mix,
Keunggulan Kompetitif, Kinerja Pemasaran
Pendahuluan
Dalam sebuah perusahaan yang memproduksi barang atau jasa.
Terdapat beberapa bidang manajemen yang ada di dalamnya yang saling
berkaitan, bidang-bidang ini yaitu bidang operasional, bidang
personalia/SDM, bidang keuangan, dan bidang pemasaran. Masing-
masing bidang ini memiliki peran dan tujuan masing-masing yang
102
termuat dalam tujuan akhir suatu perusahaan yakni bagaimana suatu
perusahaan bertahan dan meningkatkan profitabilitasnya.
Sejalan dengan itu, di dalam dunia usaha dan bisnis tentu
menciptakan produk atau jasa dan salah satu kegiatan bidang pemasaran
yaitu memasarkan hasil produksinya. saat berbicara tentang
pemasaran maka kita harus membutuhkan pola manajemen yang
memiliki strategi-strategi khusus agar perencanaan kegiatan pemasaran
berjalan sesuai dengan yang diharapkan dan sesuai dengan sasaran-
sasaran yang tepat. Pengelolaan manajemen yang baik dan tepat juga
menjadi indikator yang kuat sebagai wujud untuk mengaplikasikan pola
manajemen itu sendiri dan pada akhirnya memiliki dampak tersendiri
untuk pencapaian tujuan. Didalam manajemen akan ada proses mengelola
atau mengatur suatu kegiatan untuk mencapai tujuan tertentu melalui
sekelompok orang yang saling bekerja sama (team work) yang terintegrasi
dalam menghasilkan produk tertentu. Sejalan dengan kegiatan
manajemen itu, maka ada satu bidang yang juga penting yaitu bidang
manajemen pemasaran. Manajemen pemasaran termasuk salah satu dari
bidang manajemen dengan tujuan mempertahankan dan mengupayakan
kelangsungan hidup suatu perusahaan sebab manajemen pemasaran itu
sendiri berhubungan langsung dengan konsumen sebagai penguna
produk atau jasa. Maka manajemen pemasaran dapat diartikan sebagai
salah satu kegiatan dari bidang manajemen perusahaan yang sangat erat
kaitannya dengan situasi pasar.
Dalam persaingan bisnis yang saat ini semakin kompleks pelaku
UMKM tentu harus pandai memainkan dan memilih strategi apa yang
digunakan dalam menawarkan produk-produk yang dibutuhkan oleh
konsumen tentu dengan kualitas yang lebih baik dari para pesaing baik
dari segi strategi pelayanan termasuk strategi pembeda produk dengan
para produk pesaing. Sehingga pada akhirnya konsumen mau dan rela
menikmati apa yang ditawarkan oleh manajemen dan menjadi pelanggan
regulernya. Untuk itu sebagai manajer pemasaran harus bisa pula
103
memainkan pola inovasi mengikuti perkembangan zaman agar produk
atau jasa bisa diterima konsumen sesuai dengan masanya.
Memang pada dasarnya bahwa kegiatan pemasaran bukan kegiatan
yang mudah dilakukan oleh setiap yang menjalankan tetapi harus butuh
berbagai alternative perencanaan dalam kegiatan ini agar apa yang
diharapkan sesaui dengan standard yang direncanakan bahkan melebihi
standar yang diinginkan. Seiring dengan banyaknya yang menjadi pesaing
di dalam dunia usaha dapat menjadi salah satu penghambat dalam
menawarkan produk, jika manajemen pemasaran salah memilih staregi
dan tidak memikirkan atau memiliki strategi alternatif maka untuk
mendapatkan kepuasan dari konsumen akan sangat sulit. Sehingga pada
akhirnya juga keinginan untuk memperoleh stnadar keuntungan yang
diharapkan maka akan sulit pula. Keberlangsungan hidup perusahaan
pun akan terancam akibat dari salah memilih dan tidak menyiapkan
strategi alternative dalam pemasaran yang digunakan.
Pembahasan
A. Pengertian Pemasaran
Pemasaran merupakan salah satu bidang dalam manajemen dan
salah satu kegiatan pokok yang dilakukan oleh perusahaan untuk
mempertahankan kelangsungan hidup, untuk berkembangan, dan
mendapatkan laba melalui memasarkan produk atau jasa. Hal ini
disebabkan sebab pemasaran secara langsung berhubungan dengan
konsumen maka pemasaran juga dapat diartikan sebagai kegiatan
sekelompok manusia yang berlangsung kaitannya dengan pasar. Menurut
Philip Kotler dan Kevin lane suatu proses social yang didalamnya terdapat
individu dan kelompok yang mendapatkan apa yang mereka butuhkan
dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan, dan secara bebas
mempertukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain. Sementara
definisi pemasaran menurut American Marketing Association merupakan
hasil prestasi kerja kegiatan usaha yang berkaitan dengan mengalirnya
barang dan jasa dari produsen sampai konsumen.
104
Dari definisi di atas dapat dijelaskan secara sederhana bahwa
pemasaran lebih diidentifikasikkan dengan proses pengenalan produk
atau service kepada konsumen yang potensial dan disimpulkan juga
bahwa, arti pemasaran yaitu hasil usaha perusahaan yang dimulai
dengan mengidentifikasi keinginan dan kebutuhan konsumen yang perlu
dipuaskan dengan menentukan produk yang akan diproduksi, bagaimana
proses distribusi, bagaimana menentukan harga produk, dan bagaimana
memilih cara promosi sehingga kegiatan-kegiatan ini saling
berkaitan sebagai suatu system yang terarah dan pada akhirnya tepat pada
sasarannya.
Kegiatan-kegiatan ini terus dilakukan dalam lingkungan
perusahaan sebagai konsekuensi dari kebutuhan social warga akan
suatu barang atau jasa. Sehubungan dengan hal itu, tugas manager
pemasaran yaitu bagaimana memilih dan melaksanakan kegiatan
pemasaran dalam upaya pencapaian tujuan perusahaan serta
menyesuaikan diri dengan perkembangan perubahan yang terjadi.
Kegiatan pemasaran itu sendiri harus dikelola dengan baik tentu dengan
cara yang paling baik mengingat setiap pesaing memiliki cara-cara
tersendiri dalam mengembangkan dan menjalankan proses
pemasarannya.
Berangkat dari tinjauan di atas, maka setiap perusahaan perlu
melakukan strategi-strategi dalam memenangkan persaingan pasar.
Seperti pada gambar 5.1. di bawah ini:
Konsep
Diferensiasi
Diferensiasi
Layanan
Kinerja
Pemasara
n
Diferensiasi
Produk
Diferensiasi
Image
Keunggulan
Bersaing
Gambar 5 1 Strategi dalam persaingan pasar
105
1. Konsep Strategi Diferensiasi
Mengingat pesaing yang begitu ketat maka setiap perusahaan akan
melakukan diferensiasi. Apabila setiap perusahaan telah berhasil
menampilkan sesuatu yang unik pada suatu produk selain dengan
menawarkan harga yang rendah dimana telah banyak dilakukan oleh
perusahaan atau pesaing (Delmas, 2000). Pada dasarnya apabila suatu
perusahaan melakukan diferensiasi maka dengan sendirinya harga akan
meningkat, sehingga perusahaan yang melakukan diferensiasi harus
merancang serangkaian perbedaan yang berarti untuk membedakan
tawaran yang diberikan perusahaan dengan tawaran pesaing. Diferensiasi
yaitu cara merancang perbedaan yang berarti untuk membedakan
penawaran perusahaan dari penawaran pesaingnya (Kotler dan Susanto,
2001).
Strategi diferensiasi yaitu suatu strategi yang dapat memelihara
loyalitas pelanggan dimana dengan menggunakan strategi diferensiasi,
pelanggan mendapat nilai lebih dibandingkan dengan produk lainnya.
Menurut Ferdinand (2003) dalam (Tampi, 2015) menyatakan bahwa
strategi diferensiasi yang sukses haruslah strategi yang mampu:
menghasilkan nilai pelanggan, memunculkan persepsi yang bernilai khas
dan baik, dan tampil sebagai wujud berbeda yang sulit untuk di tiru. Hal
ini menyimpulkan bahwa, kunci dibandingkan diferensiasi yang sukses
terletak pada upaya mengembangkan titik diferensiasi terutama dari
perspektif pandangan pelanggan bukan pada perspektif pandangan
operasi bisnis.
Kotler dan Susanto (2001) menyatakan perusahaan dapat melakukan
diferensiasi dengan menentukan atau mengenali sumber keunggulan
kompetitif yang mungkin ada, memiliki ciri pembeda utama yang dimiliki
perusahaan, memilih penentu posisi yang efektif di pasar dan
mengkomunikasikan penentu pisisinya di pasar, dengan cara-cara
ini, khususnya perusahaan jasa dapat mendeferensiasikan
penawaran yang diberikan kepada pasar dari tiga segi, antara lain dengan
strategi diferensiasi produk, diferensiasi pelayanan, dan diferensiasi citra
yang dimiliki perusahaan.
106
a) Diferensiasi Produk.
Bagaimana maningkatkan kemampuan usaha kecil menengah
dalam meningkatkan kualitas produk berbasis ilmu pengetahuan dan
tekhnologi. Dalam penelitian (Tampi, 2015) berkesimpulan bahwa, hasil
variabel diferensiasi produk terhadap variabel keunggulan bersaing
bersignifikan. Diferensiasi produk dapat dikatakan sebagai produk baru.
Masuknya produk baru ke dalam pasar akan menggeser pilihan pelanggan
dari produk lama ke produk baru. Dalam diferensiasi produk, produk
memiliki arti atau nilai bahwa perusahaan menciptakan suatu produk
baru yang dirasakan oleh keseluruhan pelanggan sebagai produk yang
unik dan berbeda. Sealaras dengan penelitian yang dilakukan oleh Thariz
Baharmal Dejawata dkk (2014) yang berjudul pengaruh deferensiasi
produk terhadap kepuasan pelanggan dan loyalitas pelanggan. Penelitian
ini berkesimpulan bahwa, terdapat pengaruh signifikan antara
variabel Diferensiasi produk terhadap variabel kepuasan pelanggan.
b) Diferensiasi Layanan
Diferensiasi pelayanan yaitu suatu bentuk peningkatan pelayanan
dan mutu dimana di dalamnya terkandung nilai yang berbeda dalam
memberikan penawaran pelayannya kepada pelanggan (Kotler dan
Susanto, 2001). Diferensiasi jasa atau layanan dapat dilakukan melalui
kecepatan, kenyamanan, keramahan, kebersihan, dan lain-lain sehingga
pelanggan merasa sangat terpuaskan. Menurut Porter (2002:178) dalam
Hanifah Hasnah Riny (2019) kreativitas yang tinggi mengharmonisasikan
unsur-unsur marketing mix : product, place, price, promotion, people, packaging,
programming partnership sehingga kualitas jasa yang dirasakan oleh
pelanggan melebihi harapan. Dalam penelitiannya juga (Hanifah Hasnah
Riny 2019) yang berjudul pengaruh diferensiasi pelayanan terhadap
kepuasan konsumen auto2000 karawang menyimpulkan bahwa,
berdasarkan hasil uji t variabel diferensiasi berpengaruh positif terhadap
kepuasan pelanggan yakni dalam kemudahan pemesanan.
107
Selaras dengan Kotler dan Keller (2012:290). Untuk mengetahui
bagaimana tanggapan responden mengenai beberapa diferensiasi
pelayanan yang dapat diciptakan perusahaan yaitu :
1) Kemudahan pemesanan, mengacu pada seberapa mudah
konsumen dapat melakukan pemesanan ke perusahaan.
2) Pengiriman, mengacu pada seberapa produk atau jasa
diserahkan kepada konsumen. Penyerahan itu, mencakup
kecepatan, ketepatan, dan perhatian selama proses
pengiriman
3) Pemasangan, mengacu pada pekerjaan yang dilakukan
untuk membuat produk tertentu beroperasi di lokasi yang
direncanakan. Kemudahan pemasangan menjadi titik jual
yang sebenarnya, terutama bila pasar sasaran yaitu orang
baru.
4) Konsultasi konsumen, mengacu pada memberikan
petunjuk kepada konsumen untuk menggunakan peralatan
dari penjual secara tepat dan efisien.
5) Pemeliharaan dan perbaikan pelayanan, merupakan
program pelayanan perusahaan untuk membantu
konsumen menjaga produk yang mereka beli senantiasa
dalam kondisi kerja yang baik.
c) Diferensiasi Image
Untuk memahami dan mempengaruhi keputusan pembelian, maka
setiap perusahaan harus memiliki citra merek yang kuat dihati pelanggan.
Oleh sebab itu, citra merek merupakan salah satu dari strategi perusahaan
yang sangat memungkinkan perusahaan agar bisa bertahan terhadap para
pesaing yang ada. Perusahaan yang berhasil membangun merek yang kuat
akan memiliki nilai tambah dari perusahaan lain. Menurut Kenneth dan
Donald (2018) citra merek mencerminkan perasaan yang dimiliki
konsumen dan bisnis tentang keseluruhan organisasi serta produk atau
lini produk individu. Sedangkan menurut Schiffman dan Wisenblit (2015)
citra merek yaitu suatu gambaran yang berbeda yang dimiliki merek
dalam benak konsumen.
108
Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa citra merek
merupakan cerminan perasaan yang dimiliki oleh konsumen dan bisnis
yang berbeda terhadap suatu keunikan barang atau jasa yang dimiliki oleh
suatu perusahaan sehingga pada akhirnya jatuh dibenak konsumen.
Dengan menciptakan keunikan suatu produk tentu akan sangat berguna
terhadap pelanggan, karna pada nantinya citra merek akan sangat
mempengaruhi persepsi konsumen dan penilaian konsumen terhadap
alternative merek yang dihadapinya.
Dari beberapa banyaknya pesaing yang ada, perusahaan dituntut
untuk bersaing agar tidak kalah dalam persaingan dan selalu harus
menetapkan strategi pemasaran yang tepat yang sesuai dengan kondisi
pasar yang dihadapi. Keberhasilan strategi pemasaran dipengaruhi oleh
salah satu factor yakni keputusan tentang diferensiasi merek (image).
Menurut Jauch dan Glueck (1982:82) perusahaan yang secara sistematis
menganalisis lingkungan akan lebih efektif dibandingkan perusahaan yang
tidak melakukannya. Selaras dengan itu, penelitian yang dilakukan oleh
Ian Antonius Ong dkk (2013) yang berjudul “Analisa Pengaruh Strategi
Diferensiasi, Citra merek, Kualitas Produk dan Harga terhadap Keputusan
Pembelian Pelanggan Di Cincau Station Surabaya” Penelitian ini
berkesimpulan bahwa citra merek berpengaruh terhadap keputusan
pembelian pelanggan, sehingga kenaikan atau penurunan penilaian
konsumen terhadap citra merek secara signifikan mempengaruhi
keputusan pembelian pelanggan.
2. Keunggulan Bersaing
Keunggulan bersaing merupakan kemampuan perusahaan untuk
mengoptimalkan semua sumber daya yang dimilikinya guna
memproduksi produk yang lebih baik dari pesaing dalam segala hal
sehingga konsumen merasa puas dan pangsa pasar perusahaan semakin
optimal. Menurut Lancaster (2004) keunggulan bersaing merupakan
keuntungan yang diperoleh melalui penerapan strategi persaing yang
bertujuan untuk membangun posisi yang menguntungkan dan
berkelanjutan terhadap kekuatan pasar yang menentukan persaingan
industry. Sedangkan menurut Kotler (2010), dimana perusahaan memiliki
109
keunggulan melebihi pesaing yang diperoleh dengan menawarkan nilai
yang lebih besar kepada konsumen dibandingkan tawaran pesaing. Selanjutnya
menurut Zeuthaml (2003), perusahaan dengan pelayanan jasa yang berada
dibawah harapan konsumen jelas mengalami kerugian bersaing. sebab
tujuan perusahaan yaitu untuk memenuhi harapan pelanggan yang lebih
baik dibandingkan pesaingnya. Apabila perusahaan ingin mendapatkan
sebuah keunggulan bersaing, maka perusahaan harus berada di atas
harapan pelanggan. Pelayanan yang baik dapat meningkatkan loyalitas
konsumen ke titik dimana konsumen akan bertahan dan tidak teropsesi
pilihan alternative ke perusahaan pesaing.
Keunggulan bersaing sangat diharapkan oleh setiap perusahaan
sebagai wujud kinerja pemasaran yang optimal sehingga setiap
perusahaan dapat berkembang dan bertahan. Penelitian yang dilakukan
oleh Arbawa dan Wardoyo (2018) dengan judul keunggulan bersaing
berpengaruh terhadap kinerja pemasaran pada studi kasus UMKM
makanan dan minuman di kabupaten Kendal. Dari penelitian ini
didapati bahwa keunggulan bersaing berpengaruh signifikan terhadap
kinerja pemasaran. Sebaiknya para pelaku UMKM dalam melakukan
keinovatisan dapat melihat harga dan kualitas produk yang ditawarkan
agar dapat bersaing dengan UMKM pesaing.
3. Kinerja Pemasaran
Pada era yang sangat semakin berkembang ini, diharapkan setiap
perusahaan agar mampu berkompetisi untuk mencapai sesuatu yang telah
direncanakan sebelumnya mengingat kinerja pemasaran menjadi skala
prioritas utama. Berangkat dari hal ini perusahaan diharapkan untuk
bagaimana mengedepankan kinerja pemasarannya sebagai salah satu
indicator penting dalam pencapaian tujuan ini. kinerja pemasaran
merupakan titik overspent dan underdelifered, sebab sulitnya mengukur
efektivitas dan efisiensi setiap aktivitas, keputusan atau program
pemasaran, Tjiptono (2008:239). Sedangkan menurut Ferdinand (2000:23)
Kinerja pemasaran yaitu factor yang digunakan mengukur dampak dari
startegi yang diterapkan perusahaan. Strategi perusahaan selalu
diarahkan untuk menghasilkan kinerja pemasaran yang baik dan juga
110
kinerja keuangan yang baik. Sementara menurut Nasution (2014) Kinerja
pemasaran yaitu sebuah konsep yang digunakan untuk mengukur
prestasi perusahaan dalam pasar terhadap suatu produk.
Dari beberapa definisi yang diuatarakan di atas dapat disimpulkan
bahwa, Kinerja Pemasaran merupakan salah satu kegiatan terpenting
untuk mengukur efisiensi dan efektifitas, dampak strategi, dan merupakan
sebuah konsep untuk mengukur prestasi perusahaan dalam kondisi pasar
untuk memenangkan keunggulan bersaing. Kinerja pemasaran yang baik
akan berdampak pada efektivitas nilai yang diharapkan oleh setiap
perusahaan untuk dapat bertahan, berkembang, dan meningkatkan profit
yang diharapkan.
B. Riset Pemasaran
Definisi marketing research atau riset pemasaran yaitu proses
pengumpulan informasi terkait pemasaran. Hasil dari riset pemasaran
dapat digunakan untuk meningkatkan peluang bisnis, memperbaiki
sekaligus memantau kinerja pemasaran, mengatasi masalah yang muncul.
Tujuan utama dari market research yaitu untuk mengidentifikasi dan
membantu bagaimana dalam mengubah elemen dalam marketing mix
agar mampu langsung berdampak terhadap para pelanggan. Market
Research akan memberikan perhatian secara khusus terhadap
pengumpulan segala informasi terhadap terjadinya proses pemasaran.
Riset pemasaran mengerucutkan informasi yang penting untuk
mengatasi masalah, mendesain metode pengumpulan informasi,
mengelola dan menerapkan proses pengumpulan data, analisis hasil dan
mengungkapkan temuan dan kesimpulannya. Tugas dari riset pemasaran
yaitu untuk menyediakan manajemen dengan informasi yang relevan,
akurat, handal, valid, dan paling update. Hal ini disebab kan akan
sangat banyak keputusan strategis dan taktis dalam proses
mengidentifikasi dan memuaskan kebutuhan pelanggan yang harus
dibuat berdasarkan hasil riset ini. Mulai dari membuat keputusan
tentang peluang potensial, pemilihan target pasar, segmentasi pasar,
111
perencanaan dan penerapan program pemasaran, kinerja
pemasaran serta kontrol.
Market research yaitu fungsi yang menghubungkan konsumen,
pelanggan dan publik dengan pemasar melalui informasi yang digunakan
untuk mengidentifikasi dan mendefinisikan peluang dan masalah
pemasaran; menghasilkan, menghaluskan, dan mengevaluasi upaya
pemasaran; memantau kinerja pemasaran; dan memperbaiki pengertian
pemasaran sebagai suatu proses. Dalam pembuatan keputusan ini
akan sangat rumit sebab harus memperhatikan interaksi antara variabel
terkontrol dari produk, harga, promosi, dan distribusi. Kerumitan lain
dapat terjadi sebab faktor lingkungan yang tak terkendali seperti kondisi
umum ekonomi, teknologi, kebijakan publik dan hukum, lingkungan
politik, persaingan, dan perubahan sosial budaya. Faktor lain dalam
bauran ini yaitu kompleksitas konsumen. Program riset pemasaran yang
sedang berlangsung memberikan informasi tentang faktor-faktor
terkendali dan tidak terkendali serta konsumen, dengan adanya informasi
yang tersedia dari hasil riset pemasaran akan meningkatkan efektivitas
keputusan yang dibuat oleh manajer pemasaran.
Agar dapat memudahkan proses pengambilan keputusan anda
dapat menggunakan kerangka kerja DECIDE model. DECIDE model ini
harus melalui enam langkah kerja, yaitu :
1) Proses pengambilan keputusan dimulai dengan secara rinci
mendefinisikan masalah -masalah atau kesempatan, bersama dengan
tujuan dan kendala.
2) Menyebutkan faktor keputusan yang mungkin akan membentuk
program alternative tindakan (faktor terkendali) dan ketidakpastian
(faktor tak terkendali).
3) Mengumpulkan segala informasi yang relevan pada alternatif dan
hasil yang mungkin akan terjadi.
4) Mengidentifikasi dan memilih alternatif terbaik berdasarkan kriteria
atau ukuran keberhasilan yang akan dipilih.
112
5) Merencanakan secara terperinci untuk mengembangkan dan
menerapkan alternatif yang dipilih seperti bagaimana akan
dikembangkan dan diberlakukan.
6) Hasil dari keputusan dan proses keputusan ini akan dievaluasi
kembali.
Market research yang efektif dapat memberikan 3 keuntungan bagi
perusahaan. Pertama, tim marketing dapat mengidentifikasi peluang
bisnis dengan tepat. Dengan melakukan kajian atas insight yang diperoleh
melalui market research di stakeholder ( pelanggan, kompetitor, supply
chain, pemerintah dan lainnya ) dan proses bisnis yang ada, maka tim
marketing tidak hanya mengetahui insight dari salah satu stakeholder saja,
namun dapat mengetahui pola pembelian, struktur pasar dan hal – hal lain
terkait industri. Tim marketing tidak hanya dapat memahami perubahan,
namun dapat mengubah aturan main yang berlaku dalam pasar ini.
Kedua, melalui peran marketing research, tim marketing dapat
menghubungkan peluang bisnis yang tepat dengan alur bisnis dan value
yang ditawarkan serta kemampuan kompetensi internal Tim marketing
dalam menjawab insight ini. Dengan memiliki pemahaman yang
lengkap dalam stuktur pasar serta alur bisnis yang ada, maka internal
marketing dapat menyusun kompetensi dan strategi yang efektif. Melalui
market research, tim marketing tidak mendorong bis yang mogok, tidak
juga bejalan dalam kegelapan bisnis dan tentu saja menghemat energi dan
biaya dengan lebih baik. Tim Marketing dapat mendorong bus yang tepat,
dengan jalur yang terbaik dan memberikan kenyamanan kepada para
penumpang.
Hal ketiga, yaitu tim marketing dapat memberikan benefit sesuai
dengan customer requirement. Seringkali dilupakan, bahwa proses market
research bukanlah sebuah aktivitas yang statis, normative dan memiliki
durasi efektivitas informasi untuk periode tertentu. Proses market research
dapat dilakukan dengan proses dinamis, menggali informasi written,
113
spoken dan wanted. Disinilah letak mengapa begitu pentingnya proses
market research dalam program marketing.
Enam langkah melakukan market research yaitu sebagai berikut:
1. Tentukan persona pembeli Anda.
2. Identifikasi sebagian dari persona itu untuk dilibatkan.
3. Libatkan peserta riset pasar Anda.
4. Persiapkan pertanyaan penelitian Anda.
5. Daftarkan pesaing utama Anda.
6. Ringkaslah temuan Anda.
C. Strategi Pemasaran
Strategi pemasaran menurut Kotler and Amstrong (2012) yaitu
logika pemasaran dimana perusahaan berharap dapat menciptakan nilai
bagi customer dan dapat mencapai hubungan yang menguntungkan
dengan pelanggan. Strategi pemasaran yaitu rencana yang menjabarkan
ekspektasi perusahaan akan dampak dari berbagai aktivitas atau program
pemasaran terhadap permintaan produk atau lini produknya di pasar
sasaran tertentu.
Perusahaan bisa menggunakan dua atau lebih program pemasaran
secara bersamaan, sebab setiap jenis program seperti periklanan, promosi
penjualan, personal selling, layanan pelanggan, atau pengembangan
produk memiliki pengaruh yang berbeda-beda terhadap permintaan. Oleh
sebab itu, dibutuhkan mekanisme yang dapat mengkoordinasikan
program-program pemasaran agar program-program itu sejalan dan
terintegrasi dengan sinergistik. Mekanisme ini disebut sebagai strategi
pemasaran. Umumnya peluang pemasaran terbaik diperoleh dari upaya
memperluas permintaan primer, sedangkan peluang pertumbuhan terbaik
berasal dari upaya memperluas permintaan selektif. (Kotler and
Amstrong, 2012).
Menurut Assauri, Sofjan (2012) strategi pemasaran yaitu
Serangkaian tujuan dan sasaran, kebijakan dan aturan yang memberi arah
kepada usaha-usaha pemasaran perusahaan dari waktu ke waktu, pada
114
masing-masing tingkatan dan acuan serta alokasinya, terutama sebagai
tanggapan perusahaan dalam menghadapi lingkungan dan keadaan
persaingan yang selalu berubah. Menurut Fandy, Tjiptono (2011),
menyatakan bahwa Strategi pemasaran yaitu rencana yang hendak
diikuti oleh manajer pemasaran. Rencana tindakan ini didasarkan atas
analisa situasi dan tujuan-tujuan perusahaan dan merupakan cara untuk
pencapaian tujuan ini. Sedangkan menurut Kurtz (2008), pengertian
strategi pemasaran yaitu keseluruhan program perusahaan dalam
menentukan target pasar dan memuaskan konsumen dengan membangun
kombinasi elemen dari marketing mix produk, distribusi, promosi, dan
harga. Dapat dilihat dari keempat pendapat ini dapat disimpulkan
bahwa strategi pemasaran yaitu rencana menentukan pasar target
dengan menganalisa situasi peluang pasar yang terus berubah.
Semua tujuan finansial akan sangat ditentukan oleh tingkat volume
penjualan, yang umumnya menjadi dasar proyeksi pendapatan
perusahaan. Strategi pemasaran yang ditetapkan dan dijalankan
perusahaan memiliki beberapa fungsi yaitu:
a. Menetapkan basis konsumen secara strategis, rasional dan
lengkap dengan informasinya.
b. Mengidentifikasi kebutuhan yang sekarang dan yang akan
datang dari konsumen dan calon konsumen.
c. Menciptakan produk yang dapat memenuhi kebutuhan-
kebutuhan konsumen dengan tepat dan menguntungkan, serta
mampu membedakan perusahaan dengan pesaing.
d. Mengkomunikasikan dan mengantarkan produk ini ke
pasar sasaran.
e. Memimpin seluruh staf bidang pemasaran untuk menjadi
sekumpulan tenaga kerja yang disiplin, potensial,
berpengalaman dan berdedikasi kepada perusahaan.
115
D. Produk
Pengertian Produk
Produk yaitu segala sesuatu yang dapat ditawarkan ke pasar untuk
diperhatikan ,dimiliki, digunakan ,atau dikonsumsi yang dapat
memuaskan keinginan dan kebutuhan. Produk mencakup objek fisik, jasa,
orang, tempat, organisasi dan gagasan. Produk yaitu alat pemasaran
yang paling mendasar menurut Kotler dan Amstrong (2001:11)
menyatakan bahwa :”Produk yaitu segala seuatu yang dapat ditawarkan
ke pasar untuk diperhatikan ,
.jpeg)
.jpeg)
