Tampilkan postingan dengan label Kewirausahaan 2. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kewirausahaan 2. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Oktober 2025

Kewirausahaan 2


 



getahuan 

memainkan peran penting dalam hubungan 

ini. Ini  juga menunjukkan bagaimana 

kebangkitan internet dan Tekhnologi 

Informasi  dan Komunikasi,        di samping 

perkembangan  ekonomi berbagi, telah 

memungkinkan organisasi untuk  bertukar  

dengan konsumen menggunakan Digital 

Platforms. Sejalan dengan penelitian 

sebelumnya, penelitian ini berkontribusi pada 

pemahaman terbatas saat ini tentang Digital 

Platforms dan  tren platform digital 

kolaboratif. Apalagi sudah menunjukkan 

bagaimana Organizasional Learning diwarnai 

oleh rutinitas organisasi yang memperlambat 

dan mengerem pengembangan pengetahuan

 baru dan operasionalisasinya.

 Untuk sebagian besar, 

pelajaran yang dipetik dari mempelajari 

Corporate Entrepreneurship melalui 

penerapan Digital Platforms yaitu  saat  ada 

tindakan yang disengaja untuk membangun 

pendekatan inovatif berdasarkan Knowledge 

Sharing: tindakan ini menjadi episode yang 

menentukan dalam kehidupan organisasi. 

 

  

59 

 

Kesimpulan 

Adapun Kesimpulan yang didapat dari penulisan makalah ini 

yaitu  sebagai berikut : 

1. Tekhnologi memainkan peranan yang sangat penting dalam 

praktik kewirausahaan pada saat sekarang ini.terlebih lagi 

pada saat pandemi Covid 19 dalam 2 tahun belakangan 

ini.Inovasi dan kreatifitas Pelaku usaha sangat dituntut 

dalam upaya mempertahan kan usahanya.pergeseran dari 

usaha penjualan yang biasanya kontak langsung pada saat 

sekarang beralih kepasar online.keadaan ini 

mengakibatkan pelaku usaha harus segera beradaptasi 

dengan  keadan ini  dan tekhnologi berperan sangat 

penting dalam proses ini. 

2. Pengusaha atau wirausahaan yang terus berinovasilah yang 

bisa bertahan dan terus meningkatkan keuntungan 

perusahaan atau usahanya.dan hanya dengan tekhlonogi 

lah semua hal ini dapat diraih. dengan memanfaatkan 

tekhnologi maka usahanya akan dapat menjangkau pangsa 

pasar yang lebih luas tampa ada batasan wilayah lagi. 

 

 

  

60 

 

Daftar Rujukan 

Elias G. Carayannis • Elpida T. Samara Yannis L. Bakouros 

Innovation and Entrepreneurship Theory, Policy and Practice 

 

Hatten TS. Small Business Management Entreprenurship  and  Beyond.  Vol. 

148. 2012. 148–162 p. 

 

Wissal Ben Arfi & Lubica  Hikkerova  (2019),  Corporate  entrepreneurship, 

product innovation, and knowledge conversion: the  role  of digital 

platforms (Kewirausahaan perusahaan, inovasi produk, dan konversi 

pengetahuan: peran platform digital) 

 

Muhammad Fauzan Umar* , Iwan Nugroho, Darmadji, and Suwarta 

(2020),The Study of Entrepreneurship and Innovation Adoption by 

Farmer in Improving Lowland Rice Farming 

 

Gavin Hilson a,* , Roy Maconachie (2020), Entrepreneurship and innovation 

in Africa’s artisanal and small-scale mining sector: Developments and 

trajectories. 

Fandi Fatoni1*, Nurul Indawati2, Ec.Budiono3, Anang Kistyanto4, 

Andre D. Witjaksono5 (2021), Pengaruh Entrepreneur Leadership 

Dan workLife Balance Terhadap Kinerja Melalui Inovasi Saat Work 

From Home 

 

  

61 

 

Bab III Manajemen Keuangan UMKM 

 

Dewi Nurjannah 

Abstrak 

UMKM merupakan sebuah usaha yang didirikan mulai dari usaha yang 

sangat sederhana hingga menjadi usaha yang besar,  maka harus 

memahami sistem akuntansi dan laporan keuangan serta mampu 

menganalisis dan membiayai bisnisnya sesuai dengan peraturan undang-

undang yang berlaku. 

UMKM yang sehat bergantung kepada kondisi finansial yang baik sebab  

berfungsi sebagai “bahan bakar” untuk menjalankan operasional, jika 

keuangan tidak baik, operasional usaha akan tersendat. sebab  itu, setiap 

pelaku usaha perlu menjaga kondisi keuangan usaha mereka dengan baik 

dan benar. 

Laporan keuangan pada suatu usaha / UMKM bukan sekedar angka-

angka yang berbaris, tetapi lebih pada tentang mengatur dan 

mengkomunikasikan apa yang terjadi dalam bisnis, angka-angka dari 

proses akuntansi yang menghasilkan suatu informasi untuk pengambilan 

keputusan manajemen, karen akuntansi sebagai bahasa business. 

Kata Kunci : UMKM, Laporan keuangan, kinerja 

Pendahuluan 

Sebagai pemilik usaha kecil, harus bergantung pada saran dari 

beberapa profesional yang paling penting, akuntan, pemberi pinjaman, 

dan pengacara., dalam membuat keputusan terbaik untuk bisnis 

berdasarkan saran mereka, namun  perlu pemahaman menyeluruh 

tentang sistem akuntansi, manajemen keuangan, dan hukum. UMKM 

harus memahami sistem akuntansi dan  laporan keuangan serta cara 

menganalisis, cara untuk membiayai bisnis, dan undang-undang serta 

62 

 

peraturan yang berlaku untuk bisnis. Ada 3 hal yang perlu di pahami di 

dalam bisnis antara lain: Mencakup sistem akuntansi dan keuangan 

pernyataan dan penggunaannya; Membahas keuangan usaha kecil 

kebutuhan, dan Mengkaji lingkungan hukum usaha kecil.  

Sebuah UMKM yang sehat bergantung kepada kondisi finansial 

yang baik sebab  berfungsi sebagai “bahan bakar” untuk menjalankan 

operasional, jika keuangan tidak baik, operasional usaha akan tersendat. 

sebab  itu, setiap pelaku usaha perlu menjaga kondisi keuangan usaha 

mereka dengan baik.Setiap pelaku usaha menghadapi beragam masalah 

keuangan yang dihadapi seperti, arus kas yang tidak sehat, pengeluaran 

tak terduga, kesulitan mendapatkan akses pendanaan dan lainnya. 

Masalah-masalah ini menghambat kemajuan usaha dan bisa 

membuat usaha gulung tikar. Untuk menghindari masalah ini, setiap 

pelaku usaha diharuskan untuk mengetahui penyebab dan solusinya. 

Legalitas UMKM sangat diperlukan dalam upaya pengembangan usaha. 

A. Laporan Keuangan UMKM  

Laporan keuangan pada suatu usaha / UMKM bukan sekedar angka-

angka yang berbaris, tetapi lebih pada tentang mengatur dan 

mengkomunikasikan apa yang terjadi dalam bisnis, angka-angka dari 

proses akuntansi yang menghasilkan suatu informasi untuk pengambilan 

keputusan manajemen, karen akuntansi sebagai bahasa business (Yusuf 

2016) 

Terdapat 4 masalah finansial yang kerap dialami oleh UMKM di tahun 

2019 (Nugraha,2020) 

1. Arus kas yang tidak sehat 

Dalam survey yang dilakukan oleh Guidant Financial dan Lending Club 

pada 2700 UMKM di Amerika, arus kas menjadi masalah terbesar yang 

dialami sebanyak 33% UMKM. Hal ini juga diamini oleh Ken Wentworth, 

pemilik dari Mr.Biz Solutions yang menganggap masalah arus kas menjadi 

masalah konstan yang umum dialami oleh UMKM setiap waktu. Salah 

satu cara untuk mengatasinya yaitu  dengan memperbaiki proses 

63 

 

pembayaran. Langkah pertama yang bisa dilakukan, bisa memajukan 

tenggat pembayaran agar bisa mendapatkan uang lebih cepat. Jika 

biasanya pembayaran dilakukan dalam jangka waktu 30 hari maka, bisa 

memajukannya menjadi 14 hari dan memastikan untuk memberikan 

informasi kepada klien agar mereka dapat membayarnya tepat waktu. 

2. Anggaran yang jelas 

Tantangan lainnya yang kerap dihadapi oleh UMKM yaitu  budget. 

Anggaran budget yang jelas dan sesuai kemampuan menjadi hal yang 

penting agar operasional berjalan lancar. Untuk itu, setiap pelaku usaha 

perlu membagi budget untuk setiap periode. Pertama melihat sumber 

pemasukan. Biasanya sumber pemasukan berasal dari piutang, angka 

penjualan dan investasi. Setelah itu, cek apa saja yang perlu dibayar seperti 

penyewaan barang, pembayaran utang, dan biaya belanja, selanjutnya 

membuat anggaran budget per kuarter dan per bulan.  

3. Pemasaran 

 Zaman sekarang, internet menjadi media pemasaran yang efektif. 

Google, Facebook, dan Instagram menjadi media pemasaran online yang 

kerap digunakan banyak orang. Masalahnya, UMKM kesulitan dalam 

melakukannya mengingat, pemasangan iklan membutuhkan uang yang 

besar. Untuk mengatasinya, UMKM bisa dengan membuat blog di website 

perusahaan mereka. SEO yang baik dapat membuat website Anda 

memiliki ranking yang baik dan cepat dikenal oleh orang-orang. Salah satu 

konten yang kerap digunakan yaitu  membuat video yang menjelaskan 

mengenai masalah yang dihadapi oleh banyak usaha. 

4. Kurangnya akses pendanaan 

Budget penting untuk menjalankan bisnis. Tanpa budget, bisnis  tidak 

akan berjalan lancar. Untuk menjalankannya, setiap usaha membutuhkan 

dana yang cukup. Namun, hal ini tidak mudah untuk dipecahkan oleh 

UMKM sebab  mereka tidak memiliki dana yang besar dan stabil. Akses 

pendanaan dari bank sulit didapatkan sebab  data keuangan yang tidak 

64 

 

rapi serta pencatatan keuangan yang tidak baik menurut Deloitte (2015). 

Untuk itu, setiap UMKM perlu memperbaiki pencatatan keuangan mereka 

agar rapi sehingga, arus kas mereka baik dan mempermudah akses 

pendanaan dari bank. 

Menurut Hubeis (2009: 4-6) permasalahan umum yang biasanya 

terjadi pada UMKM yaitu :  

1. Kesulitan pemasaran Pemasaran, 

 Kesulitan pemasaran sering dianggap sebagai salah satu kendala 

yang kritis bagi perkembangan UMK. Dari hasil studi yang dilakukan 

oleh james dan akrasanee (1988) di sejumlah negara ASEAN, 

menyimpulkan UMKM tidak melakukan perbaikan yang cukup di 

semua aspek yang terkait dengan pemasaran seperti peningkatan 

kualitas produk dan kegiatan promosi, sulit sekali bagi UMK untuk 

dapat turut berpartisipasi dalam era perdagangan bebas. 

2. Keterbatasan Finansial  

 Masalah utama dalam kegiatan UMK di Indonesia, yakni dalam 

aspek finansial (mobilisasi modal awal dan akses ke modal kerja) dan 

finansial jangka panjang untuk investasi yang sangat diperlukan demi 

pertumbuhan output jangka panjang. Walaupun pada umumnya modal 

awal bersumber dari modal (tabungan) sendiri atau sumber-sumber 

informal, namu sumber-sumber permodalan ini sering tidak memadai 

dalam bentuk kegiatan produksi maupun investasi. Walaupun begitu 

banyak skim-skim kredit dari perbankan dan bantuan Badan Usaha 

Milik Negara (BUMN), sumber pendanaan dari sektor informal masih 

tetap dominan dalam pembiayaan kegiatan UMK.   

 

3.  Keterbatasan SDM  

 Salah satu kendala serius bagi banyak UMK di Indonesia yaitu  

keterbatasan SDM terutama dalam aspek-aspek entrepreneurship, 

manajemen, teknik produksi, pengembangan produk, engineering 

design, quality control, organisasi bisnis, akuntansi data processing, 

teknik pemasaran, dan penelitian pasar. Semua keahlian ini sangat 

65 

 

dibutuhkan untuk mempertahankan atau memperbaiki kualitas 

produk,  

4. Masalah Bahan Baku  

Keterbatasan bahan baku serta kesulitan dalam memeperolehnya 

dapat menjadi salah 

satu kendala yang serius bagi banyak UMK di Indonesia. Hal ini dapat 

disebabkan harga yang relatif mahal. Banyak pengusaha yang terpaksa 

berhenti dari usaha dan berpindah profesi ke kegiatan ekonomi lainnya 

akibat masalah keterbatasan bahan baku.  

5. Keterbatasan Teknologi  

UMKM di Indonesia umumnya masih menggunakan teknologi 

yang tradisional, seperti mesin-mesin tua atau alat-alat produksi yang 

bersifat manual. Hal ini membuat produksi menjadi rendah, efisiensi 

menjadi kurang maksimal, dan kualitas produk relatif rendah.  

6. Kemampuan Manajemen  

Kekurangmampuan pengusaha kecil untuk menentukan pola 

manajemen yang sesuai dengan kebutuhan dan tahap pengembangan 

usahanya, membuat pengelolaan usaha menjadi terbatas. Kemampuan 

manajerial UMKM berkaitan dengan perencanaan, pengorganisasian, 

pengarahan dan pengawasan. 

7. Kemitraan  

Kemitraan mengacu pada pengertian berkerja sama antara 

pengusaha dengan tingkatan yang berbeda yaitu antara pengusaha 

kecil dan pengusaha besar. Istilah kemitraan sendiri mengandung arti 

walaupun tingkatannya berbeda, hubungan yang terjadi yaitu  

hubungan yang setara (sebagai mitra kerja). 

B. Keuangan Usaha Kecil (UMKM) 

Manajemen keuangan berarti merencanakan, mengatur, mengarahkan 

dan mengendalikan kegiatan keuangan seperti pengadaan dan 

penggunaan dana bisnis atau perusahaan. Salah satu contoh dalam 

66 

 

melakukan manajemen keuangan baik pada bisnis besar maupun kecil 

yaitu  membuat catatan lengkap mengenai keuangan, baik itu cash flow, 

catatan omset harian, mingguan, dan bulanan, serta catatan pembelian 

usaha merupakan hal penting yang perlu dilakukan. 

Pengetahuan keuangan, yaitu    kemampuan untuk membuat 

keputusan keuangan yang baik akan bergantung pada seberapa baik Anda 

dapat memahami, menafsirkan, dan menggunakan informasi yang 

terkandung dalam laporan keuangan perusahaan. P ngetahuan Keuangan 

Menurut Naila al Kholilah dan Rr Iramani (2013:71) bahwa pengetahuan 

keuangan didefenisikan mengenai pengukuran pemahaman, kemampuan 

dan keyakinan individu tentang konsep keuangan yang meliputi kapasitas 

seseorang dalam mengelola keuangan pribadi yang diukur atas ketepatan 

pengambilan keputusan jangka pendek ataupun perencanaan keuangan 

dimasa yang akan datang sesuai dengan keadaan ekonomi 

C. Pentingnya Catatan Akuntansi dan Laporan Keuangan 

Accounting Records and Financial Statements 

Laporan keuangan dapat memberikan banyak informasi bagi 

pemilik usaha kecil termasuk tertarik pada waralaba atau pemilik usaha 

kecil. Pemilik usaha kecil, juga disibukkan dengan mengembangkan 

produk atau layanan, pemasaran, perekrutan karyawan, dan sejumlah 

tugas lain yang diperlukan untuk kesuksesan. Catatan akuntansi yang 

menjadi informasi yang diperlukan agar laporan keuangan dapat 

memberikan informasi penting dan tepat waktu yang dibutuhkan pemilik 

usaha kecil untuk membuat keputusan yang tepat. Informasi ini juga 

dapat digunakan untuk melakukan pemeriksaan cepat dan memastikan 

perusahaan berada di jalur untuk menghasilkan keuntungan. Laporan 

keuangan dapat memberikan banyak informasi bagi pemilik usaha kecil 

dalam tertarik pada waralaba atau pemilik usaha kecil. 

Pencatatan keuangan perusahaan dimulai dari transaksi keuangan 

peusahaan yang dicatat secara sistematis dan kronologis berdasarkan 

urutan waktunya dalam bentuk jurnal, selanjutnya dari jurnal diringkas, 

digolongkan dalam buku besar (ledger), proses memindahkan akun-akun 

67 

 

dalam jurnal itu disebut dengan posting. Dalam buku besar (ledger) 

menunjukkan saldo-saldo akun baik kelompok asset, kewajiban dan 

modal, pendapatan serta beban yang dilaporkan pada laporan 

keuangan.Proses Akuntansi dapat dilihat pada gambar .3.1.  

 

 

Gambar 3 1 Proses Akuntansi 

Sumber: (Hatten,2012) 

D. Laporan            

1. Laporan Laba-Rugi (income statement), yaitu  laporan yang 

menggambarkan hasil operasional perusahaan pada suatu periode. 

Laporan Laba rugi berisi tentang persamaan Keuntungan= Penjualan 

– beban-beban operasional. Dalam laporan laba-rugi juga dapat 

dikelompokkan menjadi bagian-bagian yaitu Net sales, Cost of goods 

sold, Gross margin, Expenses, Operating Income, Net income (or loss). Kosep 

dasar yang perlu dipahami bagi pemilik UMKM berkaitan dengan 

penyusunan laporan keuangan yaitu  konsep persamaan dasar 

akuntansi yaitu : 

68 

 

 

Aktiva = Pasiva atau Aktiva = Kewajiban +  Modal 

Contoh Laporan Laba-Rugi dapat dilihat pada Gambar 3.2 dibawah ini 

 

Gambar 3 2 Contoh Laporan Laba – Rugi 

Sumber: Hatten (2012) 

2. Neraca (balance sheet), yaitu  laporan yang menggambarkan posisi 

Aset, kewajiban dan modal perusahaan pada periode tertentu 

laporan neraca menunjukkan kondisi keuangan bisnis perusahaan 

dari waktu ke waktu, neraca memberikan "snapshot" instan dari bisnis  

di setiap saat yang diberikan (biasanya pada akhir bulan, kuartal, 

69 

 

atau tahun fiscal) Berisi antara lain tentang Aset (kas, piutang, 

persediaan, beban dibayar dimuka). Contoh Laporan Neraca pada 

gambar 3.3 dibawah ini, 

 

Contoh Laporan Neraca Stereo City yang menggambarkan kondisi 

Assets, Kewajiban dan modal perusahaan pada akhir periode. 

 

Gambar 3. 3 Contoh Laporan  Laba Rugi Stereo City 

Sumber: Hatten 2012 

3. Laporan Arus kas (cash flow), laporan yang digunakan untuk 

melacak sumber-sumber penerimaan kas dan pengeluaran-

pengeluaran kas, hal ini sangat penting dalam hal bisnis, pribadi 

70 

 

maupun organisasi. Adapun komponen dari arus kas : arus kas 

operasi, arus kas investasi dan arus kas pedanaan. Contoh laporan 

arus kas dapat dilihat pada gambar 3.4. 

 

 

Gambar 3 4 Contoh Laporan Arus Kas 

Sumber: Hatten 2012 

4. Laporan Perubahan Modal, yaitu  laporan yang menggambarkan 

perubahan modal awal periode ditambah laba atau dikurangi dan 

diperoleh Modal akhir . Laporan arus kas menyoroti uang tunai 

yang masuk ke dalam dan keluar dari bisnis. Hal ini ditunjukkan 

dalam persamaan akuntansi; arus kas = Penerimaan  - 

71 

 

Pengeluaran. Arus kas Anda sulit untuk melebih-lebihkan sebab  

seringkali lebih penting untuk kelangsungan hidup bisnis dari 

keuntungan. Banyak bisnis menunjukkan keuntungan yang 

cukup besar,  tetapi memiliki masalah membayar tagihan mereka 

yang berarti bahwa mereka memiliki masalah arus kas. 

Pelaku UMKM sering dijumpai kesulitan dalam membuat laporan 

keuangan dan pencatatan keuangan sederhana, dengan perkembangan 

teknologi, membuat laporan keuangan kian mudah sebab  banyak 

aplikasi yang bisa dipasang di ponsel pintar. Melansir dari berbagai 

sumber, berikut ini beberapa aplikasi yang dapat membantu membuat 

laporan keuangan: 

a) Google Spreadsheet 

Layanan Google ini memungkinkan untuk mencatat segala hal 

yang berkaitan dengan keuangan dalam tampilan yang minimalis dan 

familiar. Semua hal dapat dilakukan di Google dan tersimpan ke akun 

Google secara otomatis. Jadi, pekerjaannya dapat diakses di mana pun 

dan kapan pun. 

b) Money Manager 

Aplikasi ini dapat membantu dalam pembuatan laporan 

pencatatan keuangan. Money Manager dapat digunakan untuk 

pribadi maupun bisnis. Beberapa fiturnya yaitu  semua transaksi 

usaha bisa dicatat dan tidak ada batasan periode laporan keuangan, 

dan bisa digunakan secara luring. Aplikasi ini memiliki interface yang 

sederhana, sehingga dapat digunakan untuk usaha kecil dan 

menengah serta bisa mengelola keuangan pribadi seperti pengeluaran 

keseharian. 

c) Freshbooks 

Freshbooks merupakan aplikasi akuntansi berbasis cloud yang 

penggunaannya cukup mudah terlebih untuk usaha kecil. Aplikasi ini 

juga melayani invoice, report, dan time tracking. Aplikasi ini memiliki 

berbagai fitur, seperti melacak pendapatan secara otomatis dan 

pengingat untuk pembayaran. 

72 

 

d) Jubelio 

Kelebihan dari Jubelio yaitu  dapat 

mengintegrasikan marketplace usaha kamu dengan pembukuan. 

Untuk fiturnya sendiri ada banyak mulai dari pencatatan biaya, 

pembuatan faktur, laporan keuangan, jurnal otomatis, sampai 

pelacakan persediaan. Selain itu, kelebihan yang hanya ada di Jubelio 

yaitu  pembukuan usaha yang dapat terhubung secara langsung 

ke marketplace dan toko fisik secara otomatis.  

e) Teman Bisnis 

Aplikasi android teman bisnis mungkin dapat membantu dalam 

membuat laporan keuangan. Aplikasi ini cocok untuk yang 

mempunyai bisnis kecil-kecilan dan tidak memiliki ilmu dasar atau 

pengetahuan pengantar mengenai bidang akuntansi. Saat ini sudah 

banyak ditawarkan aplikasiaplikasi pencatatan keuangan yang 

mudah diperoleh secara gratis yang dapat digunakan untuk usaha-

usaha kecil. 

 

E. Pengukuran Kinerja Keuangan Usaha Kecil (UMKM) 

Dalam pengukuran kinerja keuangan usaha kecil, tentu tetap 

harus memiliki laporan keuangan. Laporan keuangan merupakan 

sumber informasi yang digunakan oleh perusahaan berkaitan dengan 

kinerja keuangan perusahaan untuk pengambilan keputusan keuangan. 

Analisis yang umum digunakan (Hatten,2012) analisis rasio keuangan 

yaitu analisis rasio likuiditas, aktivitas, leverage, profitabilitas. Ada 

beberapa analisis yang lain diantaranya analisis Du pont, Balance Score 

Card, dan sebagainya (Brigham), (Mulyadi). Pada kesempatan ini penulis 

akan menyampaikan analisis yang umum digunakan untuk mengukur 

kinerja keuangan usaha kecil yaitu : 

1) Analisis Laporan Keuangan 

 Analisis laporan keuangan Pengukuran kinerja keuangan 

diperlukan untuk mengetahui kondisi keuangan suatu bisnis termasuk 

73 

 

UMKM. Salah satu alat pengukuran kinerja keuangan yang dapat 

digunakan yaitu  analisis rasio keuangan. 

2) Manajemen Arus Kas 

Setiap hari kerja, sekitar selusin usaha kecil AS menyatakan 

kebangkrutan. Sebagian besar kegagalan bisnis ini disebabkan oleh 

manajemen arus kas yang buruk. Perusahaan mulai dari perusahaan 

rintisan terkecil hingga konglomerat terbesar memiliki kebutuhan 

yang sama untuk arus kas positif. Sebuah perusahaan yang tidak 

secara efektif mengelola arus kasnya siap untuk jatuh. Oleh sebab  

itu berkaitan dengan modal awal untuk mendirikan usaha, seorang 

wirausahawan harus mengenali : 

a) Apa aset yang diperlukan untuk membuka usaha; 

b) Biaya apa yang akan dibutuhkan;  

c) Biaya tidak dapat diubah dan harus dibayar, disebut biaya tetap, 

dan  

d) Mengetahui  caranya biaya ini akan dibiayai.  

 

Adapun deskripsi untuk hal – hal yang harus dikenali seorang 

wirausahawan yaitu  sebagai berikut : 

a) Aset yang dibutuhkan untuk memulai usaha 

1. Modal Investasi 

Modal investasi dikenal dengan harta tetap atau aset. Modal investasi 

merupakan modal awal yang diperlukan untuk investasi awal usaha. 

Dana dikeluarkan untuk membeli barang-barang kebutuhan tetap 

agar usaha bisa berjalan. Jika usaha yang dijalankan berupa produksi, 

maka dana dialokasikan untuk membeli peralatan dan mesin 

produksi. Jika usaha bergerak di bidang jasa, maka modal investasi 

berbentuk sewa atau beli peralatan pendukung layanan jasa. 

Berikut yang termasuk dalam kebutuhan modal investasi usaha : 

2. Modal Perizinan 

74 

 

– Izin lokasi usaha dari kelurahan dan kecamatan 

– izin khusus usaha seperti izin mendirikan usaha 

– izin badan usaha berupa pembuatan PT, CV, berikut dengan NPWP, 

SIUP, dan TDP. 

3. Modal Investasi Tetap 

– Pembelian aset tanah, bangunan atau sewa tempat, dan renovasi 

bangunan. 

– Aneka peralatan kebutuhan pokok untuk usaha, fasilitas penunjang 

peralatan kebutuhan usaha, peralatan administrasi, dan alat promosi. 

b) Mengetahui Biaya apa yang dibutuhkan 

1. Modal Kerja 

Modal kerja dibagi menjadi dua jenis, yakni modal tetap atau biaya 

pengeluaran setiap periode tertentu, dan modal variabel atau biaya 

tidak tetap dan hanya muncul jika ada pekerjaan tambahan. 

Berikut yang termasuk dalam kebutuhan modal kerja: 

a. Biaya operasional gaji 

– Gaji manajer,  

– Gaji supervisor,  

– Gaji karyawan lain,  

b. Biaya bahan 

– Bahan baku utama yang dibutuhkan usaha 

– Bahan pelengkap penunjang usaha 

c. Biaya umum 

– Rekening listrik 

– Rekening telepon 

– Uang kebersihan 

– Uang keamanan 

– Uang bahan bakar 

– Uang transportasi 

– Biaya tak terduga 

75 

 

c) Mengetahui Biaya Tetap dan Variabel 

Memisahkan  biaya berdasarkan perilakunya sangatlah penting 

menjadi tetap dan variabel sangatlah penting , sehingga memahami biaya 

biaya yang tidak berubah sebab  adanya perubahan volume kegiatan 

sampai range tertentu dan mengetahui biaya-biaya yang berubah secara 

proposional sebab  adanya perubahan volume kegiatan 

d) Mengetahui Sumber Dana yang akan digunakan (sumber 

Pendanaan) 

Pada tahap ini , seorang calon wirausahawan harus mengetahui, kira 

– kira akan sumber dana yang akan digunakan berasal dari mana? 

Umumnya, sumber dana yang dapat digunakan oleh wirausahawan 

yaitu :  

- Modal Sendiri 

- Modal Pinjaman 

 

Didalam buku Hatten(2012) disebutkan bahwa start up di USA memiliki 

gambaran kepemilikan modal yang dapat dilihat pada gambar 3.5. 

 

Gambar 3 5 Presentase modal yang digunakan oleh start up 

Sumber: Hatten (2012) 

Pada gambar 3.5 kita dapat melihat gambaran kepemilikan modal pada 

500 usaha rintisan, mulai dari modal yang paling kecil sampai yang 

tertinggi. Dapat diketahui pula bahwa usaha rintisan mayoritas  memiliki 

modal 20 dollar sampai 50 dollar. 

76 

 

Sedangkan untuk kondisi UMKM dapat dilihat pada gambar 3.6  

 

Gambar 3 6 Kondisi modal UMKM Indonesia 

 

F. Strategi Manajemen Pengelolaan Keuangan Bisnis UMKM 

Yang Tepat. 

Manajemen keuangan merupakan suatu proses dalam pengaturan 

aktivitas atau kegiatan keuangan dalam suatu bisnis. Termasuk kegiatan 

perencanaan, analisis, serta pengendalian terhadap kegiatan keuangan. 

Selain itu, manajemen keuangan juga dapat diartikan sebagai seluruh 

aktivitas atau kegiatan bisnis yang berhubungan dengan upaya untuk 

mendapatkan dana perusahaan dengan cara meminimalkan biaya serta 

upaya penggunaan dan pengalokasian dana secara efisien dalam 

memaksimalkan nilai bisnis. 

Kegiatan keuangan tidak saja berlangsung pada bagian atau fungsi 

keuangan saja, tetapi juga pada bidang atau fungsi bisnis lainnya. Namun 

77 

 

pada bidang keuangan, pada umumnya kegiatan keuangan lebih bersifat 

strategis. 

 Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh bagian keuangan terkait strategi 

manajemen pengelolaan keuangan yang praktis bagi UMKM 

yaitu  sebagai berikut: 

1. Kegiatan pendanaan atau pembelanjaan. Bagian keuangan akan 

memikirkan bagaimana cara dan dari mana bisnis akan memperoleh 

dana. 

2. Kegiatan investasi. Bagian keuangan akan memikirkan bidang-bidang 

investasi mana saja yang paling menguntungkan untuk menanamkan 

dana yang terkumpul dalam bisnis. 

3. Kegiatan kebijakan dividen. Keuntungan dari kegiatan investasi 

selanjutnya akan dipertimbangkan oleh bagian keuangan. Apakah 

semuanya akan dibagikan kepada pemilik sebagai dividen atau 

ditahan semuanya untuk membiayai pertumbuhan dan 

perkembangan bisnis. 

G. Kegiatan UMKM Penunjang Manajemen Keuangan 

Untuk mengefektifkan berbagai fungsi dalam manajemen 

pengelolaan keuanganbisnis, terdapat tugas administrasi yang sebaiknya 

dilaksanakan oleh para pelaku UMKM. Ketertiban pencatatan 

administrasi juga sangat bermanfaat sebagai salah satu alat perencanaan 

pengembangan bisnis. 

Beberapa kegiatan dan strategi manajemen keuangan praktis yang perlu 

dilaksanakan oleh para pelaku UMKM yaitu  sebagai berikut: 

1. Administrasi piutang, merupakan catatan yang penting sebagai 

informasi internal dan eksternal. 

2. Administrasi utang, merupakan kewajiban pebisnis kepada pihak 

eksternal. Pencatatan utang bisnis sama pentingnya dengan 

piutang. Laporan keuangan tentang posisi utang akan memberikan 

78 

 

peringatan kepada para pelaku bisnis untuk melakukan berbagai 

langkah antisipasi terhadap kemungkinan munculnya kesulitan 

keuangan UMKM dalam membayarkan kembali utangnya. 

3. Administrasi persediaan, memiliki peran yang strategis baik bisnis 

yang bergerak di bidang perdagangan maupun bisnis manufaktur. 

4. Administrasi aset tetap, berfungsi untuk menunjukkan kapan suatu 

barang dibeli. Serta bagaimana menentukan tingkat penyusutan dan 

mulai berlakunya, serta waktu berakhirnya. 

5. Administrasi kas, berguna dalam memberikan informasi tentang 

berapa jumlah uang kas yang masuk dan kas yang keluar. Sehingga 

keseimbangan antara penerimaan dan pengeluaran dapat terjaga. 

6. Administrasi penggajian, merupakan bagian dari manajemen 

personalia yang juga sebagai dasar dalam perhitungan pajak. Manfaat 

lainnya yaitu  untuk menjaga keseimbangan antara perubahan yang 

terjadi di lingkungan bisnis yang sehubungan dengan kinerja 

karyawan. 

  

79 

 

Review Jurnal 

Pada tabel 1 di bawah ini merupakan review jurnal tentang Financial 

Management 

Tabel 1. Review Jurnal 

No 

Nama, Tahun, 

dan Judul 

Tujuan Penelitian Metode Hasil Penelitian 

Monica Gupta, 

Dr. Shashi 

Shekhar, Dr. 

Kavita 

Aggarwal 

Aggawal 

Judul: SME 

FINANCE 

Journal of 

Management 

(JOM) Volume 

6, Issue 3, 

May– June 

2019 

Tujuan dari 

penelitian ini yaitu  

untuk melihat 

mengapa penting 

untuk memperkuat 

pembiayaan UKM 

di India untuk 

mengurangi 

kesenjangan utang, 

apa platform 

pinjaman alternatif 

untuk memperbaiki 

keuangan India, 

masalah inklusi, 

bagaimana menjadi 

enabler bagi 

pendanaan UKM 

dan berbagai 

tantangan yang 

dihadapi, apa saja 

berbagai platform 

pinjaman alternatif 

untuk 

menyelamatkan  apa 

manfaat finansial 

inklusi untuk 

UMKM India, untuk 

mempelajari 

Pembiayaan Tahap 

Awal yang Inovatif 

untuk UKM di India  

serta mempelajari 

berbagai Peluang 

dan Tantangan 

Pembiayaan UMKM 

Metode pengumpulan data 

menggunakan Data 

Sekunder, data yang telah 

dikumpulkan oleh orang lain 

dan yang telah melewati 

proses statistik .Penelitian 

akan dilakukan dengan cara 

penelitian deskriptif dimana 

data utama diambil Penelitian 

akan dilakukan dengan cara 

penelitian deskriptif dimana 

data utama diambil dari 

internet dan jurnal atau buku 

lainnya. Yaitu. terutama data 

sekunder yang akan 

digunakan. Ini sudah tersedia 

yaitu mengacu pada data 

yang telah dikumpulkan dan 

dianalisis. 

Ada kebutuhan untuk 

memperkuat dukungan 

keuangan untuk UKM 

sehingga mempersempit 

kesenjangan utang pada 

bangsa. · Dua alasan terbesar 

untuk pengecualian 

keuangan UMKM yaitu  

kurangnya skor kredit yang 

komprehensif, dan proses 

aplikasi yang bertele-tele dan 

sulit untuk mendapatkan 

pinjaman. · Saat ini, beberapa 

pendiri dan pemilik UMKM 

bersandar pada platform ini 

untuk kredit, dengan NBFC 

sudah terhitung lebih dari 

16% dari kredit yang 

diberikan ke UMKM. Pangsa 

pinjaman NBFC ke UMKM 

diproyeksikan naik menjadi 

22-23% pada Maret 2022.  

Perusahaan telah berhasil 

mengatasi kesenjangan kredit  

Pasar e-commerce India akan 

mencapai $200 miliar pada 

tahun 2026, tumbuh sebesar 

30% setiap tahun. Ada 

berbagai jenis pinjaman 

UMKM yang tersedia saat 

ini.. Ada berbagai tantangan 

keuangan UMKM yang 

sedang dihadapi dan yang 

perlu untuk diatasi. 

80 

 

Regina 

Aurellia Putri, 

Paskah Ika 

Nugroho, 

SAK-EMKM 

Implementatio

n of Medium 

Enterprise 

Financial 

Statement in 

Salatiga.Intern

ational Journal 

of Social 

Science and 

Business. 

Volume 4, 

Number 2, 

Tahun 2020,  

Tujuan Penelitian 

tentang penerapan 

SAK EMKM di 

UMKMXYZ di 

Salatiga. Penelitian 

dilakukan pada 

UMKM XYZ yang 

berlokasi di Tingkir, 

Salatiga.  

Penelitian ini menerapkan 

penelitian kualitatif dengan 

metode studi kasus tunggal. 

Fokus penelitian hanya pada 

lingkungan kirt dan pada 

periode tahun 2019. Data 

yang digunakan dalam 

penelitian ini yaitu  data 

primer dari dokumen serta 

dari wawancara dan 

observasi di UMKM XYZ. 

Dokumen ini terdiri dari 

Invoice Record,Catatan 

Pembelian, dan Catatan 

Penjualan. Untuk menjaga 

keabsahan data, penulis 

mewawancarai sekretaris 

UMKM XYZ wawancara 

dengan Owner untuk 

menjaga validitas data. 

Analisis data penelitian 

dilakukan secara interaktif 

dan berkesinambungan yang 

meliputi pengumpulan data, 

penyusunan, laporan 

keuangan, dan menarik 

kesimpulan. 

Laporan Keuangan yaitu  

persyaratan penting bagi 

UKM untuk menerima kredit 

warga , penting bagi 

UKM untuk memahami SAK 

EMKM sebagai pedoman 

Persyaratan Laporan 

Keuangan. Sebagian besar 

UMKM pemilik tidak tahu 

bagaimana menerapkan 

Akuntansi sesuai SAK 

EMKM yang telah ditetapkan 

oleh IAI. Oleh sebab  itu, 

penelitian ini bertujuan 

mendidik dan membantu 

UMKM di Salatiga untuk 

mengatur keuangan 

 

Sumber: Data Diolah 

Pembahasan 

 Berdasarkan review jurnal tentang financial management 

menunjukkan bahwa pentingnya laporan keuangan bagi UMKM (SMEs), 

hal ini ditunjukkan bahwa SMEs penting untuk memperkuat pembiayaan 

UKM di India untuk mengurangi kesenjangan utang, apa platform 

pinjaman alternatif untuk memperbaiki keuangan India,masalah inklusi, 

bagaimana menjadi enabler bagi pendanaan UKM dan berbagai tantangan 

yang dihadapi, apa saja berbagai platform pinjaman alternatif untuk 

menyelamatkan  apa manfaat finansial inklusi untuk UMKM India, untuk 

81 

 

mempelajari Pembiayaan Tahap Awal yang Inovatif untuk UKM di India 

serta mempelajari berbagai Peluang dan Tantangan Pembiayaan UMKM. 

Laporan Keuangan yaitu  persyaratan penting bagi UKM untuk 

menerima kredit warga , penting bagi UKM untuk memahami SAK 

EMKM sebagai pedoman Persyaratan Laporan Keuangan. Sebagian besar 

UMKM pemilik tidak tahu bagaimana menerapkan Akuntansi sesuai SAK 

EMKM yang telah ditetapkan oleh IAI. Oleh sebab  itu, penelitian ini 

bertujuan mendidik dan membantu UMKM di Salatiga untuk mengatur 

keuangan. 

Kesimpulan 

Berdasarkan pada pemaparan tentang financial management SMEs 

diatas, maka dapat disimpulkan sebagai berikut: 

1. Di dalam menjalankan bisnisnya, UMKM harus mempelajari dan 

memahami bagaimana membuat laporan keuangan yang baik sesuai 

dengan sistem akuntansi yang benar dan legal. 

2. Menyusun laporan keuangan suatu bisnis dimulai dari sistem 

pencatatan transaksi keuangan yang benar dan rapi, lalu  

dilakukan penyusunan laporan keuangan yang terdiri dari laporan 

keuangan Laba/rugi, Neraca, laporan perubahan Modal, laporan 

perubahan arus kas dan laporan keuangan yang disesuaikan. 

3. Manfaat laporan keuangan bagi UMKM sangatlah penting, selain 

digunakan untuk mengetahui prestasi dan kinerja keuangan, juga 

laporan keuangan yang benar dapat digunakan untuk pengurusan 

perizinan usaha, pengajuan dana ke lembaga keuangan, sehingga 

dapat memperbesar usaha yang dikelolanya. 

4. Sebagai UMKM yang memiliki laporan keuangan yang baik, maka 

langkah selanjutnya melakukan pengembangan bisnis kedunia 

internasional, agar dapat melangkah lebih luas dalam 

mengembangkan sayap UMKM.  

82 

 

Daftar Rujukan 

https://www.paper.id/blog/bisnis/4-masalah-finansial-populer-umkm-

2019/#:~:text=pengeluaran%20bisa%20terkontrol,Pemasaran,arus%2

0kas%20mereka%20baik%20dan%20mempermudah%20akses%20p

endanaan%20dari%20bank.,Untuk%20mempermudahnya%2C%20

Anda 

https://www.jurnal.id/id/blog/tips-lengkap-raih-dan-kelola-modal-usaha-

bagi-ukm/ 

https://indonesia.go.id/layanan/kependudukan/sosial/cara-urus-

perizinan-produk-industri-rumah-tangga-

pirthttps://www.jurnal.id/id/blog/strategi-manajemen-keuangan-

bagi-umkm. 

Hatten Hatten. 2012. Small Business Management, Entrepreneurship 

Jurnal Ekonomi dan Keuangan Vol. 1, No. 3, Februari 2013 111 

meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam produksi, 

memperluas pangsa pasar dan menembus pasar barang.  

https://doi.org/10.13106/jafeb.2021.vol8.no2.0963 

https://www.kemenkopukm.go.id/data-umkm legalitas+ 

umkm&oq= 

legalitas&aqs=chrome.0.69i59j0i131i433i512j0i512l3j69i60l3.5586j0j

7&sourceid=chrome&ie=UTF-8 

Monica Gupta, Dr. Shashi Shekhar, Dr. Kavita Aggarwal Aggawal,SME 

FINANCE Journal of Management (JOM) Volume 6, Issue 3, May– 

June 2019, pp. 134–139, Article ID: JOM_06_03_015 

www.jifactor.com ISSN Print: 2347-3940 and ISSN Online: 2347-

3959 © IAEME Publicatio. 

Otoritas Jasa Keuangan, Siaran Pers, OJK: Indeks Literasi dan Keuangan 

Inklusi keuangan. Diakses tanggal 8 Februari jam 14.54 

(https://www.ojk.go.id/id/berita-

dankegiatan/publikasi/Pages/Strategi-Nasional-Literasi-

Keuangan-Indonesia-(Revisit-2017)- .aspx) 

83 

 

Regina Aurellia Putri, Paskah Ika Nugroho2 SAK-EMKM Implementation 

of Medium Enterprise Financial Statement in Salatiga.International 

Journal of Social Science and Business. Volume 4, Number 2, Tahun 

2020, pp. 242-250 P-ISSN : 2614-6533 E-ISSN : 2549-6409 Open 

Access: https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/IJSSB/index 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  

84 

 

Bab IV Hukum dan Legalitas Dalam Bisnis 

Erna Retno Rahadjeng 

 

Sebagai pemilik usaha kecil, Anda harus bergantung pada saran 

dari beberapa profesional—yang paling penting, akuntan, pemberi 

pinjaman, dan pengacara. Untuk membuat keputusan terbaik untuk bisnis 

Anda berdasarkan saran mereka, namun, Anda perlu pemahaman 

menyeluruh tentang sistem akuntansi, manajemen keuangan, dan hukum. 

Anda harus memahami sistem akuntansi dan laporan keuangan Anda 

sendiri analisis, cara untuk membiayai bisnis Anda, dan undang-undang 

dan peraturan yang berlaku untuk bisnis Anda.  

Bisnis Kecil dan Hukum 

Undang-undang dibutuhkan untuk memastikan persaingan yang 

adil antara bisnis, untuk melindungi hak-hak konsumen dan karyawan, 

untuk melindungi properti, untuk menegakkan kontrak dan perjanjian, 

dan untuk mengizinkan kebangkrutan saat  keadaan memburuk. Dan 

kita membutuhkan undang-undang perpajakan untuk mengumpulkan 

uang yang dibutuhkan pemerintah untuk memberikan perlindungan ini. 

Keseimbangan seberapa banyak atau sedikit perlindungan yang kita 

butuhkan atau kita inginkan berubah dari waktu ke waktu. 

Pemilik usaha kecil menghadapi pekerjaan tanpa akhir untuk 

mematuhi hukum dan peraturan yang harus mereka patuhi. Satu masalah 

yaitu  bahwa kata-kata dari banyak undang-undang dan peraturan sering 

membingungkan dan mudah disalahpahami. Masalah kedua untuk usaha 

kecil yaitu  banyaknya dokumen yang diperlukan untuk menghasilkan 

banyak laporan dan catatan yang diamanatkan oleh peraturan. Dokumen 

ini membebankan waktu dan beban sumber daya pada pemilik bisnis yang 

sering kekurangan keduanya. Masalah ketiga yaitu  biaya (untuk biaya 

administrasi dan aktual) dan kesulitan dalam mematuhi peraturan. 

85 

 

Hukum bagi Persaingan Usaha Yang Fair 

Persaingan antar bisnis terletak di jantung sistem perusahaan 

bebas. Persaingan yang sehat memberikan keseimbangan yang diperlukan 

untuk memastikan bahwa pembeli dan penjual sama-sama puas. Undang-

undang antitrust seperti Sherman Antitrust Act tahun 1890 dan Clayton 

Act tahun 1914 ditulis untuk mencegah bisnis besar membentuk trust—

kombinasi besar perusahaan yang dapat mendominasi industri dan 

menghambat persaingan, dengan mencegah bisnis baru atau kecil 

berpartisipasi. Berdasarkan undang-undang ini, setiap perjanjian 

atau kontrak yang membatasi perdagangan yaitu  ilegal dan tidak dapat 

dilaksanakan. Sherman Antitrust Act dan Clayton Act yaitu  dua undang-

undang antitrust yang paling terkenal dan masih digunakan secara luas 

untuk mencegah merger dan akuisisi bisnis yang dinilai mengurangi 

persaingan. Undang-undang ini layak disebutkan di sini sebab  usaha 

kecil mendapat manfaat dari lingkungan persaingan terbuka. 

Undang-Undang Komisi Perdagangan Federal tahun 1914 

menciptakan Komisi Perdagangan Federal (FTC), badan yang mengatur 

persaingan, periklanan, dan penetapan harga dalam ekonomi AS. Komisi 

yang beranggotakan lima orang memiliki wewenang untuk melakukan 

dengar pendapat, penyelidikan langsung, dan mengeluarkan perintah 

penghentian dan penghentian, yang melarang perusahaan yang 

melanggar dari praktik yang tidak adil atau menipu seperti kolusi 

(bertindak bersama untuk menjaga harga tetap tinggi secara artifisial). 

Perintah penghentian dan penghentian ini dapat ditegakkan di pengadilan 

federal. 

Hukum untuk Melindungi Konsumen  

Beberapa dekade terakhir, undang-undang konsumen A.S. 

didasarkan pada aturan caveat emptor: "Biarkan pembeli berhati-hati." 

Sekarang undang-undang sebagian besar telah meninggalkan sila ini 

untuk menawarkan perlindungan yang semakin meningkat bagi 

86 

 

konsumen, yang dikelola oleh berbagai lembaga negara bagian dan 

federal. Praktik paling umum yang dilindungi pemerintah terhadap 

konsumen melibatkan perpanjangan kredit, praktik perdagangan yang 

menipu, produk yang tidak aman, dan penetapan harga yang tidak adil. 

FTC, misalnya, terlibat dalam standar pelabelan produk; melarang 

produk berbahaya; memastikan keamanan produk konsumen; mengatur 

isi dan pesan iklan; memastikan praktik peminjaman yang benar, akses 

kredit yang setara kepada konsumen, dan praktik kredit yang adil; dan 

banyak daerah lainnya. Banyak undang-undang yang dimaksudkan untuk 

melindungi konsumen berada di bawah yurisdiksi FTC, termasuk 

Undang-Undang Pelabelan dan Pendidikan Nutrisi, Undang-Undang 

Praktik Pengumpulan Utang yang Adil, Undang-Undang Peminjaman 

Kebenaran, dan Undang-Undang Keamanan Produk Konsumen. sedikit. 

FTC yaitu  lembaga pemerintah federal dengan kekuasaan yang luas dan 

mendalam dalam hal melindungi konsumen. 

Hukum untuk Melindungi Orang di Tempat Kerja 

Dorongan utama dari undang-undang ketenagakerjaan federal saat 

ini yaitu  memastikan kesempatan kerja yang setara. Tujuan ini 

didasarkan pada keyakinan bahwa seseorang harus dipertimbangkan 

untuk dipekerjakan berdasarkan prestasi individunya, tanpa memandang 

ras, warna kulit, agama, jenis kelamin, usia, asal kebangsaan, atau 

kecacatan. Tujuan ini berasal dari Konstitusi A.S., dan diperkuat dengan 

pengesahan Amandemen Keempat Belas dan Kelima Belas pada tahun 

1860-an. Dimulai pada awal 1960-an, sebagai tanggapan atas perubahan 

sosial yang besar dan kerusuhan yang meluas, Kongres bertindak untuk 

memperkuat dasar-dasar hukum kepercayaan ini, dengan mengesahkan 

beberapa undang-undang yang komprehensif, yang dapat dijelaskan 

sebagai berikut: 

1. Undang-Undang Standar Perburuhan yang Adil 

Undang-undang Standar Perburuhan yang Adil yaitu  undang-

undang utama, yang disahkan pada tahun 1938, yang mengatur upah 

87 

 

pekerja. Ini menetapkan upah minimum untuk semua karyawan yang 

ditanggung, upah lembur untuk pekerja yang tidak dikecualikan, 

upah yang sama untuk pria dan wanita, dan aturan untuk pekerja 

anak. Lima kategori pekerja yang dibebaskan dari persyaratan upah 

minimum dan upah lembur: pegawai eksekutif, administrasi, dan 

profesional; tenaga penjualan luar; dan orang-orang dalam pekerjaan 

tertentu yang berhubungan dengan komputer. Setiap negara bagian 

juga memiliki pedoman upah minimumnya sendiri (umumnya 

rumit). 

2. Undang-Undang Hak Sipil (CRA) tahun 1964 

Undang-Undang Hak Sipil (CRA) tahun 1964 mencegah diskriminasi 

atas dasar jenis kelamin, ras, warna kulit, agama, atau asal negara 

dalam hal, kondisi, atau hak istimewa pekerjaan apa pun. 

Diskriminasi atas dasar kehamilan, persalinan, dan kondisi medis 

terkait juga dilarang sebagai akibat dari amandemen 1978. Judul VII 

undang-undang ini berlaku untuk semua organisasi dengan 15 atau 

lebih karyawan yang bekerja 20 minggu atau lebih per tahun dalam 

perdagangan atau dalam industri atau aktivitas apa pun yang 

memengaruhi perdagangan. Ketentuan undang-undang ini 

ditegakkan oleh EEOC. Pengusaha swasta dengan 100 atau lebih 

karyawan diharuskan untuk mengajukan Formulir EEO-1 setiap 

tahun, yang merinci susunan tenaga kerja perusahaan. 

3. Reformasi Keimigrasian dan Undang-Undang Kontrol 

Undang-Undang Reformasi dan Kontrol Imigrasi (IRCA) disahkan 

pada tahun 1986 dengan dua tujuan yang dimaksudkan. Pertama, ia 

berusaha untuk mencegah imigrasi ilegal ke Amerika Serikat dengan 

menolak mempekerjakan orang asing yang tidak mematuhi peraturan 

Layanan Imigrasi dan Naturalisasi. Tujuan kedua dari undang-

undang ini yaitu  untuk memperkuat ketentuan asal-asal dari 

Judul VII dari CRA 1964 dengan memperluas cakupan ke individu 

yang "terdengar asing" dan "berpandangan asing", dan untuk semua 

pengusaha dengan empat atau lebih karyawan (dibandingkan  batas "15 

atau lebih karyawan" yang ditetapkan oleh CRA). 

88 

 

4. Undang-Undang Penyandang Disabilitas Amerika. 

Undang-Undang Penyandang Disabilitas Amerika tahun 1990 (ADA) 

disahkan untuk menjamin individu penyandang disabilitas hak untuk 

mendapatkan dan memiliki pekerjaan, untuk bepergian dengan 

transportasi umum, untuk masuk dan menggunakan fasilitas umum, 

dan untuk menggunakan telekomunikasi- Hak cipta gambar © Gina 

Sanders. Digunakan di bawah lisensi dari layanan nication 

Shutterstock.com. Satu atau lebih ketentuan undang-undang 

mempengaruhi hampir semua bisnis, terlepas dari ukurannya. 

5. Undang-Undang Hak Sipil tahun 1991 

Judul VII Undang-Undang Hak Sipil berlaku untuk bisnis dengan 

lebih dari 15 karyawan. Beberapa ketentuannya sebagai berikut: 

a. Undang-undang ini melarang norma ras, kegiatan ilegal di 

mana standar tes yang berbeda ditetapkan untuk kelompok yang 

berbeda. 

b. Ketentuan ini menyatakan bahwa, dalam kasus di mana 

praktik ketenagakerjaan yang sebaliknya netral menghasilkan 

representasi minoritas yang kurang (disebut kasus dampak yang 

berbeda), pemberi kerja harus menunjukkan bahwa (1) praktik 

ini terkait dengan pekerjaan; (2) praktik ini konsisten 

dengan kebutuhan bisnis, artinya praktik ini ada demi 

kepentingan terbaik karyawan perusahaan dan warga  

umum; dan (3) tidak ada praktik yang kurang diskriminatif. 

c. Dalam kasus diskriminasi yang disengaja, tindakan ini 

memberikan ganti rugi dan hukuman dan memungkinkan 

pengadilan juri. Ini membatasi jumlah ganti rugi dan kompensasi 

yang dapat diberikan, tergantung pada ukuran perusahaan. 

Reformasi Perawatan Kesehatan 

Tidak ada persyaratan asuransi kesehatan untuk pemilik bisnis 

dengan karyawan kurang dari 50. Perusahaan dengan 50 pekerja atau lebih 

harus memberikan asuransi kepada karyawan atau membayar denda. 

Karyawan paruh waktu dihitung dalam jumlah karyawan berdasarkan 

89 

 

jam dan upah, yang berarti 50 pekerja paruh waktu sama dengan 25 

pekerja penuh waktu. Mulai tahun 2014, negara bagian harus membuat 

pertukaran (kumpulan) asuransi kesehatan untuk usaha kecil dan 

karyawannya. 

Kompensasi Pekerja 

Kompensasi pekerja (dikenal dengan istilah pekerja' comp) yaitu  

asuransi yang memberikan pendapatan pengganti dan biaya pengobatan 

kepada karyawan yang menderita cedera, sakit, atau penyakit yang timbul 

dari dan selama masa kerja mereka. Ini yaitu  program kompleks yang 

bervariasi berdasarkan negara bagian. Setiap bisnis dengan karyawan 

harus membeli perusahaan pekerja baik melalui dana negara atau 

perusahaan asuransi swasta. Premi didasarkan pada dua faktor utama: 

klasifikasi industri dan penggajian. Tunjangan kompensasi pekerja 

termasuk perawatan medis untuk mengobati cedera, tunjangan ganti rugi 

untuk membayar sebagian kecil (biasanya dua pertiga) dari upah rata-rata 

mingguan karyawan, dan layanan rehabilitasi jika karyawan harus dilatih 

ulang untuk pekerjaan baru. Akibatnya, konsekuensi keuangan dari klaim 

yang diajukan memberikan insentif yang kuat bagi usaha kecil untuk 

menciptakan tempat kerja yang aman. Peralatan yang tepat, pelatihan 

prosedur yang aman, dan instruksi tentang bagaimana bertindak dalam 

keadaan darurat sangat penting. 

Kompensasi Pengangguran 

Semua pemberi kerja diharuskan untuk berkontribusi pada dana 

asuransi pengangguran. Karyawan yang telah dipecat sebab  

pengurangan tenaga kerja atau sebab  tidak cocok dengan perusahaan 

umumnya berhak atas pembayaran pengangguran untuk jangka waktu 

tertentu. Karyawan yang diberhentikan sebab  pelanggaran serius, seperti 

pencurian atau penipuan, atau yang berhenti secara sukarela tidak berhak 

atas tunjangan. 

90 

 

Administrasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (OSHA) 

Kongres meloloskan Undang-Undang Keselamatan dan Kesehatan 

Kerja (OSHA) tahun 1970 untuk “memastikan, sejauh mungkin, setiap 

pekerja pria dan wanita di negara ini kondisi kerja yang aman dan sehat 

dan untuk melestarikan sumber daya manusia kita.” OSHA telah 

menetapkan standar tempat kerja yang mencakup bidang-bidang seperti 

berikut ini: 

a. Paparan bahan kimia berbahaya 

b. Pertolongan pertama dan perawatan medis 

c. Tingkat kebisingan 

d. Alat pelindung—misalnya, kacamata, respirator, sarung tangan, 

sepatu kerja, dan pelindung telinga 

e. Proteksi kebakaran 

f. Pelatihan pekerja, serta suhu dan ventilasi tempat kerja 

Inspeksi kepatuhan OSHA dilakukan untuk menyelidiki kecelakaan, 

cedera, atau kematian yang dilaporkan di tempat kerja; saat  pengaduan 

karyawan menuduh adanya pelanggaran; atau sebagai bagian dari jadwal 

inspeksi yang teratur atau terprogram. OSHA mengharuskan sebagian 

besar pemberi kerja dengan 11 atau lebih karyawan untuk menyimpan 

catatan cedera dan penyakit akibat kerja. Pengusaha juga harus memasang 

poster OSHA negara bagian atau federal yang disetujui dan kutipan apa 

pun, yang harus ditampilkan di atau di dekat lokasi dugaan pelanggaran 

selama tiga hari atau sampai diperbaiki, mana yang lebih lama. 

Lisensi, Pembatasan, dan Izin 

Beberapa pedoman umum untuk mendapatkan informasi tentang 

peraturan di setiap tingkat. 

a. Periksa ulang lisensi dan aturan izin. Hubungi lembaga pemerintah 

yang sesuai secara langsung—jangan bergantung pada agen real estat, 

penjual, atau pendapat orang lain. 

91 

 

b. Di tingkat federal, dapatkan nomor identifikasi pemberi kerja untuk 

pemotongan pajak federal dan Jaminan Sosial. 

c. Di tingkat negara bagian, profesional, seperti pengacara, dokter gigi, 

dan arsitek, memerlukan lisensi profesional. 

d. Di tingkat daerah, beberapa kabupaten dapat membentuk badan 

daerah yang mengawasi peraturan lingkungan dan penggunaan air. 

e. Di tingkat lokal, izin dan lisensi untuk memenuhi persyaratan lokal 

dan kabupaten akan berbeda dari satu tempat ke tempat lain. 

Hukum Zonasi 

Hukum zonasi mengontrol apa yang dapat dijual oleh pebisnis dan 

di mana ia dapat beroperasi. Mereka biasanya digunakan untuk 

mengontrol parkir, pembuangan limbah, dan ukuran dan penempatan 

tanda. Misalnya, waralaba hamburger White Castle di Overland Park, 

Kansas, tidak diizinkan mengecat gedung dengan warna putih sebab  

peraturan zonasi melarang bangunan berwarna putih. 

Bagaimana undang-undang zonasi memengaruhi bisnis rumahan, 

segmen bisnis yang tumbuh paling cepat. Meskipun beberapa peraturan 

zonasi melarang bisnis rumahan, sebagian besar tidak. Pembatasan pada 

apa yang bisa dan tidak bisa lakukan di properti lebih umum. Sebagian 

besar undang-undang zonasi berusaha terutama untuk mempertahankan 

sifat perumahan dari lingkungan sekitarnya. 

Hukum Kepailitan 

Kebangkrutan yaitu  obat untuk menjadi bangkrut. saat  

seorang individu atau bisnis masuk ke dalam kondisi keuangan di mana 

tidak ada jalan keluar lain, pengadilan mengelola perkebunan untuk 

kepentingan kreditur. Undang-undang Reformasi Kepailitan tahun 1978 

menetapkan delapan bab bagi para pebisnis yang mencari perlindungan 

dari kebangkrutan. Kepailitan dapat mencapai dua tujuan yang berbeda: 

likuidasi, setelah bisnis tidak ada lagi, dan reorganisasi, yang 

92 

 

memungkinkan pemilik bisnis untuk mengajukan rencana ke pengadilan 

yang menawarkan perlindungan dari kreditur sampai hutangnya dilunasi. 

Hukum Kontrak untuk Usaha Kecil 

Kontrak pada dasarnya yaitu  janji yang dapat ditegakkan oleh 

hukum. Hukum kontrak terdiri dari kumpulan hukum yang dimaksudkan 

untuk memastikan bahwa para pihak yang menandatangani kontrak 

mematuhi kesepakatan dan memberikan pemulihan kepada pihak-pihak 

yang dirugikan jika kontrak dilanggar. 

Kontrak tidak harus dibuat secara tertulis untuk dapat 

dilaksanakan. Meskipun merupakan ide yang baik untuk membuat 

kesepakatan penting di atas kertas untuk membantu menyelesaikan 

perselisihan di masa depan, satu-satunya kontrak yang harus tertulis 

yaitu  kontrak yang melibatkan salah satu dari berikut ini: 

a. Penjualan real estat 

b. Membayar hutang orang lain 

c. Lebih dari satu tahun untuk tampil 

d. Penjualan barang senilai $500 atau lebih 

Bahkan kontrak tertulis tidak harus rumit, dokumen formal dibuat oleh 

pengacara. 

Elemen Kontrak 

Empat syarat atau unsur dasar yang harus dipenuhi agar suatu kontrak 

dapat mengikat yaitu  legalitas, persetujuan, pertimbangan, dan 

kapasitas. 

1. Legality : Sebuah kontrak harus memiliki tujuan hukum. 

2. Perjanjian : Kontrak yang sah memiliki penawaran yang sah dan 

penerimaan yang sah disebut dengan “kesepakatan”, serta 

memiliki kontrak yang mengikat secara hukum. Dalam hal ini, ini 

yaitu  kontrak lisan, yang sama mengikatnya secara hukum 

dengan kontrak tertulis. 

93 

 

3. Pertimbangan : Sesuatu yang bernilai harus dipertukarkan antara 

pihak-pihak yang terlibat dalam kontrak. Tanpa pertimbangan, 

perjanjian yaitu  tentang hadiah, bukan kontrak. 

4. Kapasitas : Tidak semua orang memiliki kapasitas untuk membuat 

kontrak secara legal. Anak di bawah umur dan orang-orang yang 

mabuk atau yang memiliki kemampuan mental yang berkurang 

tidak dapat diikat dengan kontrak. Ini yaitu  poin penting untuk 

diingat saat  menjalankan bisnis kecil. 

Hukum untuk Melindungi Kekayaan Intelektual 

Kekayaan intelektual yaitu  istilah luas yang mengacu pada produk 

dari beberapa jenis pemikiran manusia yang unik. Dimulai dari ide yang 

sederhana nama baru atau serumit penemuan produk baru. Kekayaan 

intelektual juga mencakup simbol dan slogan yang menggambarkan bisnis 

atau produk Anda dan ekspresi asli apa pun, baik dalam bentuk kumpulan 

kata (seperti buku yang diterbitkan), interpretasi artistik (seperti rekaman 

pertunjukan konser), atau program komputer. Produk pemikiran manusia 

ini memiliki beberapa nilai di pasar. Sebuah badan hukum menentukan 

bagaimana, dan untuk berapa lama, seseorang dapat memanfaatkan 

idenya. Bentuk-bentuk perlindungan hukum atas kekayaan intelektual 

yang akan dibahas pada bagian ini yaitu  paten, hak cipta, dan merek 

dagang. 

a. Paten 

Paten memberi Anda hak untuk mengecualikan orang lain (atau 

perusahaan lain) dari membuat, menggunakan, atau menjual properti 

yang telah Anda buat dan patenkan untuk jangka waktu 17 tahun. Untuk 

mendapatkan perlindungan ini, Anda harus mengajukan paten melalui 

Kantor Merek Dagang Paten (PTO). Dengan aplikasi paten, Anda harus 

membayar biaya pengajuan dan biaya pemeliharaan. Tiga biaya 

pemeliharaan harus dibayar 4, 8, dan 12 tahun setelah pemberian paten, 

atau paten akan berakhir sebelum 17 tahun. 

94 

 

Ada tiga jenis paten.  

1) Jenis yang paling umum yaitu  paten utilitas, yang mencakup 

penemuan yang memberikan penggunaan atau fungsi yang unik atau 

baru.  

2) Paten desain melindungi bentuk atau bentuk yang unik atau baru. Jika 

bentuk baru juga mengubah fungsi objek, maka Anda perlu 

mengajukan paten utilitas. Misalnya, jika Anda mendesain bolpoin 

yang tampak seperti ikan, tetapi tidak memiliki fungsi lain selain 

bolpoin, Anda akan mengajukan paten desain atas penemuan Anda.  

3) Paten tanaman. Paten ini mencakup tanaman hidup, seperti 

bunga, pohon, atau sayuran, yang dapat ditanam atau diperbanyak 

dengan cara lain. 

b. Hak Cipta 

Hak cipta yaitu  perlindungan karya sastra, musik, atau seni. Undang-

undang hak cipta melindungi ekspresi ide, bukan ide itu sendiri, sebab  

pembuat undang-undang ingin mendorong penyebaran ide sambil 

melindungi hak pemilik aslinya. Jangka waktu perlindungan hak cipta 

yaitu  seumur hidup pencipta ditambah 50 tahun. Jika perusahaan Anda 

yaitu  pemilik hak cipta buku, itu akan terus menjadi pemilik selama 75 

tahun setelah penerbitan pertama, atau 100 tahun setelah pembuatan. 

Anda tidak perlu mendaftarkan karya Anda untuk menerima 

perlindungan hak cipta, tetapi itu memperkuat hak Anda untuk 

melakukannya. Jika terdaftar, Anda tidak perlu membuktikan kerusakan 

sebenarnya untuk mengumpulkan hingga $500.000 jika seseorang 

melanggar hak cipta Anda. Tindakan menciptakan karya dimulai dengan 

perlindungan hak cipta, baik itu akhirnya diterbitkan atau tidak. Jika Anda 

memilih untuk mendaftarkan karya Anda, yang perlu Anda lakukan 

hanyalah melengkapi formulir yang sesuai dan mengirimkan biayanya ke 

Kantor Hak Cipta bersama dengan salinan karya Anda. 

95 

 

c. Merek Dagang 

Merek yaitu  nama, istilah, simbol, desain, atau kombinasi dari 

elemen-elemen ini yang secara jelas mengidentifikasi dan membedakan 

produk Anda dari produk pesaing Anda. Merek dagang yaitu  merek 

terdaftar dan dilindungi. Oleh sebab  itu, semua merek dagang yaitu  

merek, tetapi tidak semua merek yaitu  merek dagang. Merek dagang 

dapat mencakup gambar serta nama merek. Misalnya, tidak hanya nama 

Coke yang dilindungi, tetapi gaya skripnya juga menjadikannya merek 

dagang. 

Perlindungan Global atas Kekayaan Intelektual 

Perlindungan global atas kekayaan intelektual telah menjadi isu 

yang diperdebatkan selama beberapa dekade. Perlindungan merek 

dagang, hak cipta, dan paten mengalami kesulitan besar melintasi 

perbatasan internasional. Salah satu kekuatan pendorong dalam 

perlindungan global yaitu  Organisasi Kekayaan Intelektual Dunia 

(WIPO), yang mengelola sekitar 21 perjanjian yang mencakup 

perlindungan kekayaan intelektual, sistem pengarsipan internasional, dan 

klasifikasi merek dagang.17 Akar WIPO sebenarnya merentang kembali ke 

tahun 1883 (ya, 1883) dengan Konvensi Paris untuk Perlindungan Properti 

Industri dan Konvensi Berne 1886 untuk Perlindungan Karya Sastra dan 

Seni.18 WIPO berbasis di Jenewa, Swiss, dan saat ini sekitar 200 negara 

anggota bergantung pada dan mempertahankan perlindungan hukumnya 

jika terjadi pelanggaran yang terdokumentasi. 

Pada tahun 2004, WIPO meluncurkan perangkat lunak yang dapat 

diunduh yang memungkinkan permohonan paten diisi dan diajukan 

secara online. Perangkat lunak ini disebut PCT-SAFE, di mana PCT yaitu  

singkatan dari Patent Cooperation Treaty. Proses ini dapat merevolusi 

pengajuan paten—jika pelamar memercayainya. Keuntungannya 

termasuk pengarsipan yang lebih cepat (detik dibandingkan dengan hari), 

keamanan (dienkripsi sehingga tidak dapat dicuri selama pengiriman), 

96 

 

dan biaya yang lebih rendah (tidak ada produksi banyak salinan, dan tidak 

ada biaya pengiriman). 

Perizinan dan Legalitas Usaha  UMKM 

Legalitas usaha merupakan unsur terpenting dalam badan usaha, 

hal ini disebab kan legalitas merupakan jati diri yang dapat melegalkan 

ataupun mengesahkan suatu usaha itu sendiri sehingga dapat diakui oleh 

warga .Tetapi tidak jarang banyak sekali pelaku usaha yang tidak 

tahu cara mendapatkan perizinan dan legalitas usaha ini. Jika 

UMKM bergerak dibidang produksi makanan, sebaiknya mengutamakan 

untuk mendapatkan Produk Industri Rumah Tangga (PIRT) terlebih 

dahulu, agar produk dapat dipasarkan secara luas. 

Jika UMKM bergerak dibidang perdagangan, seperti 

berjualan online, berjualan jasa, dll ada baiknya jika informal terlebih 

dahulu sampai Anda merasa yakin untuk membesarkan usaha dan ingin 

menggalang dana modal dengan jumlah yang besar, yang harus 

membutuhkan perizinan. tetapi di era jaman sekarang untuk membangun 

citra toko tidak harus memiliki perizinan, sebab  hanya dengan bermodal 

bermain sosial media yang dikelola dengan baik maka akan menarik 

konsumen untuk membeli serta dapat memberikan respon positif juga 

terhadap bisnis Anda. 

Untuk UMKM yang bergerak pada bidang jasa/perdagangan 

biasanya dibayar pada saat sudah melakukan pekerjaan oleh klien, Anda 

dapat mencoba peluang untuk mendapatkan invoice financing dari 

FinTech. Fintech merupakan jenis perusahaan di bidang jasa keuangan 

yang digabung dengan teknologi. Dapat diartikan juga sebagai segmen di 

dunia starup yang dapat membantu untuk memaksimalkan penggunaan 

teknologi untuk mempertajam, mengubah, dan mempercepat dari segala 

aspek pelayanan keuangan. Umumnya, Fintech mempunyai prosedur 

yangn lebih mudah dibandingkan dengan perbankan. 

97 

 

Small Business and the Law 

Usaha Kecil membutuhkan undang-undang untuk memastikan 

persaingan yang adil antar bisnis, untuk melindungi hak-hak konsumen 

dan karyawan, untuk melindungi properti, untuk menegakkan kontrak 

dan perjanjian, dan untuk mengizinkan kebangkrutan saat  keadaan 

menjadi buruk. Dan kita membutuhkan undang-undang pajak. 

IUMK (Ijin Usaha Menengah Kecil) yaitu  tanda legalitas kepada 

seseorang atau pelaku usaha/kegiatan tertentu dalam bentuk izin usaha 

mikro dan kecil dalam bentuk naskah satu lembar. IUMK diiharapkan 

dapat memberikan kepastian hukum dan menjadi sarana pemberdayaan 

bagi pelaku  

Pengurusan Legalitas 

Pengurusan legalitas usaha di Indonesia saat ini dapat dilakukan 

secara online dengan memenuhi persyaratan-persyaratan yang 

diperlukan. 7 tahapan Proses pengurusan legalitas usaha di Indonesia 

dapat dilihat pada gambar 4.1.  dibawah ini (kemenkop). 

 

Gambar 4 .1 Tahapan melengkapi legalitas usaha di Indonesia 

Sumber: KemenkopUKM 

98 

 

Kesimpulan 

Undang-undang dan peraturan yang mempengaruhi usaha kecil. 

Hukum dan peraturan untuk melindungi persaingan, konsumen, orang-

orang di tempat kerja, dan kekayaan intelektual; untuk memungkinkan 

kebangkrutan; dan untuk menetapkan kontrak. Undang-undang khusus 

yang harus diketahui oleh pemilik usaha kecil termasuk Undang-Undang 

Standar Perburuhan yang Adil, Undang-Undang Hak Sipil tahun 1964 dan 

1991, Undang-Undang Reformasi dan Kontrol Imigrasi, Undang-Undang 

Penyandang Disabilitas Amerika, kompensasi pekerja dan pengangguran, 

dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Bertindak. 

Agar suatu kontrak mengikat secara hukum, kontrak harus memiliki 

tujuan hukum. Kedua belah pihak harus mencapai kesepakatan termasuk 

tawaran yang sah dan penerimaan yang sah atas tawaran itu. 

Pertimbangan, atau sesuatu yang berharga, harus dipertukarkan. Semua 

pihak harus memiliki kapasitas untuk membuat kontrak yang mengikat, 

artinya mereka tidak boleh di bawah umur, mabuk, atau cacat mental. 

Bagaimana melindungi kekayaan intelektual. Paten, hak cipta, dan 

merek dagang yaitu  cara legal untuk melindungi kekayaan intelektual. 

Paten memberikan hak eksklusif kepada penemu untuk membuat, 

menggunakan, dan menjual suatu penemuan untuk jangka waktu 17 

tahun. Hak cipta memberikan perlindungan hukum terhadap pelanggaran 

karya sastra, musik, atau seni seorang penulis. Hak cipta biasanya berlaku 

seumur hidup pencipta ditambah 50 tahun. Merek dagang yaitu  nama, 

istilah, simbol, desain, atau kombinasi yang dilindungi secara hukum dari 

elemen-elemen ini yang digunakan untuk mengidentifikasi produk atau 

perusahaan. Merek dagang bertahan selama digunakan. 

Daftar Rujukan 

Anthony Abiodun Eniola, Dr.  Harry Entebang.2015.Government Policy 

and Performance of Small and Medium Business Management di 

99 

 

Nigeria. International Journal of Academic Research in Business and 

Social Sciences.        February 2015, Vol. 5, No. 2. ISSN: 2222-6990 

 

Anthony Abiodun Eniola a*, Harry Entebanga. 2015.SME Firm 

Performance-Financial Innovation and Challenges. (doi: 

10.1016/j.sbspro.2015.06.361) 

 

Domenico Campa, Mar´ia-del-Mar Camacho-Mi˜nano .2015.The impact of 

SME’s pre-bankruptcy financial distress on earnings management Tools. 

International Review of Financial Analysis, doi: 

10.1016/j.irfa.2015.07.004 

 

Dr. Ebenezer Ankrah 1* .2015.Collins Christian Yaw Mensah 2. Kena Ofori-

Atta.The Relevance of Accounting Information in the Management 

of Small Scale Businesses in the Yilo Krobo District in 

Ghana.European Journal of Business and Management. 

www.iiste.org.ISSN 2222-1905 (Paper). ISSN 2222-2839 

(Online).Vol.7, No.8, 2015 

 

Ermira Kalaj University of Shkodra ―Luigj Gurakuqi‖, Albania, Analyses 

Of Financial Obstacles Facing Sme-S: Evidence From Albania. 

Partnership Models And Social Franchise Within Social Enterprise 

Sector Kij, Vol. 43.1 ISSN 1857-923X (for e-version) ISSN 2545 – 4439 

(for printed version) 

 

Eva Koisova1, Jozef Habanik2,Zuzana Virglerova3, Zoltan Rozsa4. 

2017.SMEs Financing as an Important Factor of Business 

Environmentin Slovak Republic Regions JEL classification:   R58, O16, 

G21.DOI: 10.14254/1800-5845/2017.13-2.8 

 

Hatten. 2012. Small Business Management, Entrepreneurship 

 

100 

 

Jurnal Ekonomi dan Keuangan Vol. 1, No. 3, Februari 2013 111 

meningkatkan efisiensi dan prod uktivitas dalam produksi, 

memperluas pangsa pasar dan menembus pasar barang 

   

Marko Ropret,Aleksander Aristovnik,Dejan Ravšelj ** .2018.The Perception of 

Administrative Barriers and Their Implications for SMEs’ 

Performance: Evidence from Slovenia.(ISSN 1331-5609; UDC: 33+65. 

DOI: 10.2478/zireb-2018-0024.Conference Paper) 

 

Saratchanut Boonvut*.2017. The Quality Financial Statements of Small and 

Medium Enterprises Business (SME's) in View of the Tax 

Auditor.Faculty of Management Science, Lampang Rajabhat 

University, Lampang, Thailand.International Journal of Business 

and Economic A_airs (IJBEA). 2(6), 335-340 (2017).DOI: 

10.24088/IJBEA-2017-26002. ISSN: 2519-9986 

 

https://www.kemenkopukm.go.id/data-umkm legalitas+ 

umkm&oq= legalitas&aqs= 

chrome.0.69i59j0i131i433i512j0i512l3j69i60l3.5586j0j7&sourceid=chro

me&ie=UTF-8 

 

https://www.jurnal.id/id/blog/tips-lengkap-raih-dan-kelola-modal-usaha-

bagi-ukm/ 

https://indonesia.go.id/layanan/kependudukan/sosial/cara-urus-

perizinan-produk-industri-rumah-tangga-

pirthttps://www.jurnal.id/id/blog/strategi-manajemen-keuangan-bagi-

umkm/ 

 

 

 

 

 

 

101 

 

Bab V Marketing the Product or Service 

(Pemasaran Produk atau Jasa) 

Ega Saiful Subhan 

Mahmud 

Abstrak 

Barang merupakan produk yang dapat dirasakan secara fisik, dapat 

dimiliki, dan dijual kembali. Sedangkan layanan merupakan produk yang 

dimana kita tidak dapat memiliki tidak dapat dimiliki, 

melainkan produk didapat secara simultan saat  konsumen melakukan 

pembelian. Sedangkan dalam layanan kebanyakan aktivitas ekonomi yang 

melibatkan sejumlah interaksi dengan konsumen atau dengan barang-

barang milik, tetapi tidak menghasilkan kepemilikan dari suatu barang 

yang di pasarkan. Produk dan layanan merupakan dua hal utama yang 

tidak dapat dipisahkan dalam strategi pemasaran. Strategi Pemasaran 

dalam perusahaan merupakan sebuah perencanaan yang menyeluruh dan 

terpadu dibidang pemasaran dengan memiliki target pemasaran. 

Sehingga untuk mencapai tujuan perusahaan banyak dibutuhkan para 

marketing untuk menggunakan bauran pemasaran dalam menganalisa 

peluang pasar seperti yang meliputi strategi produk (product), harga 

(price), Tempat (Place), dan Promosi (promotion). 

Kata Kunci: Marketing Product Service, Strategi Diferensiasi, Marketing mix, 

Keunggulan Kompetitif, Kinerja Pemasaran 

Pendahuluan 

Dalam sebuah perusahaan yang memproduksi barang atau jasa. 

Terdapat beberapa bidang manajemen yang ada di dalamnya yang saling 

berkaitan, bidang-bidang ini yaitu bidang operasional, bidang 

personalia/SDM, bidang keuangan, dan bidang pemasaran. Masing-

masing bidang ini memiliki peran dan tujuan masing-masing yang 

102 

 

termuat dalam tujuan akhir suatu perusahaan yakni bagaimana suatu 

perusahaan bertahan dan meningkatkan profitabilitasnya.  

Sejalan dengan itu, di dalam dunia usaha dan bisnis tentu 

menciptakan produk atau jasa dan salah satu kegiatan bidang pemasaran 

yaitu  memasarkan hasil produksinya. saat  berbicara tentang 

pemasaran maka kita harus membutuhkan pola manajemen yang 

memiliki strategi-strategi khusus agar perencanaan kegiatan pemasaran 

berjalan sesuai dengan yang diharapkan dan sesuai dengan sasaran-

sasaran yang tepat. Pengelolaan manajemen yang baik dan tepat juga 

menjadi indikator yang kuat sebagai wujud untuk mengaplikasikan pola 

manajemen itu sendiri dan pada akhirnya memiliki dampak tersendiri 

untuk pencapaian tujuan. Didalam manajemen akan ada proses mengelola 

atau mengatur suatu kegiatan untuk mencapai tujuan tertentu melalui 

sekelompok orang yang saling bekerja sama (team work) yang terintegrasi 

dalam menghasilkan produk tertentu. Sejalan dengan kegiatan 

manajemen itu, maka ada satu bidang yang juga penting yaitu bidang 

manajemen pemasaran. Manajemen pemasaran termasuk salah satu dari 

bidang manajemen dengan tujuan mempertahankan dan mengupayakan 

kelangsungan hidup suatu perusahaan sebab  manajemen pemasaran itu 

sendiri berhubungan langsung dengan konsumen sebagai penguna 

produk atau jasa. Maka manajemen pemasaran dapat diartikan sebagai 

salah satu kegiatan dari bidang manajemen perusahaan yang sangat erat 

kaitannya dengan situasi pasar. 

Dalam persaingan bisnis yang saat ini semakin kompleks pelaku 

UMKM tentu harus pandai memainkan dan memilih strategi apa yang 

digunakan dalam menawarkan produk-produk yang dibutuhkan oleh 

konsumen tentu dengan kualitas yang lebih baik dari para pesaing baik 

dari segi strategi pelayanan termasuk strategi pembeda produk dengan 

para produk pesaing. Sehingga pada akhirnya konsumen mau dan rela 

menikmati apa yang ditawarkan oleh manajemen dan menjadi pelanggan 

regulernya. Untuk itu sebagai manajer pemasaran harus bisa pula 

103 

 

memainkan pola inovasi mengikuti perkembangan zaman agar produk 

atau jasa bisa diterima konsumen sesuai dengan masanya. 

Memang pada dasarnya bahwa kegiatan pemasaran bukan kegiatan 

yang mudah dilakukan oleh setiap yang menjalankan tetapi harus butuh 

berbagai alternative perencanaan dalam kegiatan ini agar apa yang 

diharapkan sesaui dengan standard yang direncanakan bahkan melebihi 

standar yang diinginkan. Seiring dengan banyaknya yang menjadi pesaing 

di dalam dunia usaha dapat menjadi salah satu penghambat dalam 

menawarkan produk, jika manajemen pemasaran salah memilih staregi 

dan tidak memikirkan atau memiliki strategi alternatif maka untuk 

mendapatkan kepuasan dari konsumen akan sangat sulit. Sehingga pada 

akhirnya juga keinginan untuk memperoleh stnadar keuntungan yang 

diharapkan maka akan sulit pula. Keberlangsungan hidup perusahaan 

pun akan terancam akibat dari salah memilih dan tidak menyiapkan 

strategi alternative dalam pemasaran yang digunakan. 

Pembahasan 

A. Pengertian Pemasaran 

Pemasaran merupakan salah satu bidang dalam manajemen dan 

salah satu kegiatan pokok yang dilakukan oleh perusahaan untuk 

mempertahankan kelangsungan hidup, untuk berkembangan, dan 

mendapatkan laba melalui memasarkan produk atau jasa. Hal ini 

disebabkan sebab  pemasaran secara langsung berhubungan dengan 

konsumen maka pemasaran juga dapat diartikan sebagai kegiatan 

sekelompok manusia yang berlangsung kaitannya dengan pasar. Menurut 

Philip Kotler dan Kevin lane suatu proses social yang didalamnya terdapat 

individu dan kelompok yang mendapatkan apa yang mereka butuhkan 

dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan, dan secara bebas 

mempertukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain. Sementara 

definisi pemasaran menurut American Marketing Association merupakan 

hasil prestasi kerja kegiatan usaha yang berkaitan dengan mengalirnya 

barang dan jasa dari produsen sampai konsumen. 

104 

 

Dari definisi di atas dapat dijelaskan secara sederhana bahwa 

pemasaran lebih diidentifikasikkan dengan proses pengenalan produk 

atau service kepada konsumen yang potensial dan disimpulkan juga 

bahwa, arti pemasaran yaitu  hasil usaha perusahaan yang dimulai 

dengan mengidentifikasi keinginan dan kebutuhan konsumen yang perlu 

dipuaskan dengan menentukan produk yang akan diproduksi, bagaimana 

proses distribusi, bagaimana menentukan harga produk, dan bagaimana 

memilih cara promosi sehingga kegiatan-kegiatan ini saling 

berkaitan sebagai suatu system yang terarah dan pada akhirnya tepat pada 

sasarannya. 

Kegiatan-kegiatan ini terus dilakukan dalam lingkungan 

perusahaan sebagai konsekuensi dari kebutuhan social warga  akan 

suatu barang atau jasa. Sehubungan dengan hal itu, tugas manager 

pemasaran yaitu  bagaimana memilih dan melaksanakan kegiatan 

pemasaran dalam upaya pencapaian tujuan perusahaan serta 

menyesuaikan diri dengan perkembangan perubahan yang terjadi. 

Kegiatan pemasaran itu sendiri harus dikelola dengan baik tentu dengan 

cara yang paling baik mengingat setiap pesaing memiliki cara-cara 

tersendiri dalam mengembangkan dan menjalankan proses 

pemasarannya. 

Berangkat dari tinjauan di atas, maka setiap perusahaan perlu 

melakukan strategi-strategi dalam memenangkan persaingan pasar. 

Seperti pada gambar 5.1. di bawah ini: 

 

   

 

 

 

 

 

 

 

Konsep 

Diferensiasi  

Diferensiasi 

Layanan  

Kinerja 

Pemasara

Diferensiasi 

Produk  

Diferensiasi 

Image 

Keunggulan 

Bersaing 

Gambar 5 1 Strategi dalam persaingan pasar 

105 

 

1. Konsep Strategi Diferensiasi 

Mengingat pesaing yang begitu ketat maka setiap perusahaan akan 

melakukan diferensiasi. Apabila setiap perusahaan telah berhasil 

menampilkan sesuatu yang unik pada suatu produk selain dengan 

menawarkan harga yang rendah dimana telah banyak dilakukan oleh 

perusahaan  atau pesaing (Delmas, 2000). Pada dasarnya apabila suatu 

perusahaan melakukan diferensiasi maka dengan sendirinya harga akan 

meningkat, sehingga perusahaan yang melakukan diferensiasi harus 

merancang serangkaian perbedaan yang berarti untuk membedakan 

tawaran yang diberikan perusahaan dengan tawaran pesaing. Diferensiasi 

yaitu  cara merancang perbedaan yang berarti untuk membedakan 

penawaran perusahaan dari penawaran pesaingnya (Kotler dan Susanto, 

2001). 

Strategi diferensiasi yaitu  suatu strategi yang dapat memelihara 

loyalitas pelanggan dimana dengan menggunakan strategi diferensiasi, 

pelanggan mendapat nilai lebih dibandingkan dengan produk lainnya. 

Menurut Ferdinand (2003) dalam (Tampi, 2015) menyatakan bahwa 

strategi diferensiasi yang sukses haruslah strategi yang mampu: 

menghasilkan nilai pelanggan, memunculkan persepsi yang bernilai khas 

dan baik, dan tampil sebagai wujud berbeda yang sulit untuk di tiru. Hal 

ini menyimpulkan bahwa, kunci dibandingkan  diferensiasi yang sukses 

terletak pada upaya mengembangkan titik diferensiasi terutama dari 

perspektif pandangan pelanggan bukan pada perspektif pandangan 

operasi bisnis. 

Kotler dan Susanto (2001) menyatakan perusahaan dapat melakukan 

diferensiasi dengan menentukan atau mengenali sumber keunggulan 

kompetitif yang mungkin ada, memiliki ciri pembeda utama yang dimiliki 

perusahaan, memilih penentu posisi yang efektif di pasar dan 

mengkomunikasikan penentu pisisinya di pasar, dengan cara-cara 

ini, khususnya perusahaan jasa dapat mendeferensiasikan 

penawaran yang diberikan kepada pasar dari tiga segi, antara lain dengan 

strategi diferensiasi produk, diferensiasi pelayanan, dan diferensiasi citra 

yang dimiliki perusahaan. 

106 

 

a) Diferensiasi Produk.  

Bagaimana maningkatkan kemampuan usaha kecil menengah 

dalam meningkatkan kualitas produk berbasis ilmu pengetahuan dan 

tekhnologi. Dalam penelitian (Tampi, 2015) berkesimpulan bahwa, hasil 

variabel diferensiasi produk terhadap  variabel keunggulan bersaing 

bersignifikan. Diferensiasi produk dapat dikatakan sebagai produk baru. 

Masuknya produk baru ke dalam pasar akan menggeser pilihan pelanggan 

dari produk lama ke produk baru. Dalam diferensiasi produk, produk 

memiliki arti atau nilai bahwa perusahaan menciptakan suatu produk 

baru yang dirasakan oleh keseluruhan pelanggan sebagai produk yang 

unik dan berbeda. Sealaras dengan penelitian yang dilakukan oleh Thariz 

Baharmal Dejawata dkk (2014) yang berjudul pengaruh deferensiasi 

produk terhadap kepuasan pelanggan dan loyalitas pelanggan. Penelitian 

ini berkesimpulan bahwa, terdapat pengaruh signifikan antara 

variabel Diferensiasi produk terhadap variabel kepuasan pelanggan. 

 

b) Diferensiasi Layanan 

Diferensiasi pelayanan yaitu  suatu bentuk peningkatan pelayanan 

dan mutu dimana di dalamnya terkandung nilai yang berbeda dalam 

memberikan penawaran pelayannya kepada pelanggan (Kotler dan 

Susanto, 2001). Diferensiasi jasa atau layanan dapat dilakukan melalui 

kecepatan, kenyamanan, keramahan, kebersihan, dan lain-lain sehingga 

pelanggan merasa sangat terpuaskan. Menurut Porter (2002:178) dalam 

Hanifah Hasnah Riny (2019) kreativitas yang tinggi mengharmonisasikan 

unsur-unsur marketing mix :  product, place, price, promotion, people, packaging, 

programming partnership sehingga kualitas jasa yang dirasakan oleh 

pelanggan melebihi harapan. Dalam penelitiannya juga (Hanifah Hasnah 

Riny 2019) yang berjudul pengaruh diferensiasi pelayanan terhadap 

kepuasan konsumen auto2000 karawang menyimpulkan bahwa, 

berdasarkan hasil uji t variabel diferensiasi berpengaruh positif terhadap 

kepuasan pelanggan yakni dalam kemudahan pemesanan. 

107 

 

Selaras dengan Kotler dan Keller (2012:290). Untuk mengetahui 

bagaimana tanggapan responden mengenai beberapa diferensiasi 

pelayanan yang dapat diciptakan perusahaan yaitu : 

1) Kemudahan pemesanan, mengacu pada seberapa mudah 

konsumen dapat melakukan pemesanan ke perusahaan. 

2) Pengiriman, mengacu pada seberapa produk atau jasa 

diserahkan kepada konsumen. Penyerahan itu, mencakup 

kecepatan, ketepatan, dan perhatian selama proses 

pengiriman 

3) Pemasangan, mengacu pada pekerjaan yang dilakukan 

untuk membuat produk tertentu beroperasi di lokasi yang 

direncanakan. Kemudahan pemasangan menjadi titik jual 

yang sebenarnya, terutama bila pasar sasaran yaitu  orang 

baru. 

4) Konsultasi konsumen, mengacu pada memberikan 

petunjuk kepada konsumen untuk menggunakan peralatan 

dari penjual secara tepat dan efisien. 

5) Pemeliharaan dan perbaikan pelayanan, merupakan 

program pelayanan perusahaan untuk membantu 

konsumen menjaga produk yang mereka beli senantiasa 

dalam kondisi kerja yang baik. 

c) Diferensiasi Image 

Untuk memahami dan mempengaruhi keputusan pembelian, maka 

setiap perusahaan harus memiliki citra merek yang kuat dihati pelanggan. 

Oleh sebab itu, citra merek merupakan salah satu dari strategi perusahaan 

yang sangat memungkinkan perusahaan agar bisa bertahan terhadap para 

pesaing yang ada. Perusahaan yang berhasil membangun merek yang kuat 

akan memiliki nilai tambah dari perusahaan lain. Menurut Kenneth dan 

Donald (2018) citra merek mencerminkan perasaan yang dimiliki 

konsumen dan bisnis tentang keseluruhan organisasi serta produk atau 

lini produk individu. Sedangkan menurut Schiffman dan Wisenblit (2015) 

citra merek yaitu  suatu gambaran yang berbeda yang dimiliki merek 

dalam benak konsumen. 

108 

 

Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa citra merek 

merupakan cerminan perasaan yang dimiliki oleh konsumen dan bisnis 

yang berbeda terhadap suatu keunikan barang atau jasa yang dimiliki oleh 

suatu perusahaan sehingga pada akhirnya jatuh dibenak konsumen. 

Dengan menciptakan keunikan suatu produk tentu akan sangat berguna 

terhadap pelanggan, karna pada nantinya citra merek akan sangat 

mempengaruhi persepsi konsumen  dan penilaian konsumen terhadap 

alternative merek yang dihadapinya. 

Dari beberapa banyaknya pesaing yang ada, perusahaan dituntut 

untuk bersaing agar tidak kalah dalam persaingan dan selalu harus 

menetapkan strategi pemasaran yang tepat yang sesuai dengan kondisi 

pasar yang dihadapi. Keberhasilan strategi pemasaran dipengaruhi oleh 

salah satu factor yakni keputusan tentang diferensiasi merek (image). 

Menurut Jauch dan Glueck (1982:82) perusahaan yang secara sistematis 

menganalisis lingkungan akan lebih efektif dibandingkan  perusahaan yang 

tidak melakukannya. Selaras dengan itu, penelitian yang dilakukan oleh 

Ian Antonius Ong dkk (2013) yang berjudul “Analisa Pengaruh Strategi 

Diferensiasi, Citra merek, Kualitas Produk dan Harga terhadap Keputusan 

Pembelian Pelanggan Di Cincau Station Surabaya” Penelitian ini 

berkesimpulan bahwa citra merek berpengaruh terhadap keputusan 

pembelian pelanggan, sehingga kenaikan atau penurunan penilaian 

konsumen terhadap citra merek secara signifikan mempengaruhi 

keputusan pembelian pelanggan. 

2. Keunggulan Bersaing 

Keunggulan bersaing merupakan kemampuan perusahaan untuk 

mengoptimalkan semua sumber daya yang dimilikinya guna 

memproduksi produk yang lebih baik dari pesaing dalam segala hal 

sehingga konsumen merasa puas dan pangsa pasar perusahaan semakin 

optimal. Menurut Lancaster (2004) keunggulan bersaing merupakan 

keuntungan yang diperoleh melalui penerapan strategi persaing yang 

bertujuan untuk membangun posisi yang menguntungkan dan 

berkelanjutan terhadap kekuatan pasar yang menentukan persaingan 

industry. Sedangkan menurut Kotler (2010), dimana perusahaan memiliki 

109 

 

keunggulan melebihi pesaing yang diperoleh dengan menawarkan nilai 

yang lebih besar kepada konsumen dibandingkan  tawaran pesaing. Selanjutnya 

menurut Zeuthaml (2003), perusahaan dengan pelayanan jasa yang berada 

dibawah harapan konsumen jelas mengalami kerugian bersaing. sebab  

tujuan perusahaan yaitu  untuk memenuhi harapan pelanggan yang lebih 

baik dibandingkan pesaingnya. Apabila perusahaan ingin mendapatkan 

sebuah keunggulan bersaing, maka perusahaan harus berada di atas 

harapan pelanggan. Pelayanan yang baik dapat meningkatkan loyalitas 

konsumen ke titik dimana konsumen akan bertahan dan tidak teropsesi 

pilihan alternative ke perusahaan pesaing. 

Keunggulan bersaing sangat diharapkan oleh setiap perusahaan 

sebagai wujud kinerja pemasaran yang optimal sehingga setiap 

perusahaan dapat berkembang dan bertahan. Penelitian yang dilakukan 

oleh Arbawa dan Wardoyo (2018) dengan judul keunggulan bersaing 

berpengaruh terhadap kinerja pemasaran pada studi kasus UMKM 

makanan dan minuman di kabupaten Kendal. Dari penelitian ini 

didapati bahwa keunggulan bersaing berpengaruh signifikan terhadap 

kinerja pemasaran. Sebaiknya para pelaku UMKM dalam melakukan 

keinovatisan dapat melihat harga dan kualitas produk yang ditawarkan 

agar dapat bersaing dengan UMKM pesaing.  

3. Kinerja Pemasaran 

Pada era yang sangat semakin berkembang ini, diharapkan setiap 

perusahaan agar mampu berkompetisi untuk mencapai sesuatu yang telah 

direncanakan sebelumnya mengingat kinerja pemasaran menjadi skala 

prioritas utama. Berangkat dari hal ini perusahaan diharapkan untuk 

bagaimana mengedepankan kinerja pemasarannya sebagai salah satu 

indicator penting dalam pencapaian tujuan ini. kinerja pemasaran 

merupakan titik overspent dan  underdelifered, sebab  sulitnya mengukur 

efektivitas dan efisiensi setiap aktivitas, keputusan atau program 

pemasaran, Tjiptono (2008:239). Sedangkan menurut Ferdinand (2000:23) 

Kinerja pemasaran yaitu  factor yang digunakan mengukur dampak dari 

startegi yang diterapkan perusahaan. Strategi perusahaan selalu 

diarahkan untuk menghasilkan kinerja pemasaran yang baik dan juga 

110 

 

kinerja keuangan yang baik. Sementara menurut Nasution (2014) Kinerja 

pemasaran yaitu  sebuah konsep yang digunakan untuk mengukur 

prestasi perusahaan dalam pasar terhadap suatu produk. 

Dari beberapa definisi yang diuatarakan di atas dapat disimpulkan 

bahwa, Kinerja Pemasaran merupakan salah satu kegiatan terpenting 

untuk mengukur efisiensi dan efektifitas, dampak strategi, dan merupakan 

sebuah konsep untuk mengukur prestasi perusahaan dalam kondisi pasar 

untuk memenangkan keunggulan bersaing. Kinerja pemasaran yang baik 

akan berdampak pada efektivitas nilai yang diharapkan oleh setiap 

perusahaan untuk dapat bertahan, berkembang, dan meningkatkan profit 

yang diharapkan.  

B. Riset Pemasaran 

Definisi marketing research atau riset pemasaran yaitu  proses 

pengumpulan informasi terkait pemasaran. Hasil dari riset pemasaran 

dapat digunakan untuk meningkatkan peluang bisnis, memperbaiki 

sekaligus memantau kinerja pemasaran, mengatasi masalah yang muncul. 

Tujuan utama dari market research yaitu  untuk mengidentifikasi dan 

membantu bagaimana dalam mengubah elemen dalam marketing mix 

agar mampu langsung berdampak terhadap para pelanggan. Market 

Research akan memberikan perhatian secara khusus terhadap 

pengumpulan segala informasi terhadap terjadinya proses pemasaran. 

Riset pemasaran mengerucutkan informasi yang penting untuk 

mengatasi masalah, mendesain metode pengumpulan informasi, 

mengelola dan menerapkan proses pengumpulan data, analisis hasil dan 

mengungkapkan temuan dan kesimpulannya. Tugas dari riset pemasaran 

yaitu  untuk menyediakan manajemen dengan informasi yang relevan, 

akurat, handal, valid, dan paling update. Hal ini disebab kan akan 

sangat banyak keputusan strategis dan taktis dalam proses 

mengidentifikasi dan memuaskan kebutuhan pelanggan yang harus 

dibuat berdasarkan hasil riset ini. Mulai dari membuat keputusan 

tentang peluang potensial, pemilihan target pasar, segmentasi pasar, 

111 

 

perencanaan dan penerapan program pemasaran, kinerja 

pemasaran serta kontrol. 

Market research yaitu  fungsi yang menghubungkan konsumen, 

pelanggan dan publik dengan pemasar melalui informasi yang digunakan 

untuk mengidentifikasi dan mendefinisikan peluang dan masalah 

pemasaran; menghasilkan, menghaluskan, dan mengevaluasi upaya 

pemasaran; memantau kinerja pemasaran; dan memperbaiki pengertian 

pemasaran sebagai suatu proses. Dalam pembuatan keputusan ini 

akan sangat rumit sebab  harus memperhatikan interaksi antara variabel 

terkontrol dari produk, harga, promosi, dan distribusi. Kerumitan lain 

dapat terjadi sebab  faktor lingkungan yang tak terkendali seperti kondisi 

umum ekonomi, teknologi, kebijakan publik dan hukum, lingkungan 

politik, persaingan, dan perubahan sosial budaya. Faktor lain dalam 

bauran ini yaitu  kompleksitas konsumen. Program riset pemasaran yang 

sedang berlangsung memberikan informasi tentang faktor-faktor 

terkendali dan tidak terkendali serta konsumen, dengan adanya informasi 

yang tersedia dari hasil riset pemasaran akan meningkatkan efektivitas 

keputusan yang dibuat oleh manajer pemasaran. 

Agar dapat memudahkan proses pengambilan keputusan anda 

dapat menggunakan kerangka kerja DECIDE model. DECIDE model ini 

harus melalui enam langkah kerja, yaitu : 

1) Proses pengambilan keputusan dimulai dengan secara rinci 

mendefinisikan masalah -masalah atau kesempatan, bersama dengan 

tujuan dan kendala. 

2) Menyebutkan faktor keputusan yang mungkin akan membentuk 

program alternative tindakan (faktor terkendali) dan ketidakpastian 

(faktor tak terkendali). 

3) Mengumpulkan segala informasi yang relevan pada alternatif dan 

hasil yang mungkin akan terjadi. 

4) Mengidentifikasi dan memilih alternatif terbaik berdasarkan kriteria 

atau ukuran keberhasilan yang akan dipilih. 

112 

 

5) Merencanakan secara terperinci untuk mengembangkan dan 

menerapkan alternatif yang dipilih seperti bagaimana akan 

dikembangkan dan diberlakukan. 

6) Hasil dari keputusan dan proses keputusan ini akan dievaluasi 

kembali. 

Market research yang efektif dapat memberikan 3 keuntungan bagi 

perusahaan. Pertama, tim marketing dapat mengidentifikasi peluang 

bisnis dengan tepat. Dengan melakukan kajian atas insight yang diperoleh 

melalui market research di stakeholder ( pelanggan, kompetitor, supply 

chain, pemerintah dan lainnya ) dan proses bisnis yang ada, maka tim 

marketing tidak hanya mengetahui insight dari salah satu stakeholder saja, 

namun dapat mengetahui pola pembelian, struktur pasar dan hal – hal lain 

terkait industri. Tim marketing tidak hanya dapat memahami perubahan, 

namun dapat mengubah aturan main yang berlaku dalam pasar ini. 

Kedua, melalui peran marketing research, tim marketing dapat 

menghubungkan peluang bisnis yang tepat dengan alur bisnis dan value 

yang ditawarkan serta kemampuan kompetensi internal Tim marketing 

dalam menjawab insight ini. Dengan memiliki pemahaman yang 

lengkap dalam stuktur pasar serta alur bisnis yang ada, maka internal 

marketing dapat menyusun kompetensi dan strategi yang efektif. Melalui 

market research, tim marketing tidak mendorong bis yang mogok, tidak 

juga bejalan dalam kegelapan bisnis dan tentu saja menghemat energi dan 

biaya dengan lebih baik. Tim Marketing dapat mendorong bus yang tepat, 

dengan jalur yang terbaik dan memberikan kenyamanan kepada para 

penumpang. 

Hal ketiga, yaitu  tim marketing dapat memberikan benefit sesuai 

dengan customer requirement. Seringkali dilupakan, bahwa proses market 

research bukanlah sebuah aktivitas yang statis, normative dan memiliki 

durasi efektivitas informasi untuk periode tertentu. Proses market research 

dapat dilakukan dengan proses dinamis, menggali informasi written, 

113 

 

spoken dan wanted. Disinilah letak mengapa begitu pentingnya proses 

market research dalam program marketing.  

Enam langkah melakukan market research yaitu  sebagai berikut: 

1. Tentukan persona pembeli Anda. 

2. Identifikasi sebagian dari persona itu untuk dilibatkan. 

3. Libatkan peserta riset pasar Anda. 

4. Persiapkan pertanyaan penelitian Anda. 

5. Daftarkan pesaing utama Anda. 

6. Ringkaslah temuan Anda. 

C. Strategi Pemasaran  

Strategi pemasaran menurut Kotler and Amstrong (2012) yaitu  

logika pemasaran dimana perusahaan berharap dapat menciptakan nilai 

bagi customer dan dapat mencapai hubungan yang menguntungkan 

dengan pelanggan. Strategi pemasaran yaitu  rencana yang menjabarkan 

ekspektasi perusahaan akan dampak dari berbagai aktivitas atau program 

pemasaran terhadap permintaan produk atau lini produknya di pasar 

sasaran tertentu.  

Perusahaan bisa menggunakan dua atau lebih program pemasaran 

secara bersamaan, sebab setiap jenis program seperti periklanan, promosi 

penjualan, personal selling, layanan pelanggan, atau pengembangan 

produk memiliki pengaruh yang berbeda-beda terhadap permintaan. Oleh 

sebab itu, dibutuhkan mekanisme yang dapat mengkoordinasikan 

program-program pemasaran agar program-program itu sejalan dan 

terintegrasi dengan sinergistik. Mekanisme ini disebut sebagai strategi 

pemasaran. Umumnya peluang pemasaran terbaik diperoleh dari upaya 

memperluas permintaan primer, sedangkan peluang pertumbuhan terbaik 

berasal dari upaya memperluas permintaan selektif. (Kotler and 

Amstrong, 2012).  

Menurut Assauri, Sofjan (2012) strategi pemasaran yaitu  

Serangkaian tujuan dan sasaran, kebijakan dan aturan yang memberi arah 

kepada usaha-usaha pemasaran perusahaan dari waktu ke waktu, pada 

114 

 

masing-masing tingkatan dan acuan serta alokasinya, terutama sebagai 

tanggapan perusahaan dalam menghadapi lingkungan dan keadaan 

persaingan yang selalu berubah. Menurut Fandy, Tjiptono (2011), 

menyatakan bahwa Strategi pemasaran yaitu  rencana yang hendak 

diikuti oleh manajer pemasaran. Rencana tindakan ini didasarkan atas 

analisa situasi dan tujuan-tujuan perusahaan dan merupakan cara untuk 

pencapaian tujuan ini. Sedangkan menurut Kurtz (2008), pengertian 

strategi pemasaran yaitu  keseluruhan program perusahaan dalam 

menentukan target pasar dan memuaskan konsumen dengan membangun 

kombinasi elemen dari marketing mix produk, distribusi, promosi, dan 

harga. Dapat dilihat dari keempat pendapat ini dapat disimpulkan 

bahwa strategi pemasaran yaitu  rencana menentukan pasar target 

dengan menganalisa situasi peluang pasar yang terus berubah.  

Semua tujuan finansial akan sangat ditentukan oleh tingkat volume 

penjualan, yang umumnya menjadi dasar proyeksi pendapatan 

perusahaan. Strategi pemasaran yang ditetapkan dan dijalankan 

perusahaan memiliki beberapa fungsi yaitu:  

a. Menetapkan basis konsumen secara strategis, rasional dan 

lengkap dengan informasinya.  

b. Mengidentifikasi kebutuhan yang sekarang dan yang akan 

datang dari konsumen dan calon konsumen.  

c. Menciptakan produk yang dapat memenuhi kebutuhan-

kebutuhan konsumen dengan tepat dan menguntungkan, serta 

mampu membedakan perusahaan dengan pesaing.  

d. Mengkomunikasikan dan mengantarkan produk ini ke 

pasar sasaran.  

e. Memimpin seluruh staf bidang pemasaran untuk menjadi 

sekumpulan tenaga kerja yang disiplin, potensial, 

berpengalaman dan berdedikasi kepada perusahaan.  

115 

 

D. Produk  

Pengertian Produk  

Produk yaitu  segala sesuatu yang dapat ditawarkan ke pasar untuk 

diperhatikan ,dimiliki, digunakan ,atau dikonsumsi yang dapat 

memuaskan keinginan dan kebutuhan. Produk mencakup objek fisik, jasa, 

orang, tempat, organisasi dan gagasan. Produk yaitu  alat pemasaran 

yang paling mendasar menurut Kotler dan Amstrong (2001:11) 

menyatakan bahwa :”Produk yaitu  segala seuatu yang dapat ditawarkan 

ke pasar untuk diperhatikan ,